Supervisi Berbasis Pendekatan Kolaboratif: Tinjauan Konseptual dan Empiris

Penulis

  • Futika Permatasari Universitas Kahuripan Kediri
  • Imam Suhaimi Universitas Kahuripan Kediri
  • Nia Agus Lestari Universitas Kahuripan Kediri
  • Ahmad Ahammul Khikam Universitas Kahuripan Kediri

DOI:

https://doi.org/10.31958/manapi.v4i1.15464

Abstrak

Supervisi akademik menjadi aspek krusial untuk meningkatkan profesionalisme dan kinerja guru. Berbagai macam tantangan perlu untuk segera ditindaklanjuti khususnya mengenai rendahnya efektivitas dan partisipasi lembaga pendidikan dalam melaksanakan supervisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjabarkan tentang kajian konseptual dan empiris tentang supervisi berbasis pendekatan kolaboratif, Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) yang merupakan studi untuk mengumpulkan informasi dan data melalui berbagai macam literatur seperti buku, catatan, jurnal dan lain-lain. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa supervisi kolaboratif berpotensi untuk menciptakan iklim belajar yang suportif, mampu memberdayakan, memfasilitasi dialog terbuka antara supervisor dan guru, dan mendorong akuntabilitas seluruh pihak yang terlibat. Supervisi kolaboratif menawarkan paradigma yang lebih efektif, berkelanjutan dan berdampak signifikan bagi praktik pengembangan profesionalisme guru dibandingkan pendekatan tradisional.

Referensi

Budianto, M. R. R., Kurnia, S. F., & Galih, T. R. S. W. (2021). Perspektif Islam Terhadap Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Islamika: Jurnal Ilmu-Ilmu Keislaman, 21(01), 55-61.

Ratnaya, I. G. (2011). Dampak negatif perkembangan teknologi informatika dan komunikasi dan cara antisifasinya. Jurnal Pendidikan Teknologi Dan Kejuruan, 8(1).

Djaelani, M. S. (2013). Peran pendidikan agama Islam dalam keluarga dan masyarakat. Jurnal Ilmiah WIDYA, 1(2), 100-105.

Fatawi, I. (2015). Problematika Pendidikan Islam Modern. El-Hikam, 8(2), 267-280.

Afriany, S., Sartika, D., & Setiawan, H. R. (2023). Peranan Pendidikan Agama Islam Terhadap Prilaku” Kenakalan Remaja. Maslahah: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 80-94.

Wijoyo, H., Handoko, A. L., Santamoko, R., & Yonata, H. (2020, October). Peran Agama Dalam Menangkal Cyber Bullying di Kalangan Siswa Sekolah Menengah Pertama Pekanbaru. In Seminar Nasional Penalaran dan Penelitian Nusantara (Vol. 1, No. 1, pp. 35-45).

Madyawati, L., Marhumah, M., & Rafiq, A. (2021). Urgensi nilai agama pada moral anak di era society 5.0. Al-Hikmah: Jurnal Agama dan Ilmu Pengetahuan, 18(2), 132-143.

Munajah, N. (2021). Agama Dan Tantangan Modernitas. Tahdzib Al-Akhlaq: Jurnal Pendidikan Islam, 4(1), 83-92.

Ali, F., & Zuhdi, M. (2024). Peran Agama Dalam Perubahan Sosial Masyarakat. Rayah Al-Islam, 8(1), 286-295.

Killian, N. (2014). Peran teknologi informasi dalam komunikasi antar budaya dan agama. Jurnal Dakwah Tabligh, 15(2), 159-176.

Arizki, M. (2020). Pendidikan Agama Islam Era Revolusi 4.0. ANSIRU PAI: Pengembangan Profesi Guru Pendidikan Agama Islam, 4(2), 52-71.

Basila, F., & Haryanto, B. (2024). Peran Agama Dalam Menanggulangi Kenakalan Remaja Prespektif Psikologi Islam. Jurnal PAI Raden Fatah, 6(1), 307-327.

Pasaribu, M. (2022). Peranan Pendidikan Agama Islam dalam Pencegahan Pelecehan Seksual Online di Kalangan Mahasiswa. Edukasi Islami: Jurnal Pendidikan Islam, 11(03), 869-888.

##submission.downloads##

##submission.additionalFiles##

Diterbitkan

2025-06-18

Terbitan

Bagian

Articles