TINJAUAN DARI BERBAGAI ASPEK TENTANG RAHASIA PELAKSANAAN SHALAT (Studi Hukum Islam, Biologi dan Fisika)

Authors

  • Elimartati Elimartati Fakultas Syariah, Istitut Agama Islam Negeri (IAIN) Batusangkar

Abstract

Shalat adalah titik sentral dan pilar agama Islam. Shalat adalah dasar curahan kebaikan kehidupan didunia dan akhirat. Shalat dikerjakan sesuai dengan tuntunan Nabi berdasarkan hadis yang disampaikannya, akan mendatangkan kesehatan yang sempurna  dan di akhirat sebagai kunci syurga. Shalat disamping pilar agama, merupakan ibadah yang pengulangannya jauh lebih banyak daripada ibadah-ibadah lainnya. Shalat dilaksnakan dengan melakukan pengulangan dalam gerak tubuh yang berbentuk takbir, rukuk, sujud dan seterusnya. Pengulangan dari beberapa gerakan tubuh yang dilakukan  dalam shalat berupa gerakan olah raga yang dibutuhkan tubuh untuk mencapai kesehatan yan prima. Gerakakan yang dilakukan dalam pelaksnaan shalat sebagaimana yang dicontohkan Rasulullah SAW, dilihat dari berbagai disiplin keilmuan seperti kedokteran, biologi dan fisika mandatangkan manfaat yang tidak dapat dihitung banyaknya. Seperti memperlancar sirkulasi darah dalam tubuh,mengaktifkan enegi listrik yang ada dalam tubuh dan meningkatkan kesehatanpisik dan psikhis orang yang melakukan shalat dengan menyempurnakan gerakannya.

References

Abdul Aziz Dahlan (ed),1996.Ensklopedi Hukum Islam, Jakarta: Van Hoeve
Elimartati& Nailul Rahmi, 2013.Fikih Integratif IPA, Batusangkar: STAIN Press
Frans R. Agustiyanto, Analisa Kajian Gerakan Shalat ditinjau dari Teori Listrik Magnet (fisika), makalah di sampaikan dalam Forum Kajian Keilmuan Intengratif dan Interkonektif Dosen IAIN Batusangkar 23 Maret 2016
Hilmi al-Khuli, 2007.Menyingkap Rahasia Gerakan Shalat, Jokjakarta: Diva Press
Ismail al-Kahlani, tt. Al-Subulu al-Salam,Bandung: Dahlan
Rina Delvita, SistemSirkulasi,makalah disampaikan dalam Forum Kajian Keilmuan Intengratif dan Interkonektif Dosen IAIN Batusangkar 23 Maret 2016
Sagiran, 2014. Mukjizat Gerakan Shalat,(Penelitian Dokter Ahli Bedah dalam Pencegahan &Penyembuha Penyakait),Jakarta: QultumMedia
Sayid Sabig, 1889. Fiqh Sunnah, Mesir: Daral-Fikr

Published

2017-05-17