KOMUNIKASI DALAM KONSELING LINTAS BUDAYA MENGHADAPI MASYARAKAT EKONOMI ASEAN (MEA)
Abstract
Dalam menghadapi MEA Pendidikan tentunya harus menyiapkan SDM Indonesia yang berkualitas. Sekarang kita lihat, sejauhmana orang Indonesia mampu berkomunikasi dalam bahasa internasional (bahasa Inggris), dan sejauhmana orang Indonesia memiliki keterampilan atau skill yang standar dengan keterampilan orangorang di ASEAN. Dengan adanya MEA ini tentunya akan ada dampak bagi manusia Indonesia untuk mengejar standar kompetensi yang diharapkan. Peran pendidikan tentulah sangat besar. Baik pendidikan secara formal, non formal, dan informal. Kehidupan manusia tidak bisa lepas dari komunikasi. Sistem komunikasi yang baik akan mendukung pola hidup manusia dan kemajuan peradaban di segala bidang. Penyebaran informasi yang menyeluruh dan terpadu dapat terselenggara dengan adanya perencanaan sistem komunikasi yang bijaksana, dapat dipahami dan diterima oleh masyarakat. Berkomunikasi dengan orang yang berbeda latar belakang budaya bukanlah hal yang mudah. Organisasi dan individu yang ingin dapat bersaing di ranah global harus mempersiapkan diri menghadapi tantangan dan berbagai kesulitan yang akan dialami ketika menjalin bisnis, bernegosiasi atau bekerja di perusahaan global. Sebagai individu global, harus mempersiapkan diri agar bisa sukses dan efektif berkomunikasi dengan orang yang berbeda latar belakang budaya. Ketika kita berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda latar belakang budaya dengan kita, saat itulah kita sedang berkomunikasi antar budaya.References
Ancok D., "Outbond ManajemenTraining", Yogyakarta, Uli Press, 2002.
Dewiyani,―The Thinking Process Profile The Students of Informatics System
Departement in Solving Mathematics Problem Based on The Personality Type and
Gender‖, Proceeding of the International Conference on Higher Education, 2012
Darmiyati, ―Pendidikan Karakter dengan Pendekatan Komprehensif‖, Yogyakarta,UNY
Press, 2010.
Samani M., ―Konsepdan Model Pendidikan Karakter‖, Bandung,PT Remaja Rosda
karya, 2011.
Tadjab, (1994).Ilmu Jiwa Pendidikan, Surabaya: Karya Abditama.
............(2012). Kemdikbud Ingin Cetak Generasi Emas-Kompas. com. Retrieved April
, from http://edukasi. kompas.com
/read/2012/05/02/11324267/Kemdikbud.Ingin.Cetak.Generasi.E mas
……...2012. Perkembangan Kebijakan Penyempurnaan Kurikulum.Slide Presentasi
Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.