STRATEGI PENGEMBANGAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAMBERBASIS MULTIKULTURAL
Abstract
Keragaman  adalah sunnatullah yang tidak bisa diingkari. Allah Swt menciptakan manusia dalam keragaman dan perbedaan, berbeda suku, bangsa, bahasa, warna kulit, agama, keyakinan, dan sebagainya.Bangsa Indonesia dengan berbagai kultur memiliki resistensi yang tinggi terhadap munculnya konflik sebagai konsekuensi dinamika kohesivitas sosial masyarakat. Pengembangan Pendidikan agama Islam berbasis multikultural penting dilakukan untuk mengarahkan peserta didik dalam menyikapi realitas masyarakat yang beragam sehingga memiliki sikap apresiatif terhadap keragaman yang berbeda. Oleh karena itu perlu strategi pengembangan pendidikan agama Islam berbasis multikultural.Strategi  pengembangan kurikulum Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural berorientasi pada materi, siswa, dan sosial. Pengembangan kurikulum meliputi penetapan tujuan, penyusunan silabus dan materi  Pendidikan Agama Islam, merumuskan indikator pencapaian kompetensi, sumber yang bermuatan  multikultural. Kerangka dasar dalam pengembangan kurikulum pendidikan agama Islam berbasis multikultural adalah Tauhid. Pengembangan  Kegiatan Proses Pembelajaran Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural, memiliki karakteristik utama yaitu  belajar hidup dalam perbedaan, membangun saling percaya, memelihara saling pengertian, menjunjung sikap saling menghargai, dan terbuka dalam berpikir, apresiasi dan interdependensi dan resolusi konflik. Pendidikan multikultural harus diorientasikan pada pembangunan moral (moral building) peserta didik, dan   seorang pendidik meski bisa menjadi uswatun hasanah bagi peserta didik.Pendidikan Agama Islam berbasis multikultural diharapkan melahirkan peradaban yang bersifat toleransi, demokrasi, kebaikan, tolong-menolong, tenggang rasa, keadilan, keindahan, keharmonisan, dan nilai-nilai kemanusiaan lainnya.
References
Al Maraghi, Ahmad Mushthafa. 1974. Tafsir Al-Maraghi.Semarang: CV. Toha Putra Semarang.
Body, Richard and Lindy McAlister. 2009. Ethics in Speech and Language Therapy. Singapore: Wiley-BlackWell.
Budiman, Arie, et al. 2007. Membaca Gerak Alam Semesta Mengenali Jejak Sang Pencipta: Jakarta: LIPI Press.
Chapman, Siobhan, and Christopher Routledge (Editors). Key Ideas in Linguistics and the Philosophy ofLanguage.Endinburgh: Endinburgh University PressLtd.
Crane, L.Ben, et al. 1999. An Introduction to Linguistics.Boston: Little, Brown and Company.
El Naggar, Zaghloul. 2010. Selekta dari Tafsir Ayat-Ayat Al Qur’an Al Karim (3rd Volume). Jakarta: Shorouk International Bookshop.
Safi, Louay. 1996. The Foundation of Knowledge: A Comparative Study in Islamic and Western Methods Inquiry. Malaysia: International Islamic University Malaysia.
Steinberg, Danny D, et al. 2001. Psycholinguistics: Language, Mind, and World. London: Longman.
Taslaman, Caner. 2006. The Qur’an:Unchallengeable Miracle. Turkey: Citlembik Publications.
Yule, George.2010. The Study of Language (4th Edition). New York: Cambridge Univerity Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.