PSIKOLOGI SUFISTIK SEBAGAI SOLUSI MENINGKATKAN KESEHATAN MENTAL PADA GENERASI Z
DOI:
https://doi.org/10.31958/jp.v3i02.13603Abstract
Generasi Z adalah generasi yang hidup pada era digitalisasi, generasi Z merupakan tumpuan masa depan untuk mewujudkan Indonesia emas pada tahun 2045 yang akan dating. Pada era digitalisasi dan modern ini generasi Z masih banyak mengalami masalah pada kesehatan mental. Melalui psikologi sufistik dapat menjadi sebagai solusi untuk meningkatkan kesehatan mental khususnya pada generasi Z, agar dapat memimpin Indonesia emas pada tahun 2045 yang akan dating dengan kesehatan mentak yang baik. Metode penelitian yang digunakan dala artikel ini adalah menggunakan metode studi literature. Metode literature adalah metode yang tidak melakukan penelitian turun di lapangan, namun menggunakan sumber jurnal, buku dan sebagainya. Hasil dari penelitian ini adalah dengan menggunakan psikologi sufistik sebagai solusi meningkatkan kesehatan mental generasi Z dengan mendekatkan diri kepada sang pencipta (spiritual). Untuk meningkatkan kesehatan mental generasi Z dapat melalui psikoterapi yang berbasi sufistik.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Lara Duta, Helfi Zahrah, Vivik Shofia, Rajab Hairunnas

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under?áa Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License?áthat allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
