POTENSI PENERAPAN MAQASHID SYARIAH DALAM RUMAH SAKIT SYARIAH DI INDONESIA

Authors

  • Sulistiadi, W Sulistiadi, W Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit, Universitas Respati Indonesia
  • Rahayu, S Rahayu, S Program Studi Magister Administrasi Rumah Sakit, Universitas Respati Indonesia

Abstract

The hospital is a service of the most complex of human lives and livelihoods, unfortunately in Indonesia is a Muslim-majority population was minimal implementation of sharia in the hospital. Understanding of this concept is not automatically known by the actors and actors hospital care, including hospitals that use Islamic symbols. The purpose of this study is to provide an understanding the five basic Islamic principles that should be applied in hospitals sharia includes Hifzh Al Din, Hifzh Al Nafs, Hifzh Al Aql, Hifzh Al Nasl and Hifzh Al Maal. Design research is a case study was conducted with a qualitative approach using methods of observation and participation of researchers in a simulated hospital certificate sharia. The results of a qualitative study conducted by researchers at the certification simulation Sharia Islamic Hospital Sultan Agung Semarang can provide inspiration and motivation optimism that the application of Sharia maqashid can be done in a hospital in Indonesia. The owners, managers, health professionals and patients in the hospital welcomed the presence of the hospital sharia.

References

Al-Jawi, Muhammad Shiddiq.Deanakronisasi Civil Society: Kritik Islam atas Konsep Masyarakat Madani. Al-Wa’ie, No. 19 Tahun II, Maret 2002.

Azra, Azyumardi, 2000. Menuju Masyarakat Madani (Gagasan, fakta,danTantangan). Bandung: Remaja Rosdakarya.

Basir, K. dkk, 2013.Pancasila dan Kewarganegaraan. Surabaya: Sunan Ampel Press.

Hikam, Muhammad, AS., 1999. Islam, Demokratisasi, dan Pemberdayaan Civil Society. Jakarta: Penerbit Erlangga

Husen, Toesten, 1995. Masyarakat Belajar. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Jainuri, Ahmad., 2000. Agama dan Masyarakat Madani:Rujukan Khusus Tentang Sikap Budaya, Agama dan Politik. Jurnal Al-Afkar, Edisi III,Tahun ke 2: Juli-Desember 2000.

Kamil, Mustafa, tt. Pendidikan Non Formal dalam Membangun Masyarakat Gemar Belajar (Learning Society) (Analisis Masyarakat Sebagai Sasaran). Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Kuntoro, Sodiq A., 1997. Pengembangan Masyarakat Belajar dalam Kerangka Pembangunan.Cakrawala Pendidikan, No.1, Tahun XVI, Februari 1997.

Sujana, Djuju, 2000. Strategi Pembelajaran dalam Pendidikan Luar Sekolah. Bandung: Nusantara Press.

Syamsuddin, Din, 1999, Etika Agama dalam membangun Masyarakat Madani, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Trianto, 2010.Mendesain Model Pembelajaran Inovatif-Progresif. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Rahardjo, M. Dawam, 1996. Masyarakat Madani: Agama , KelasMenengah dan Perubahan Sosial, Jakarta: LP3ES, 1999.cet. ke.1.

.…...1996.Agama dan Masyarakat Madani, dalam SeriDialog Kebudayaan.

Rosyada, Dede, 2003. Pendidikan Kewargaan (Civic Education); Demokrasi, Hak asasi Manusia, & Masyarakat Madani. Jakarta: Tim ICCE UIN Jakarta dan The Asia Foundation.

Downloads

Published

2017-05-17