TULIS-MENULIS (KITABAH) SEBAGAI PILAR KEILMUAN PERSPEKTIF AL-QURAN:PENDEKATAN TAFSIR TEMATIK, HERMENEUTIK, DAN LINGUISTIK

Authors

  • Risman Bustamam Jurusan Ilmu al-QurÔÇÖan dan Tafsir, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah IAIN Batusangkar, Sumatera Barat, Indonesia

Abstract

Manusia adalah makhluk belajar, dengan segala potensinya. Belajar dan pembelajaran, kemudian harus menggerakkan semua potensi manusia itu. Justru itu, membaca dan menulis sebagai kegiatan inti dan kunci dalam proses pembelajaran, seharusnya diselaraskan sebagai keahlian peserta didik muslim. Selama ini keterampilan membaca menjadi focus yang dikampanyekan, padahal menulis juga hal yang sangat vital dan strategis dalam pandangan Al-Quran. Al-Quran dalam banyak ayat mengajarkan tentang kode etik dalam kegiatan tulis menulis, semisal; bersikap jujur, benar, bertanggaungjawab, memberi manfaat,  saling menghormati, tidak menuding dan memprovokasi, dan  menjadi kunci dokumentasi, tranformasi, dan pengembangan ilmu pengetahuan.

References

Abdul Aziz Dahlan (ed),1996.Ensklopedi Hukum Islam, Jakarta: Van Hoeve

Elimartati& Nailul Rahmi, 2013.Fikih Integratif IPA, Batusangkar: STAIN Press

Frans R. Agustiyanto, Analisa Kajian Gerakan Shalat ditinjau dari Teori Listrik Magnet (fisika), makalah di sampaikan dalam Forum Kajian Keilmuan Intengratif dan Interkonektif Dosen IAIN Batusangkar 23 Maret 2016

Hilmi al-Khuli, 2007.Menyingkap Rahasia Gerakan Shalat, Jokjakarta: Diva Press

Ismail al-Kahlani, tt. Al-Subulu al-Salam,Bandung: Dahlan

Rina Delvita, SistemSirkulasi,makalah disampaikan dalam Forum Kajian Keilmuan Intengratif dan Interkonektif Dosen IAIN Batusangkar 23 Maret 2016

Sagiran, 2014. Mukjizat Gerakan Shalat,(Penelitian Dokter Ahli Bedah dalam Pencegahan &Penyembuha Penyakait),Jakarta: QultumMedia

Sayid Sabig, 1889. Fiqh Sunnah, Mesir: Daral-Fikr

Downloads

Published

2017-05-17