Pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) dengan Pendekatan Kontekstual pada Pendidikan Kesetaraan Paket B Setara Kelas VII SMP/MTs di Kecamatan Mandiangin Koto Selayan Kota Bukittinggi

Authors

  • Nova Ayu Putri Institut Agama Islam Negeri Batusangkar
  • Lely Kurnia Institut Agama Islam Negeri Batusangkar
  • Eka Pasca Surya Bayu

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengembangkan LKS berbasis kontekstual pada materi garis dan sudut yang valid, praktis dan efektif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian pengembangan. Rancangan penelitian pengembangan terdiri dari 3 tahap yaitu analysis analisis kebutuhan yang mana menunjukkan masih terbatasnya bahan ajar, dan siswa belum dilibatkan secara aktif dalam proses pembelajaran, design digunakan untuk merancang LKS, development pembuatan bahan ajar, validasi ahli untuk mengetahui kevalidan bahan ajar, dan merevisi produk tahap I berdasarkan masukan validator. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi, angket respon siswa, angket respon positif siswa  dan lembar observasi aktivitas siswa. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah validitas menggunakan lembar validasi, praktikalitas menggunakan angket respon siswa, dan efektivitas menggunakan angket respon positif siswa dan lembar observasi aktivitas siswa.Dari hasil penelitian menunjukkan bahwa LKS berbasis kontekstual  yang dirancang telah valid dengan hasil validitas yang diperoleh adalah 78,44 %. Kemudian LKS berbasis kontekstual  telah praktis digunakan setelah di uji coba kepraktisannya pada 17 orang siswa kelas VII pendidikan kesetaraan paket B di PKBM Kasih Bundo, dengan hasil praktikalitas 84, 7% dengan kriteria sangat praktis. Selain itu LKS berbasis kontekstual  telah efektif digunakan yang terlihat pada angket angket respon positif siswa dengan persentase setiap komponen 70%, observasi aktivitas siswa yang meningkat pada saat pembelajaran selama menggunakan LKS

References

BSNP. (2006). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Kunandar. (2011). Langkah Mudah Penelitian Tindakan Kelas Sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Madona, A. S. (2014). Peningkatan Aktivitas Belajar Siswa Kelas III dalam Pembelajaran Tematik Melalui Modul IPS berbasis multimedia interaktif Di SDN 12 Ulak Karang Utara Padang. Jurnal Cerdas Proklamator, 2(2), 205–202.

Muliyardi. (2006). Pengembangan Model Pembelajaran Matematika Menggunakan Komik di Kelas I Sekolah Dasar. In Disertasi tidak diterbitkan. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya.

Munir. (2012). Multimedia, Konsep & Aplikasi dalam Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Plomp, T. (2010). An Introduction to Educational Design Research. Netherlands: SLO Netherlands Institute for Curriculum Development.

Ramansyah, W. (2014). Pengembangan Multimedia Pembelajaran Interaktif Berbasis Adobe Flash CS3 pada Kelas 1 SDN Bancaran 3 Bangkalan. Jurnal Ilmiah Edutic, 1(1), 4–13.

Riduan. (2009). Belajar Mudah Penelitian untuk Guru, Karyawan dan Peneliti Pemula. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Susilana, R., & Riyana, C. (2007). Media Pembelajaran Hakikat, Pengembangan, Pemanfaatan dan Penilaian. Bandung: CV Wacana Prima.

Downloads

Published

2019-02-01