Manajemen Kurikulum Pendidikan Islam
DOI:
https://doi.org/10.31958/manapi.v2i2.9531Abstract
Dalam konsep manajemen syariah (Islam) adalah perilaku yang terkait dengan nilai-nilai keimanan dan ketauhidan, setiap perilaku orang yang terlibat dalam sebuah kegiatan dilandasi dengan nilai tauhid, maka diharapkan perilakunya akan terkendali dan tidak terjadi perilaku KKN (korupsi, kolusi, dan nepotisme) karena menyadari adanya pengawasan dari yang Maha Tinggi, yaitu Allah SWT yang akan mencatat setiap amal perbuatan yang baik maupun yang buruk. Proses pengembangan kurikulum merupakan Langkah-langkah untuk menghasilkan kurikulum atau menyempurnakan kurikulum yang telah ada. Dalam pengembangan kurikulum terdapat factor pendukung dana penghambat dalam proses pengembangan kurikulum.
Kata Kunci : Pengembangan, Manajemen Pendidikan, Kurikulum.
References
Amri, M. I. A. U., Bahtiar, R. S., dan Pratiwi., E. (2020). Dampak penggunaan gadget terhadap kemampuan interaksi anak sekolah dasar pada situasi pandemi covid-19. Trapsilia: Jurnal pendidikan dasar, 2(2), 14-23.
Ananda, L. A. (2018). Memahami eksistensi manusia melalui media komunikasi. Jurnal kawistara 7(3), 308-310.
Ariston, Y., dan Frahasini, F. (2018). Dampak penggunaan gadget bagi perkembangan sosial anak sekolah dasar. Journal of educational review and research, 1(2), 86-91.
Asdinah, E. N. A., dan Lestari, T. (2021). Pengaruh media sosial tiktok terhadap perkembangan prestasi belajar anak sekolah dasar. Jurnal pendidikan tambusai, 5(1), 1675-1685.
Buana, T., dan Maharani, D. (2020). Penggunaan aplikasi tiktok versi terbaru dan kreativitas anak. Jurnal inovasi, 14(1), 1-10.
Chusna, P. A. (2017). Pengaruh media gadget pada perkembangan karakter anak. Dinamika penelitian. Media komunikasi penelitian sosial keagamaan,17(2), 315-330.
Claretta, D., dan Arianto, I. D. (2018). Pendampingan ibu pada anak dalam penggunaan internet. Jurnal ilmu komunikasi, 16(2), 129-137.
Coetzee, L., & Eksteen, J. (2011). The internet of things - promise for the future? An contributions, challenges, and new directions in telecardiology. International journal of environmental research and public health, 10(11), 6131–6153.
Hendriyani, Hollander, E., d'Haenens, L., & Beentjes, J. W. (2012). Children's media use in Indonesia. Asian journal of communication, 22(3), 304-319.
Indra, C. M., Dundu, A. E., dan Kairupan, B. R. (2019). Hubungan kecanduan internet dengan depresi pada pelajar kelas XI di SMA Negeri 9 Binsus Manado tahun ajaran 2018/2019. Jurnal medik dan rehabilitasi, 1(3), 1-10.
Indriani, D. P., Rahardjo, T., dan Pradekso, T. (2013). Hubungan intensitas penggunaan game online terhadap anak, dengan prestasi belajar anak. Interaksi online, 1(4), 541-549.
Jannah, N., Mudjiran, M., dan Nirwana, H. (2015). Hubungan kecanduan game dengan motivasi belajar siswa dan implikasinya terhadap bimbingan dan konseling. Konselor, 4(4), 200-207.
Joshi, A., Novaes, M. A., Iyengar, S., Machiavelli, J. L., Zhang, J., Vogler, R., & Hsu, C. E. (2011). Evaluation of a tele-education programme in Brazil. Journal of telemedicine and telecare, 17(7), 341345. https://doi.org/10.1258/jtt.2011.101209.
Kurniawati D. (2020). Pengaruh penggunaan gadget terhadap prestasi siswa. Edukatif: Jurnal ilmu pendidikan, 2(1), 78-84.
Mami, S., dan Hatami-Zad, A. (2014). Investigating the effect of internet addiction on social skills and high school student’s achievement. International j. soc. sci. dan education, 3(4), 56-61.
Manumpil, B., Ismanto, A. Y., dan Onibala F. (2015). Hubungan penggunaan gadget dengan tingkat prestasi siswa di SMA Negeri 9 Manado. Jurnal keperawatan, 3(2), 1-6.
