MODEL PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM BERBASIS PENDEKATAN SCIENTIFIC LEARNING ( STUDI PENDAHULUAN DI SMPN KAB.TANAH DATAR)
Abstract
Proses pembelajaran yang berkualitas akan menghasilkan pembelajaran yang berkualitas. Perencanaan proses pembelajaran yang matang akan memuat kelas nyaman, menyenangkan. Sebagaimana pendekatan pembelajaran yang ditegaskan dalam kurikulum 2013 adalah menggunakan pendekatan scientific learning.Berdasarkan fakta tentang proses pembelajaran PAI guru kesulitan membimbing siswa untuk berfikir kritis, mengarahkan siswa untuk berfikir logis, sistematis, dan ilmiah, sehingga pembelajaran PAI terkesan hanya pemberian dogma-dogma agama yang harus didengar dan diterima siswa tanpa melewati serangkaian proses berfikir ilmiah. Kondisi ini menyebabkan proses pembelajaran PAI berjalan kaku, tidak menarik, serta tidak merangsang kemampuan berfikir kognitif siswa. Rumusan masalah penelitian ini adalah bagaimana pelaksanaan pendekatan scientific learning pada pembelajaran Pendidikan agama Islam di SMPN kab.Tanah Datar.Responden diambil secara acak mewakili SMP Negri yang ada di Kab.Tanah Datar, dengan pengambilan secara acak maka ada 7 SMP Negri dan 6 yang tersebar di enam ( 6) kecamatan.Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan 1) Pendekatan scientific learning dapat dilaksanakan dalam pembelajaran PAI, pendekatan scientific learning dapat meningkatkan motivasi, pendekatan scientific learning dapat meningkatkan kemampuan berfikir siswa, pendekatan scientific learning berpusat pada siswa, serta pendekatan scientific learning dapat dilaksanakan pada semua mata pelajaran.2) Respoden mengetahui langkah-langkah merancang RPP dengan pendekatan scientific learning, dengan memperhatikan tujuan, karakteristik siswa, serta materi pembelajaran sebelum menetapkan pendekatan, serta tidak selalu menggunakan pendekatan scientific learning, serta tidak semua materi pokok PAI yang dapat menggunakan pendekatan scientific learning dalam pembelajarannya.3) Responden sudah melaksanakan pendekatan scintific learning dengan menyuruh siswa mengamati, menanya, mengumpulkan informasi,menarik kesimpulan, serta menyampaikan informasi.4) Hambatan dalam melaksanakan pendekatan scientific learning karena belum adanya model yang dapat dijadikan acuan dalam pembelajaran PAI, serta belum adanya media yang disediakan untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran.5) Sumber pendukung tidak tersedia serta kesulitan menemukan sumber pendukung.
References
Abdul Mujib dan Jusuf Mudzakir. 2002. Nuansa-Nuansa Psikologi Islam. Jakarta: PT Raja Grafindo.
Achmad Mubarok. 2003. Sunnatullah Dalam Jiwa Manusia (Sebuah Pendekatan Psikologi Islam). Jakarta: IIIT.
Adnan Sharif. 2002. Psikologi Qurani. (Terjemahan Muhammad al-Mighwar). Bandung: Pustaka Hidayah.
Ahmad Juntika Nurihsan, 2006. Bimbingan dan Konseling dalam Berbagai Latar Kehidupan, Bandung, PT Refika Aditama.
Andi Mappiere AT. 2004. Pengantar Konseling dan Psikoterapi, (Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada,
Didot Anggana. 2014. Dua Sisi Dampak Sosial Media. LeuserAntara.com. Diunduh dari http://leuserantara.com/artikel-dua-sisi-dampak-sosial-media/ tanggal 27 Agustus 2016.
Erhamwilda. 2009. Konseling Islam. (Yogyakarta: Graha Ilmu)
Freeman, C.B. 2008. “Internet Gaming Addiction”. The Journal For Nurse Practitioners JNP, hlm. 42-47.
Jares, R.E.P., Luna, I.L.E., & Medina, J.A.V. 2012. “Internet Addiction: A. review”. J Addict Res Ther, hlm. 1-10.
Prayitno. 1995. Layanan Bimbingan dan Konseling Kelompok (Dasar dan Profil). Padang, UNP Press.
_____. 2012, Jenis Layanan dan Kegiatan Pendukung Konseling, Padang, UNP.
Sururin. 2004. Ilmu Jiwa Agama. Jakarta: PT Raja Grafindo.
Thohari Musnamar. 1992. Dasar-Dasar Konseptual Bimbingan dan Konseling Islami. Yogyakarta: UII Press.
Tim Pusat Humas Kementerian Perdagangan RI. 2014. Panduan Optimalisasi Media Sosial untuk Kementerian Perdagangan RI. Jakarta: Pusat Hubungan Masyaakat.
Yahya Jaya. 2000. Bimbingan Konseling Agama Islam. Padang: Angkasa Raya.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.