MEMBANGUN MASYARAKAT BELAJAR BERBASIS KEARIFAN LOKAL DALAM RANGKA MEWUJUDKAN MASYARAKAT MADANI

Authors

  • Gustina Gustina Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Batusangkar, Sumatera Barat, Indonesia

Abstract

Fokus kajian dalam artikel ini adalah membangun masyarakat belajar berbasis kearifan lokal dalam rangka mewujudkan masyarakat madani.Untuk mendalami fokus tersebut beberapa kajian yang diuraikan adalah: pertama, pengertian dan ciri-ciri masyarakat belajar, kedua, pengertian, dimensi, bentuk, dan manfat kearifan lokal, ketiga, membangun masyarakat belajar untuk mewujudkan masyarakat madani berbasis kearifan lokal, dan keempat, masyarakat madani dan kesejahteraan sosial.Tujuan dan manfaat yang dapat diperoleh dari uraian artikel ini adalah; pertama, menumbuhkembangkan budaya belajar dikalangan masyarakat, baik di lingkungan keluarga, sekolah dan lingkungan masyarakat secara luas.Kedua, internalisasi nilai-nilai kearifan lokal budaya daerah dalam kehidupan sehari-hari sebagai salah satu identitas budaya bangsa Indonesia, Ketiga, meningkatkan kesadaran bahwa pendidikan berbasis kearifan lokal dapat dikatakan sebagai model pendidikan yang memiliki relevansi tinggi bagi pengembangan kecakapan hidup (life skills) dengan

bertumpu pada pemberdayaan keterampilan dan potensi lokal di masing-masing daerah terutama daerah Sumatera Barat yang berakar dari budaya Minangkabau.

References

Al-Jawi, Muhammad Shiddiq.Deanakronisasi Civil Society: Kritik Islam atas Konsep Masyarakat Madani. Al-Wa’ie, No. 19 Tahun II, Maret 2002.
Azra, Azyumardi, 2000. Menuju Masyarakat Madani (Gagasan, fakta,danTantangan). Bandung: Remaja Rosdakarya.
Basir, K. dkk, 2013.Pancasila dan Kewarganegaraan. Surabaya: Sunan Ampel Press.
Hikam, Muhammad, AS., 1999. Islam, Demokratisasi, dan Pemberdayaan Civil Society. Jakarta: Penerbit Erlangga
Husen, Toesten, 1995. Masyarakat Belajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Jainuri, Ahmad., 2000. Agama dan Masyarakat Madani:Rujukan Khusus Tentang Sikap Budaya, Agama dan Politik. Jurnal Al-Afkar, Edisi III,Tahun ke 2: Juli-Desember 2000.
Kamil, Mustafa, tt. Pendidikan Non Formal dalam Membangun Masyarakat Gemar Belajar (Learning Society) (Analisis Masyarakat Sebagai Sasaran). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).
Kuntoro, Sodiq A., 1997. Pengembangan Masyarakat Belajar dalam Kerangka Pembangunan.Cakrawala Pendidikan, No.1, Tahun XVI, Februari 1997.
Sujana, Djuju, 2000. Strategi Pembelajaran dalam Pendidikan Luar Sekolah. Bandung: Nusantara Press.
Syamsuddin, Din, 1999, Etika Agama dalam membangun Masyarakat Madani, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama
Trianto, 2010.Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Rahardjo, M. Dawam, 1996. Masyarakat Madani: Agama , KelasMenengah dan Perubahan Sosial, Jakarta: LP3ES, 1999.cet. ke.1.
.…...1996.Agama dan Masyarakat Madani, dalam SeriDialog Kebudayaan.
Rosyada, Dede, 2003. Pendidikan Kewargaan (Civic Education); Demokrasi, Hak asasi Manusia, & Masyarakat Madani. Jakarta: Tim ICCE UIN Jakarta dan The Asia Foundation.

Published

2017-05-17