EFEKTIFITAS LAYANAN KONSELING KELOMPOK MENGGUNAKAN PENDEKATAN BEHAVIORAL UNTUK MENGATASI KEDISIPLINAN SANTRI ASRAMA PUTRI DI MTI CANDUNG

Authors

  • Siti Rahmah Tursina Program Studi Bimbingan dan Konseling, IAIN Bukittinggi, Indonesia
  • Alfi Rahmi Dosen Program Studi Bimbingan dan Konseling, IAIN Bukittinggi, Indonesia
  • Wedra Aprison Dosen Program Studi Pendidikan Agama Islam, IAIN Bukittinggi, Indonesia

Abstract

Penelitian ini beranjak dari fenomena terdapatnya santri yang kurang disiplin dalam mengikuti peraturan di asrama, dimana santri terlambat pergi sekolah, santri keluar asrama tanpa izin, tidak melaksanakan tugas piket, melanggar peraturan secara berulang, untuk mengatasi kedisiplinan santri tersebut peneliti mencoba memberikan layanan konseling kelompok menggunakan pendekatan behavioral. Tujuan yang akan dicapai dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah diberikan layanan konseling kelompok menggunakan pendekatan behavioral untuk mengatasi kedisiplinan santri asrama putri di MTI Candung. Penelitian ini tergolong penelitian quasi exsperiment (eskperimen semu) dengan  bentuk  rancangan  The Non Equivalent Control Group. Populasi adalah santri kelas 5 dan kelas 6 yang berjumlah 46 orang, sedangkan sampel penelitian adalah santri kelas 5 yang terindikasi memiliki kedisiplinan rendah berdasarkan teknik non random sampling dan rekomendasi pembina asrama. Instrumen pengumpulan data adalah skala likert. Teknik analisis data menggunakan, uji normalitas, uji homogenitas, uji hipotesis menggunakan uji mann-whitney U-Test dengan bantuan Statistical Product and Service Solution (SPSS) versi 22. Hasil penelitian yang telah dilakukan diketahui bahwa nilai Asymp. Sig (2-tailed) sebesar 0,017 lebih kecil dari  < nilai probabilitas 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan Ha diterima, yang berarti ada perbedaan rata-rata skor kedisiplinan santri kelompok eksperimen dengan kelompok kontrol atau dengan kata lain layanan konseling kelompok menggunakan pendekatan behavioral untuk mengatasi kedisiplinan santri dengan layanan konseling kelompok konvensional untuk mengatasi kedisiplinan santri menghasilkan skor kedisiplinan yang berbeda.

References

Budiarthi, R. 2010. Faktor-faktor Succesfull Aging. Tesis (tidak diterbitkan).

Compton, W.C. 2005. An Introduction to Positive Psychology. Bemont, CA: Thomson Wadswort.

Diener, E.Lucas, R.E, & Oishi, S. (2005). Subjective Well-Being: The Science of Happiness and Life Satisfaction. In. S.R Snyder & S.J. Lopez (Eds). Handbook of Positive Psychology. Oxford : Oxford University Press

Dahri, A. 2008. Penerimaan Diri, Dukungan Keluarga kaitannya dengan kebahagiaan Hidup Lansia Purna Tugas. Tesis (tidak diterbitkan). Yogyakarta: Program Pascasarjana Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada

Guo, Shibao; Shan, Wei. 2019. Adult Education in China: Exploring the Lifelong Learning Experience of Older Adults in Beijing. New Directions for Adult and Continuing Education Journal, n162 p111-124 Sum.

Hardywinoto & Setyabudhi, T. 1999. Panduan Gerontologi Menjaga Keseimbangan Kualitas Hidup Para Lanjut Usia. Jakarta : PT.Mekar Saudara Jaya Gramedia Pustaka Utama.

Howie, Laura Odell; Troutman-Jordan, Meredith; Newman, Ann M. 2014. Social Support and Successful Aging in Assisted Living Residents. Educational Gerontology, v40 n1 p61-70.

Jopp, D. & Rott, C. 2006. Adaptation in Very Old Age: Exploring the Role of Resourches, Belief and Attitudes for Centenarian’s Happiness. Psychology and Aging, 266-280

Kaplan, P.S. 1998. The Human Odyssey Life Span Development. 3 rd Edition Pacific Grove: Brooks/Cole Company.

Maryam, S.R, dkk. 2012. Mengenal Usia Lanjut dan Perawatannya. Jakarta: Penerbit Salemba Medika

Moleong, L.J. 2007. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT.Remaja Rosdakarya Offset.

Newsom, J.T. Nishishiba, M., Morgan D.L & Rook, K.S. 2003. The Relative Importance of Three Domains of Positive and Negative of Social Exchange: A Longitudinal Model With Comparable Measures. Psychology and aging, 746-754.

Ouwehand, C, de Ridder, D.T & Bensing, J. 2007. A Review of Succesfull Aging Worlds: Proposing Proactive Coping As an Important Additional Strategy. Clinical Psychology Review, 1- 14.

Richmann, L.S. Kubzansky, L.Maselko, J.Kawachi, J, Choo, P & Bauer, M. 2005. Positive Emotion and Health: Going Beyond the Negative. Health Psychology, 422-429

Santrock, J.W. Rodin, P.A & Rybash, J.W. 1991. Adult Development and Aging. Second Edition. Dubuque: WN.C. Brown Publisher.

Syamsuddin. 2011. Artikel Succesfull Aging. Diakses pada tanggal 10 Januari 2013.

Tamher, S & Noorkasiani. 2011. Kesehatan Usia Lanjut dengan Pendekatan Asuhan Keperawatan. Jakarta: Penerbit Salemba Medika.

Downloads

Published

2021-02-23