Marpaung, J. (2018). Pengaruh penggunaan gadget dalam kehidupan. Kopasta journal of the conseling guidance study program, 5(2), 55-64.
Maulidya, Ulfa (2020). Digital parenting: Bagaimana orang tua melindungi anak-anak dari bahaya digital. Tasikmalaya: Edu Pubusher.
Nadiasih, N. (2021). Pentingnya peran orang tua dalam mengawasi anak terhadap game online. Antropocene: Jurnal penelitian ilmu humaniora, 1(3), 8-14.
Nurhidayah, I., Ramadhan, J. G., Amira. I., dan Lukman, M. (2021). Peran orang tua dalam pencegahan terhadap adiksi gadget pada anak: Literatur review. Jurnal ilmu keperawatan jiwa, 4(1), 129-140.
Nurmalasari, N., dan Wulandari, D. (2018). Pengaruh penggunaan gadget terhadap tingkat prestasi siswa SMPN Satu Atap Pakisjaya Karawang. JTK. Jurnal ilmu pengetahuan dan teknologi computer, 3(2), 211-218.
Palar, J. E., Onibala, F., dan Oroh, W. (2018). Hubungan peran keluarga dalam menghindari dampak negatif penggunaan gadget pada anak dengan perilaku anak dalam penggunaan gadget di desa Kiawa 2 Barat Kecamatan Kawangkoan Utara. Jurnal keperawatan, 6(2), 1-7.
Pebriana, P. H. (2017). Analisis penggunaan gadget terhadap kemampuan interaksi sosial pada anak usia dini. Jurnal obsesi: Jurnal pendidikan anak usia dini, 1(1), 1-11.
Pradevi, A. P. (2020). Hubungan pengawasan orang tua dalam penggunaan gadget dengan kemampuan empati anak. Junal pendidikan anak, 9(1), 49-56.
Ragil, D. R. A., dan Sodikin, S. (2020). Hubungan peran pengawasan orang tua dan kecanduan gadget dengan kemampuan interaksi sosial pada anak usia sekolah di SD Negeri 1 Pamijen Sokaraja. Jurnal keperawatan muhammadiyah, 3(7), 64-74.
Rahmawati, Z. D. (2020). Penggunaan media gadget dalam aktivitas belajar dan pengaruhnya terhadap perilaku anak. Ta’lim: Jurnal studi pendidikan Islam, 3(1), 97-113.
Roza, E., Kamayani, M., dan Gunawan, P. H. (2018). Pelatihan memantau penggunaan gadget pada anak. Jurnal Solma, 7(2), 208-214.
Rozalia, M. F. (2017). Hubungan intensitas pemanfaatan gadget dengan prestasi belajar siswa kelas V sekolah dasar. Jurnal pemikiran dan pengembangan sekolah dasar (JP2SD), 5(2), 722-731.
Sugiyono, M. (2016). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif, kualitatif R dan D. Bandung: Penerbit. Alfabeta.
Sunita, I., dan Mayasari, E. (2018). Pengawasan orang tua terhadap dampak penggunaan gadget pada anak. Jurnal endurance: Kajian ilmiah problema kesehatan, 3(3), 510-514.
Syifa L., dan Setianingsih, E. S., dan Sulianto, J. (2019). Dampak penggunaan gadget terhadap perkembangan psikologis pada anak sekolah dasar. Jurnal ilmiah sekolah dasar, 3(4), 527-533.
Valcke, M., De Wever, B., Van Keer, H., dan Schellens, T. (2011). Long-term study of safe internet use of young children. Computers dan education, 57(1), 1292-1305.
Witarsa, R., Hadi, R. S. M., Nurhananik, N., dan Haerani, N. R. (2018). Pengaruh penggunaan gadget terhadap kemampuan interaksi sosial siswa sekolah dasar. Paedagogik jurnal pendidikan sekolah dasar, 6(1), 9-20.
Wong, Y., dan Lee Vincent W. P. (2017). Parenting method dan self-efficacy of parents in superving hildren’s use of mobile devices: The case of Hongkong. Journal of technology in human services, 35(1), 63-85.
Yin, R. K. (2008). Studi kasus: Desain dan metode.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 ilyas fajar

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Copyright Notice
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal the right of first publication with the work simultaneously licensed under (CC BY-NC 4.0) a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.