Peranan Konseling Multibudaya Terhadap Penanganan Radikal Pada Remaja
DOI:
https://doi.org/10.31958/jps.v1i2.5895Abstract
Indonesia, as a multicultural country with diverse ethnicities, religions, teachings and understandings, has the opportunity to open up opportunities for various understandings to influence it. The world of education is one of the potential targets for spreading the seeds of radicalism. Radicalism tends to ignore aspects of diversity (uniformity) and eliminate diversity (plurality). The psychological condition of adolescents is a period that is vulnerable and sensitive to environmental influences. During this period, adolescence is synonymous with the period of searching for identity and the desire to solidify one's philosophy of life. Guidance and counseling services are one of the services in the world of education that is very strategic in tackling the spread of the seeds of radicalism. Counseling services through the multicultural concept are considered very necessary in forming young people who are able to respect each other in every difference. Therefore, this research aims to show that multicultural counseling is one way to foster civilized attitudes in students so that they do not fall into a wrong understanding of differences.Keywords: Multicultural, Counseling, Handling Radicalism, Adolescents
References
Allport, G. W., & Berelson, B. (1954). Handbook of social psychology. Addison_Wesley Publishing Company, Inc.
Antara. (2021). Pecandu Narkoba Tidak Akan Dipenjara, Syaratnya Cukup Mudah. Newswire - Bisnis.com. https://jakarta.bisnis.com/read/20210227/77/1361752/pecandu-narkoba- tidak-akan-dipenjara-syaratnya-cukup-mudah
Asmail, M. S. (2018). Jalan bangkit eks-pecandu narkotik dari Balai Rehab BNN. Anadolu Agency. https://www.aa.com.tr/id/headline-hari/jalan-bangkit-eks-pecandu-narkotik-dari- balai-rehab-bnn/1334005
BNN. (2021). Rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba dengan kasus hukum (Compulsary).diakses pada Juni 2022 https://babeslido.bnn.go.id/rehabilitasi-bagi-penyalahguna- narkoba-kasus-hukum-compulsary/
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. (2021). Sebanyak 57 Persen Remaja Coba Pakai Narkoba. diakses pada Januari 2022
http://kominfo.jatimprov.go.id/read/umum/sebanyak-57-persen-remaja-coba-pakai- narkoba
Firdaus, M. L., & Sadewo, F. X. S. (2021). Pengalaman rehabilitasi penyalahguna narkotika di panti rehabilitasi inabah XIX surabaya. Paradigma, 10(1).
Lubis, A. A. Z., Murad, A., & Darmayanti, N. (2019). Kesejahteraan subjektif remaja penyalahguna narkoba di yayasan rehabilitasi rumah ummi jln. Rajawali no 91, sei sikambing, medan sunggal. proceeding: the dream of millenial generation to grow, 2(1).
Wundt, W. (1873). Principles of physiological psychology (W. Dennis Ed.). The history of psychology.
Malik, A. M. (2019). Pengalaman Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba. Jurnal Psikologi, 06, 1– 9.
Maramis, W.F. 1999. Ilmu Kedokteran Jiwa. Surabaya: Erlangga University Press
McDowell, I., & Newell, C. (1996). Measuring health: a guide to rating scales and quesionaires (2nd ed). Oxford University Press.Malik AM. Pengalaman Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba. J Psikol. 2019;06:1–9.
Raharjo, D. B. (2021, Desember). Berantas Peredaran Narkoba, Kemenkumham dan BNNP Sumbar Geledah Lapas Pariaman. Suara.com. https://www.suara.com/news/2021/12/01/000500/berantas-peredaran-narkoba- kemenkumham-dan-bnnp-sumbar-geledah-lapas-pariamanSalsabilla, N. S., Widjanarko, B., & laksono, B. (2022). Pengalaman mantan pecandu narkoba, motivasi dan relapse pasca rehabilitasi. jurnal kesehatan masyarakat khatulistiwa, 9(2), 69–80. https://doi.org/https://doi.org/3268/jkmk
Simanjuntak, L. Z., Malik, M., & Hutahaean, H. (2021). Efektifitas strategi pelayanan pastoral konseling kepada pasien panti rehabilitasi narkoba. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 5(1), 67. https://doi.org/10.46445/ejti.v5i1.352
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D).
