BAHASA AL-QURAN TENTANG SEKSUALITAS MENURUT TAFSIR AL-MISHBAH DAN RELEVANSI DENGAN PENDIDIKAN DAN GENDER

Authors

  • Risman Bustamam

DOI:

https://doi.org/10.31958/agenda.v1i1.939

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan data-data linguistic dan interpretasi tematik tentang model bahasa Al-Quran ÔÇôsebagai kitab suci- dalam membicarakan perihal seksualitas pada diri manusia, yang mana pembahasan tema ini secara social selama ini dianggap sebagai ÔÇÿhal keji dan karenanya juga tabuÔÇÖ.┬á Selain itu, tulisan ini juga bertujuan untuk meninjau model bahasa Al-Quran dimaksud dari perspektif pendidikan seksual dan gender. Untuk itu, kajian ini menggunakan pendekatan metode tafsir linguistic- semantic dan tematik, dengan sumber data utamanya adalah ayat-ayat Al-Quran dan tafsir al-Mishbah karya Quraish Shihab, dengan kajian perspektif pendidikan khususnya pendidikan seksual dan perspektif gender. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa model bahasa Al-Quran dalam membicarakan masalah seksualitas manusia adalah bahasa yang halus, simbolik, dan etis, dan lebih menekankan pada aspek normatif pendidikan seksual, selain aspek hukum yang menjadi isi utama ayat-ayatnya, serta sangat menunjukkan pentingnya pemahaman gender dalam relasi seksualitas antarmanusia. Artinya pendekatan pilihan bahasa Al-Quran yang multitafsir bisa dikembangkan sebagai bahasa edukatif-normatif dalam membicarakan issu-issu gender dan seksualitas.

Downloads

Published

2017-12-28