PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE THINK PAIR SQUARE TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA MATERI STRUKTUR DAN FUNGSI JARINGAN TUMBUHAN PADA KELAS VIII SMP NEGERI 1 BATUSANGKAR
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar siswa yang menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Square dengan hasil belajar siswa yang menerapkan model pembelajaran konvensional materi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan kelas VIII di SMP Negeri 1 Batusangkar. Jenis penelitian yang peneliti gunakan adalah eksperimen semu. Desain eksperimen yang digunakan dalam penelitian ini adalah Randomized Posttest Controul Group Only Design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VIII SMP Negeri 1 Batusangkar tahun ajaran 2017/2018 yang terdiri dari sembilan kelas. Sampel dalam┬á penelitian ini adalah siswa kelas VIII.8 sebagai kelas eksperimen dan VIII.9 sebagai kelas kontrol. Data hasil belajar siswa diperoleh dari hasil tes kedua kelas sampel setelah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think┬á Pair Square pada kelas eksperimen dan model pembelajaran konvensional pada kelas kontrol. Hipotesis diuji dengan menggunakan uji-t. Hasil penelitian menujukkan rata-rata hasil belajar siswa pada kelas eksperimen adalah 84,81 sedangkan pada kelas kontrol adalah 77,00. Dari uji hipotesis diperoleh ┬ádimana┬ásehingga hipotesis nol ditolak. Dapat disimpulkan bahwa, ÔÇ£Hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Square lebih baik dari hasil belajar siswa dengan menerapkan model pembelajaran konvensional pada materi Struktur dan Fungsi Jaringan Tumbuhan kelas VIII SMP Negeri 1 BatusangkarÔÇØ.
References
Ahmad Jaenudin, Baedhowi, T. M. (2017). The Effectiveness of the E-Module of Economics Learning on Problem-Based Learning used to Improve Students’ Learning Outcomes Ahmad Jaenudin 1 , Baedhowi 1 , Tri Murwaningsih 1 1, 158(Ictte), 30–36.
Al Fatta, Hanif. (2007). Analisis dan Perancangan Sistem Informasi. Yogyakarta : Andi Offset.
Depdikbud. 2003. Undang-Undang RI NO.20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Lemhanas.
Depdiknas. 2008. Penulisan Modul. Direktorat Tenaga Kependidikan.
Direktorat Tenaga Kependidikan. 2008. Penulisan Modul. Jakarta : Depdiknas.
F S Irwansyah, I Lubab, I. F. and M. A. R. (2017). Designing Interactive Electronic Module in Chemistry Lessons.
Gall, M., D., Borg, W., R., … P. (2006). Cap 14.pdf. Educational Research: An Introduction. https://doi.org/10.7860/JCDR/2017/22681.9972
Jogiyanto. (2010). Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarta: Andi Offset.
Ketut Krisnayuni, I Gede Mahendra Darmawiguna, I. M. P. (2015). Pengembangan E-Modul Berbasis Model Project Based Learning Untuk Mata Pelajaran Video Editing, 4.
Majid, A. 2006. Perencanaan Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Mulyasa, E. 2008. Kurikulum Berbasis Kompetensi. Bandung: PT. Remaja
Nandya R. J. Hafsah, Dedi Rohendi, P. (2016). Penerapan media pembelajaran modul elektronik untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran teknologi mekanik. Mechanical Engineering Education, 3(1), 106–112.
Nasution. 2005. Berbagai Pendekatan dalam Proses Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Nurmayanti, F., Bakri, F., & Budi, E. (2015). Pengembangan Modul Elektronik Fisika dengan Strategi PDEODE pada Pokok Bahasan Teori Kinetik Gas untuk Siswa Kelas XI SMA, 2015(Snips), 2013–2016.
Prastowo, A. 2012. Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.
Sadiman, Arif S. 2011. Media Pembelajaran: Pengertian, pengembangan dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT. Grafindo Persada.
Serevina, V., & Sari, I. J. (2018). Development of E-Module Based on Problem Based Learning ( PBL ) on Heat and Temperature to Improve Student ’ s Science Process Skill, 17(3), 26–36.
Sudjana, Nana. 2005. Teknologi Pengajaran. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sugianto, Dony dkk. 2013. Modul Virtual:Multimedia FlipBook Dasar Teknologi Digital. Jurnal INVOTEC, Vol. IX No.2Agustus 2013 p.110-116
Susilana, Rudi dan Cepi Riyana. 2008. Media Pembelajaran : Hakikat, pengembangan, pemanfaatan dan penilaian. Bandung: CV Wacana Prima
Utami, R. E., Nugroho, A. A., Dwijayanti, I., & Sukarno, A. (2018). Pengembangan E-Modul Berbasis Etnomatematika Untuk Meningkatkan Kemampuan Pemecahan Masalah. Jurnal Nasional Pendidikan Matematika, 2(2), 268–283.
Wahono, R. S. 2006. romisatriawahono.net. Retrieved 09 19, 2013, fromromisatriawahono.net: http://romisatriawahono.net/2006/06/21/aspek-dan-kriteria-penilaian-media pembelajaran/
Zulvianda, H., Hanum, L., & Nazar, M. (2013). Pengembangan E-Module Kimia SMA Pada Materi Larutan Elektrolit dan Non Elektrolit PENDAHULUAN Latar Belakang Rumusan Masalah Tujuan Penulisan Manfaat Penulisan Media Pembelajaran Media Pembelajaran Elektronik Electronic Module atau Modul, 1(3), 9–16.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.