Bandung: Alfabeta bandung.
Widyaning, A. (2019). Penyelenggaraan pelayanan publik dalam proses rehabilitasi penyalahgunaan narkotika melalui voluntary dan compulsary system. Ombudsman republik indonesia. https://ombudsman.go.id/news/r/penyelenggaraan-pelayanan-publik- dalam-proses-rehabilitasi-penyalahgunaan-narkotika-melalui-voluntary-dan-compulsary- system
Antara. (2021). Pecandu Narkoba Tidak Akan Dipenjara, Syaratnya Cukup Mudah. Newswire - Bisnis.com. https://jakarta.bisnis.com/read/20210227/77/1361752/pecandu-narkoba- tidak-akan-dipenjara-syaratnya-cukup-mudah
Asmail, M. S. (2018). Jalan bangkit eks-pecandu narkotik dari Balai Rehab BNN. Anadolu Agency. https://www.aa.com.tr/id/headline-hari/jalan-bangkit-eks-pecandu-narkotik-dari- balai-rehab-bnn/1334005
BNN. (2021). Rehabilitasi bagi penyalahguna narkoba dengan kasus hukum (Compulsary).diakses pada Juni 2022 https://babeslido.bnn.go.id/rehabilitasi-bagi-penyalahguna- narkoba-kasus-hukum-compulsary/
Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur. (2021). Sebanyak 57 Persen Remaja Coba Pakai Narkoba. diakses pada Januari 2022
http://kominfo.jatimprov.go.id/read/umum/sebanyak-57-persen-remaja-coba-pakai- narkoba
Firdaus, M. L., & Sadewo, F. X. S. (2021). Pengalaman rehabilitasi penyalahguna narkotika di panti rehabilitasi inabah XIX surabaya. Paradigma, 10(1).
Lubis, A. A. Z., Murad, A., & Darmayanti, N. (2019). Kesejahteraan subjektif remaja penyalahguna narkoba di yayasan rehabilitasi rumah ummi jln. Rajawali no 91, sei sikambing, medan sunggal. proceeding: the dream of millenial generation to grow, 2(1).
Wundt, W. (1873). Principles of physiological psychology (W. Dennis Ed.). The history of psychology.
Malik, A. M. (2019). Pengalaman Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba. Jurnal Psikologi, 06, 1– 9.
Maramis, W.F. 1999. Ilmu Kedokteran Jiwa. Surabaya: Erlangga University Press
McDowell, I., & Newell, C. (1996). Measuring health: a guide to rating scales and quesionaires (2nd ed). Oxford University Press.Malik AM. Pengalaman Rehabilitasi Penyalahgunaan Narkoba. J Psikol. 2019;06:1–9.
Raharjo, D. B. (2021, Desember). Berantas Peredaran Narkoba, Kemenkumham dan BNNP Sumbar Geledah Lapas Pariaman. Suara.com. https://www.suara.com/news/2021/12/01/000500/berantas-peredaran-narkoba- kemenkumham-dan-bnnp-sumbar-geledah-lapas-pariamanSalsabilla, N. S., Widjanarko, B., & laksono, B. (2022). Pengalaman mantan pecandu narkoba, motivasi dan relapse pasca rehabilitasi. jurnal kesehatan masyarakat khatulistiwa, 9(2), 69–80. https://doi.org/https://doi.org/3268/jkmk
Simanjuntak, L. Z., Malik, M., & Hutahaean, H. (2021). Efektifitas strategi pelayanan pastoral konseling kepada pasien panti rehabilitasi narkoba. Evangelikal: Jurnal Teologi Injili dan Pembinaan Warga Jemaat, 5(1), 67. https://doi.org/10.46445/ejti.v5i1.352
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D).
Bandung: Alfabeta bandung.
Widyaning, A. (2019). Penyelenggaraan pelayanan publik dalam proses rehabilitasi penyalahgunaan narkotika melalui voluntary dan compulsary system. Ombudsman republik indonesia. https://ombudsman.go.id/news/r/penyelenggaraan-pelayanan-publik- dalam-proses-rehabilitasi-penyalahgunaan-narkotika-melalui-voluntary-dan-compulsary- system
Downloads
Published
2022-11-28
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2022 Nur Afifa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under?áa Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License?áthat allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
