Problematika Pembelajaran Bahasa Arab pada Anak Berkebutuhan Khusus di Sekolah Inklusi

Authors

  • Meisil Yanda Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
  • Ruswandi Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

Keywords:

bahasa Arab, anak berkebutuhan khusus, sekolah inklusi, problematika pembelajaran

Abstract

Anak berkebutuhan khusus (ABK) yang belajar di sekolah inklusi menghadapi berbagai hambatan ketika mempelajari bahasa Arab, mulai dari keterbatasan kognitif dan komunikasi hingga kurikulum yang belum terdiferensiasi. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk-bentuk problematika pembelajaran bahasa Arab pada ABK di sekolah inklusi serta strategi yang telah dikembangkan untuk mengatasinya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif jenis studi kepustakaan (library research), dengan sumber data berupa artikel jurnal dan hasil penelitian terdahulu yang relevan, dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa problematika pembelajaran bahasa Arab bagi ABK bersifat multidimensi, meliputi hambatan pelafalan huruf hijaiah, keterbatasan atensi dan pemahaman konsep abstrak, minimnya guru berlatar belakang pendidikan khusus, serta bahan ajar yang belum mengakomodasi kebutuhan individual siswa. Strategi seperti pendekatan PAILKEM, media audiovisual, gamifikasi, bahan ajar berbasis grafemik, serta kolaborasi guru, orang tua, dan terapis terbukti membantu meningkatkan pemahaman dan motivasi belajar ABK. Kesimpulannya, penanganan problematika ini memerlukan sinergi antara kompetensi guru, penyesuaian kurikulum, dan dukungan lingkungan belajar yang inklusif.

References

Aziz, M. T., & Hasan, L. M. U. (2023). Strategi PAILKEM dalam pembelajaran bahasa Arab bagi anak berkebutuhan khusus. Aphorisme: Journal of Arabic Language, Literature, and Education, 4(2), 81–99. https://doi.org/10.37680/aphorisme.v4i2.3959

Damogalad, N. A., Arif, M., & Bahri, R. B. H. (2025). Strategi pembelajaran bahasa Arab di SD Laboratorium UNG (Studi kasus peserta didik non-Muslim dan peserta didik berkebutuhan khusus). A Jamiy: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab. https://journal.umgo.ac.id/index.php/AJamiy/article/view/4566

Delphi, B. (2006). Pembelajaran anak berkebutuhan khusus setting pendidikan inklusi. Refika Aditama.

Hasan, L. M. U., Nurharini, F., & Hasan, I. N. H. (2024). Kolaborasi antara guru bahasa Arab, orang tua dan terapis dalam mendukung pembelajaran bahasa Arab anak berkebutuhan khusus di sekolah inklusi. Journal of Practice Learning and Educational Development, 4(1), 44–54. https://doi.org/10.58737/jpled.v4i1.260

Intan, I., Warsah, I., Jaya, G. P., & Jamaludin, G. M. (2020). Problematika guru dalam pembelajaran anak berkebutuhan khusus (ABK) SD inklusi Taman Siswa Rejang Lebong. Jurnal Fundadikdas (Fundamental Pendidikan Dasar), 3(2), 113–126.

Khairun Nisa, Mambela, S., & Badiah, L. I. (2018). Karakteristik dan kebutuhan anak berkebutuhan khusus. Jurnal Abadimas Adi Buana, 2(1).

Riani, P., Pertiwi, R. P., & Andini, N. A. (2021). Problematika proses pembelajaran anak berkebutuhan khusus (autis) di kelas III SD Negeri 1 Tugu Harum. JEMARI (Jurnal Edukasi Madrasah Ibtidaiyah), 3(2), 73–82. https://doi.org/10.30599/jemari.v3i2.924

Siregar, S. D. P. (2024). Pengembangan bahan ajar mahārah kitābah berbasis grafemik untuk siswa berkebutuhan khusus dengan hambatan autis (Tesis magister, Universitas Pendidikan Indonesia). Repository UPI.

Sulaiman. (2019). Pengembangan bahan ajar bahasa Inggris bagi anak autisme. Pedagogik: Jurnal Pendidikan, 6(2). https://ejournal.unuja.ac.id/index.php/pedagogik/article/view/703

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

Downloads

Published

2026-07-20