TANTANGAN PENDIDIKAN ISLAM DI ERA MULTIKULTURAL

Authors

  • Lis Yulianti Syafrida Siregar Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Padangsidimpuan

Abstract

Hiruk-pikuk sekitar keserba-budayaan (multiculturalism) bukan sesuatu yang baru dalam tradisi pendidikan Islam, khususnya di Indonesia. Tidak ada yang perlu dirisaukan, dan bahkan diubah dalam filsafat dan paradigma pendidikan Islam yang selama ini kita yakini kebenaran dan kemuliaannya. Justru bila ada praktik pendidikan Islam yang tidak sejalan dengan kaidah keserbabudayaan, maka patut dipertanyakan ketepatan sumber nilai-nilai rujukannya. Nilai-nilai pendidikan yang terpancar dari pemahaman Islam sebagai rahmat alam semesta senantiasa membaik karena dilandasi oleh keyakinan akan kebenaran al-QurÔÇÖan dan keteladanan Sunnah Rasul. Terkait gejala keserba-budayaan yang semakin meningkat karena arus komunikasi, informasi dan migra fisik, pendidikan Islam menghadapi tantangan yang berat untuk tetap bertahan dan meningkatkan perannya. Dalam sistem pendidikan nasional, pendidikan agama mempunyai posisi yang kuat karena pendidikan agama wajib diajarkan mulai dari jenjang pendidikan terendah sampai jenjang pendidikan tertinggi. Gejala keserba-budayaan di Indonesia telah cukup memberikan gambaran bahwa untuk merumuskan sebuah pola tindakan dan pendidikan serba-budaya, pertama-tama perlu kesadaran untuk memandang dan memperlakukan orang lain seperti layaknya memperlakukan diri sendiri.

References

Abbas, Afifi Fauzi,2010.Metodologi Penelitian, Jakarta: Adelina

Abdullah, M. Amin, Membangun Karakter Islam dalam Realitas Multikultur Dan Multireligi, Makalah PP, Disampaikan dalam Temu Wirakarya Nasional Pramuka di IAINKendari, Sulawesi Tenggara,20 Mei 2016

Ajeng, Nur’aini, Pengertian Multikulturalisme, Data dikutip dari nurainiajeeng. wordpress.com pada tanggal 20 Agustus 2016

Amrizal (ed), 2007. Pedoman Kerukunan Hidup Umat Beragama Sumatera Barat, Padang: Program Peningkatan Kerukunan Hidup Umat Beragama Kantor Wilayah Departemen Agama Sumatera Barat

Asry, M. Yusuf (ed), 2010.Menelusuri Kearifan Lokal di Bumi Nusantara, Jakarta: Kementerian Agama Badan Litbang dan Diklat Puslitbang Kehidupan Keagamaan

Daulay, Zainuddin, Implementasi Kebijakan Pengembangan Wawasan Multikultural: Solusi Mengatasi Persoalan Pluralitas Kehidupan Masyarakat dan Bangsa, Jurnal Multikultural dan Multireligius, Volume IV, Nomor 15, Juli-September 2005

Depag RI, 2008.Panduan Penelitian di PTAI, Jakarta: Direktorat Pendidikan Tinggi Islam

Dirdjosisworo, 1996. Sudjono, Sosiologi Hukum Studi tentang Perubahan Hukum dan Sosial, Jakarta: PT.RajaGrafindo Persada

Gibb, H.A.R.,1996.Aliran-aliran Modern dalam Islam, Jakarta: PT.Raja Grafindo Persada

https://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Bukittinggi diakses tanggal 25 April 2013

Irham, Aqil, Islam dan Pembauran Sosila: Rekonstruksi Fenomena Multikulturalisme, Islam Realitas: Journal of Islamic & Social Studies, Vol.1 No.2. Juli-Desember 2015

Machfud, Anas S, 2005.Makalah Metodologi Penelitian, Bukittinggi: P3M STAIN Bukittinggi

Madjid, Nurcholish (ed), 2001.Strategi Membangun Spiritualitas Masyarakat dalam Otonomi Daerah, Jakarta: Nuansa Madani

Miswardi,2014.Pola Interaksi Antar Etnis Tionghoa dan Masyarakat Lokal Di Kampung Cina Bukittinggi, Islam dan Realitas Sosial, Vol. 7, No. 2, Juli-Desember 2014

Moleong, Lexy,1998.Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT Remaja Rosdakarya

Notonagoro, 1987.Pancasila Secara Ilmiah Populer, Jakarta: PT. Bina Aksara

Rahman, Addi, Pos-Islamisme “Ilmu” Ekonomi Islam di Era Urban dan Multikulturalime, Islam Realitas: Journal of Islamic & Social Studies, Vol.1 No.2. Juli-Desember 2015

Shihab, Alwi, 1997.Islam Inklusif Menuju Sikap Terbuka dalam Beragama, Bandung: Mizan

Supardi, 2001.Metode Penelitian Bisnis. Jakarta: Ghalia Indonesia

Suparlan, Supardi, Menuju Masyarakat Indonesia yang Multikultural, http://geogle.com, diakses 23 Juni 2005

Tarihoran, Adlan Sanur, 2013.Akhlak Amali, Bukittinggi: STAIN

Ubaedillah, A. dan Abdul Rozak, 2006.Demokrasi, Hak Asasi manusia dan Masyarakat Madani, Jakarta: ICCE UIN Syarif Hidayatullah.

Downloads

Published

2017-05-17