STATE LAW IN ISLAM (CONSTRUCTION AND PERSFECTIVE)

Authors

  • Zulkifli Zulkifli
  • Dewi Dahlan

Keywords:

Islamic Law, State Administration and Islamic Constitutional Law

Abstract

Islamic law governs all aspects of human life, which includes two laws (rules) of life, namely the category of hablun min Allah (issue of worship) and hablun min al-Nas (muamalah issues in broad sense). Among Islamic law the hablun min al-Nas category (which is called mu'amalah in the broadest sense) is a matter of the rule of how a government is enforced and how the position of law in a country. Studies on this matter have not been evenly implemented and not yet known by all people. This study is interesting, because the rules on siyasah (Constitutional Law) are still in talks by experts, especially Muslim experts. This paper presents how the existence and future of this constitutional law in the study of Islamic Law.

References

Almatsier, S. (2006). Penuntun Diet Edisi Baru. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Ambarwati, R. (2017). Hubungan Ketepatan Waktu Penyajian dan Mutu Makanan dengan Sisa Makanan Pasien Dewasa Non Diet di Rsu Pku Muhammadiyah Bantul. Politeknik Kesehatan Yogyakarta.

Anggraeni, D., Ronitawati, P., & Hartati, L. S. (2017). Hubungan Cita Rasa dan Sisa Makanan Lunak Pasien Kelas III di RSUD Berkah Kabupaten Pandeglang. Nutrire Diaita, 9(1), 13–19.

Aula, L. E. (2011). Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Terjadinya Sisa Makanan Pada Pasien Rawat Inap di Rumah Sakit Haji. Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Banker, Lisa, A., & et all. (2011). Hospital Malnutrition: prevalence, Indetification and Impact on Patients and the Health care System.

Brooks, & et all. (1996). Food Service in Institution 4th Edition. USA: John Willey and Sons Inc.

Depkes RI. (2008). Standar Pelayanan Minimal Rumah Sakit. Jakarta: Depkes RI.

Karina Puspita, D., & Rahayu, S. R. (2011). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Perilaku Menyisakan Makanan Pasien Diit Diabetes Mellitus. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(2), 120–126.

Kemenkes RI. (2013). Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Jakarta: Kemenkes.

Komalawati, D., & dkk. (2015). Pengaruh Lama Rawat Inap Terhadap Sisa Makanan Pasien Anak di Rumah Sakit Umum Dr. Soeradji Tirtonegoro Klaten. Nutrisi, 6(1).

Moehyi, S. (1992). Penyelenggaraan Makanan Institusi dan Boga. Jakarta: Bhratara.

Munawar, A. (2011). Hubungan Penampilan Makanan, Rasa Makanan, dan Faktor Lainnya dengan Sisa Makanan (Lunak) Pasien Kelas 3 di RSUP DR Hasan Sadikin. FKM Universitas Indonesia.

Nida, K. (2011). Faktor-faktor Yang Berhubungan dengan Sisa Makanan Pasien Rawat Inap Di Rumah Sakit Jiwa Sambang Lihum. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Husada Borneo Banjarbaru.

Nurhayati. (2008). Hubungan antara Waktu Penyajian, Penampilan dan Rasa Makanan dengan Sisa Makanan pada Pasien Rawat Inap di RS Mohamad Ridwan Meuraksa Kesdam Jaya. Universitas Muhammadiyah Semarang.

Renaningtyas, D. (2004). Pengaruh Penggunaan Modifikasi Standar Resep Lauk Nabati Tempe terhadap Daya Terima dan Persepsi Pasien Rawat Inap. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 1(1).

Susyani, Paryanto, E., & Sudargo, T. (2005). Akurasi Petugas Dalam Penentuan Sisa Makanan Pasien Rawat Inap Menggunakan Metode Taksiran Visual Skala Comstock 6 Poin. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 2(1).

Utari, R. (2009). Evaluasi Pelayanan Makanan Pasien Rawat Inap di Puskesmas Gondangrejo Karanganyar. Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Yulia, R. (2017). Hubungan Penampilan Makanan dan Faktor Lainnya dengan Sisa Makanan Biasa Pada Pasien Rawat inap Puskesmas Baso.

Downloads

Published

2020-05-18