Analysis of the Implementation Policy of Child-Friendly School Components based on PPPA Regulation No. 14 in Elementary Schools

Authors

  • Fadhilah Rahmafitri UIN Mahmud Yunus Batusangkar
  • Fadriati Fadriati UIN Mahmud Yunus Batusangkar
  • Dwifa Ramadhanty UIN Mahmud Yunus Batusangkar

DOI:

https://doi.org/10.31958/agenda.v7i1.15731

Keywords:

Child-Friendly School, education policy, SWOT analysis, policy implementation, elementary school

Abstract

Child-Friendly Schools (SRA) is a government program that aims to create a safe, comfortable, and supportive educational environment for children to grow and develop optimally. Although the government's commitment to realizing SRA is strong, implementation on the ground still faces various complex challenges that require in-depth analysis to identify appropriate improvement strategies. This study aims to analyze the implementation of the Child-Friendly School policy components in elementary schools by identifying the strengths, weaknesses, opportunities, and threats faced in the implementation of the policy and formulating effective development strategies. This study uses a qualitative approach with SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats) analysis of the SRA implementation policy. The implementation of the SRA policy in elementary schools has great potential for success with strong policy support and high commitment from stakeholders. However, comprehensive strategies are needed to address gaps in understanding, resource constraints, and weak coordination. Strategic recommendations include developing continuous training programs, strengthening technology-based monitoring systems, increasing budget allocation, and developing adaptive and contextual SRA models to ensure the long-term sustainability of implementation.

References

Andini, R. (2020). Koordinasi Multi-Stakeholder dalam Implementasi Sekolah Ramah Anak. Jurnal Administrasi Publik, 15(2), 45-62.
Dewi, S. (2020). Faktor Penghambat Implementasi Sekolah Ramah Anak di Indonesia. Jurnal Kebijakan Pendidikan, 8(3), 123-140.
Fahmi, M. (2021). Implementasi program sekolah ramah anak dalam proses pembelajaran. Jurnal Visionary: Penelitian dan Pengembangan dibidang Administrasi Pendidikan, 6(1), 45-54. https://doi.org/10.33394/vis.v6i1.4086
Gusmanti, R. (2020). Analisis SWOT pendidikan kesetaraan. Academia, 1(1), 1-15. https://www.academia.edu/45092529/ANALISIS_SWOT_PENDIDIKAN_KESETARAAN
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak. (2014). Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 8 Tahun 2014 tentang Kebijakan Sekolah Ramah Anak. Jakarta: Kemen PPPA.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. (2014). Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 8 Tahun 2014 tentang Kebijakan Sekolah Ramah Anak. Jakarta: Kemen PPPA RI.
Kurniyawan, E. (2021). Manajemen sekolah ramah anak. JAMP: Jurnal Administrasi dan Manajemen Pendidikan, 4(2), 156-165. https://doi.org/10.17977/um027v4i22021p156
Noer, Z. M. (2021). Sekolah ramah anak, disiplin, dan budaya kekerasan di sekolah di Indonesia. Kafa'ah: Journal of Gender Studies, 11(1), 93-112. http://dx.doi.org/10.15548/jk.v11i1.393
Purnama, A. (2021). Kerjasama Multi-Stakeholder dalam Implementasi Sekolah Ramah Anak. Jurnal Manajemen Pendidikan, 12(4), 78-95.
Rahman, F. (2021). Kompleksitas Birokrasi dalam Implementasi Kebijakan Pendidikan. Jurnal Administrasi Pendidikan, 18(1), 34-51.
Rangkuti, D. (2018). Implementasi Kebijakan Sekolah Ramah Anak: Pendekatan Holistik dan Berkelanjutan. Jurnal Penelitian Kebijakan Pendidikan, 11(2), 89-106.
Republik Indonesia. (2002). Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Jakarta: Sekretariat Negara.
Sari, L. (2019). Kesenjangan Konsep dan Praktik dalam Implementasi Sekolah Ramah Anak. Jurnal Pendidikan Dasar, 7(3), 156-172.
Sidiq, U. (2019). Metode penelitian kualitatif di bidang pendidikan. Ponorogo: Nata Karya.
UNICEF. (2019). Child Friendly Schools Programming: Global Evaluation Report. New York: UNICEF.
UNICEF Indonesia. (2015). Panduan sekolah ramah anak. Jakarta: UNICEF Indonesia.
Wardani, A. R., Setiawan, F., Rifki, M., Dinulloh, N. N., Maulana, I. A., Zahro, N., Rizkilla, H. A., & Khiyaroh, N. (2022). Konsep dasar analisis kebijakan pendidikan. Jurnal Education and Development, 10(3), 88-93.
Waruwu, M. (2023). Pendekatan penelitian pendidikan: Metode penelitian kualitatif, metode penelitian kuantitatif dan metode penelitian kombinasi (mixed method). Jurnal Pendidikan Tambusai, 7(1), 2896-2910.
Wulandari, T. (2020). Analisis Implementasi Program Sekolah Ramah Anak di Sekolah Dasar. Jurnal Pendidikan Karakter, 9(2), 67-84.
Yosada, K. R., & Kurniati, A. (2019). Menciptakan sekolah ramah anak. Jurnal Pendidikan Dasar Perkhasa: Jurnal Penelitian Pendidikan Dasar, 5(2), 145-154. https://doi.org/10.31932/jpdp.v5i2.480
Yusuf, M. (2021). Tantangan dan Peluang Implementasi Sekolah Ramah Anak di Era Digital. Jurnal Teknologi Pendidikan, 13(1), 23-40.

Downloads

Published

2025-06-30