PERANANDOÔÇÖA DAN ZIKIR DALAM MENGHADAPI TRAUMA YANG DIALAMI PASIEN DI RUMAH SAKIT

Authors

  • Mellyarti Syarif Dosen Fakultas Dakwah IAIN Imam Bonjol Padang

Abstract

DoÔÇÖa dan zikir dalam membantu┬á pasien trauma di rumah sakit┬á merupakan salah satu upaya konselor dalam melakukan terapi, trauma merupakan luka mental yang menyakitkan dan pengalaman traumatic yang mengganggu,┬á berbagai upaya penting dilakukan,misalnya dengan berzikir dan berdoa melalui lisan dan prilaku. Berdoa dengan perilaku bermakna melakukan segala sesuatu yang mungkin dilakukan untuk mencapai harapan┬á tertentu. Misalnya,berobat ke dokter/ahli, menggunakan obat-obatan yang berkhasiat, atau perawatan khusus dalam bentuk lain. Misalnya konseling.┬á ┬áDoÔÇÖa dan zikir dapat mempercepat penyembuhan, termasuk mengobati dan┬á mengurangi trauma, ini adalah sesuatu yang┬á menarik perhatian dari dan dianjurkan oleh para dokter.Dr. Dale A. Matthews (1996) dari Universitas Geor Getown Amerika Serikat mengemukakan bahwa mungkin suatu saat kita para dokter akan menuliskan doa dan dzikir pada kertas resep obat pada pasien. Alasannya adalah dari 212 studi yang dilakukan oleh para ahli ternyata 75% menyatakan bahwa komitmen agama (doa dan dzikir) menunjukkan pengaruh positif pada pasien.Dadang hawari, Psikiater mengemukakan bahwa doa dan dzikir,┬á Dipandang dari sudut kejiwaan mengandung unsur Psikoterapeutik┬á yang mendalam karena mengandung kekuatan Sipiritual /kerohanian yang membangkitkan rasa percaya diri dan rasa optimisme (harapan kesembuhan). Oleh karena itu terapi doÔÇÖa dan zikir berperan positif dalam membantu menyembuhkan penyakit dan trauma yang menyerang pasien.

References

Masbow. (2009) . Apa itu persepsi? , available . Http//www.masbow .com

/2009/08/apa- itu –persepsi.html.retrivied on juni 16 , 2015

Miles and Huberman Miles, Mathew. B dan Huberman, A. Michael. (1984). Qualitative

Data Analysis. Los Angeles: Sage Publications, Inc.

Slameto. (2003). Belajar dan Faktor – faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta : PT.

Rineka Cipta.

Abdul Fattah Az-Zawawi. (2010). Revolusi Menghafal Al-Quran. Solo: Insan

KAhmad Warson Munawwir (1997: 279), remeber in arabic languange ――hifzh‖. This

word means keep till not broken , protect

Anonim. (2005). Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005Tentang

Guru dan Dosen. http://www.dikti.go.id/uu_14_2005.pdf/

Cahyo, Agus N. (2011). Penjelasan-penjelasan Ilmiah tentang Dahsyatnya Manfaat

Ibadah-Ibadah Harian untuk Kesehatan Jiwa dan Fisik Kita!.Yogyakarta: DIVA

Press.

Arifin. Zainal (1993). Evaluasi Instruksional. Bandung : Remaja Rosdakarya.. (2002).

Prosedur

Penelitian. Jakarta : Rhineka Cipta.amil.

Walgito, Bimo. (2004). Pengantar Psikologi Umum. Yogyakarta: Andi Offset.

Downloads

Published

2017-08-30