Potensi Perbankan Syariah di Indonesia Dalam Pola Dasar Manajemen dan Dana Pihak Ketiga

Authors

  • Himyar Pasrizal UIN Mahmud Yunus Batusangkar
  • Fauza Dwi Zetria UIN Mahmud Yunus Batusangkar

DOI:

https://doi.org/10.31958/ab.v4i2.13095

Keywords:

Bank Syariah, Manajemen, Dana Pihak Ketiga (DPK)

Abstract

This article aims to examine the potential of sharia banking in Indonesia in terms of basic management patterns and third party funds. The method used in this research is the library research. The research results explain that  sharia bank management is reflected in the annual financial report published by the OJK and contains the Third Party Funds of the sharia bank concerned. The potential for sharia banking in Indonesia shows a positive value, this is reflected in the total assets as of January 2023 owned by Sharia Commercial Banks and Sharia Business Units  reaching IDR 765.36 trillion. This is also supported by an increase in Third Party Funds by 12% which is able to make BSI one of the largest sharia banks in Indonesia in the position of the sixth largest bank in Indonesia and the fourteenth position of the largest sharia bank in the world with Third Party Funds of 261. 49 Trillion

Author Biography

Himyar Pasrizal, UIN Mahmud Yunus Batusangkar

Jurusan Perbankan Syariah IAIN Batusangkar

References

Aang Yusril M. (2020). Model Pengembangan Industri Halal Food Di Indonesia. At-Tasyri’: Jurnal Hukum Dan Ekonomi Syariah, 1(01), 30–49. https://doi.org/10.55380/tasyri.v1i01.21

Adinugraha, H. H., Sartika, M., & Kadarningsih, A. (2018). Desa Wisata Halal: Konsep Dan Implementasinya Di Indonesia. Jurnal Human Falah, 5(1), 28–48.

Arifiyyati, M. F. (2020). Wisata Halal Trend Baru Industri Wisata Korea Selatan. Jurnal Penelitian, 14(1), 153. https://doi.org/10.21043/jp.v14i1.7348

Arikunto, S. (1998). Menajemen Penelitian. Rineka Cipta.

Astuti, D., Bakhri, B. S., Zulfa, M., & Wahyuni, S. (2020). Sosialisasi Standarisasi & Sertifikasi Produk Halal di Kota Pekanbaru. BERDAYA: Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(1), 23–32. https://doi.org/10.36407/berdaya.v2i1.171

Bungin, B. (2007). metodologi penelitian kuantitatif , Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Destiana, R., & Astuti, R. S. (2011). PENGEMBANGAN WISATA HALAL DI INDONESIA Riska. COPAS: Conference on Public Administration and Society, 01, 331–353.

Fahadil anin Al-hasan. (n.d.). penyelenggaraan Wisata Halal di Indonesia berdasarkan prinsip syariah, (Surakarta: Vol. Jurnal Ilmu Syariah Dan Hukum, (Al-Ahkam), 2, Nomor 1.

Farhanah, A. M. (2019). KEWENANGAN BPJPH DAN MUI DALAM SERTIFIKASI HALAL BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 33 TAHUN 2014 (Vol. 8, Issue 5).

Fathoni, M. A. (2020). Potret Industri Halal Indonesia: Peluang dan Tantangan. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 6(3), 428. https://doi.org/10.29040/jiei.v6i3.1146

Fatwa DSN MUI Nomor 108. (2016). 2.

Ferdiansyah, H. (2020). Pengembangan Wisata Halal Di Indonesia Melalui Konsep Smart Tourism. Tornare, 2(1), 30. https://doi.org/10.24198/tornare.v2i1.25831

Hermawan, E. (2019). Strategi Kementerian Wisata Indonesia Dalam Meningkatkan Branding Wisata Halal. Jurnal Ilmu Manajemen Dan Akuntansi, 7(2), 87–95.

Jaelani, A. (2017). Munich Personal RePEc Archive Halal tourism industry in Indonesia: Potential and prospects. MPRA Paper, 76237, 1–20.

Kamila, E. F. (2021). Peran Industri Halal Dalam Mendongkrak Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Di Era New Normal. Jurnal Likuid, 1(01), 33–42.

Kementrian Wisata. (2015).

Kusumaningtyas, M., & Lestari, S. (2020). Model Pengembangan Makanan Dan Wisata Halal Di Indonesia. Media Mahardhika, 19(1), 44–49. https://doi.org/10.29062/mahardika.v19i1.195

Mahardika, R. (2020). Strategi Pemasaran Wisata Halal. Mutawasith: Jurnal Hukum Islam, 3(1), 65–86. https://doi.org/10.47971/mjhi.v3i1.187

Muhammad Djakfar. (2017). Wisata Halal Perspektif Multidimensi, 100. 2, 2017.

Musthofa, M. A. (2022). Aturan Sertifikasi Produk Halal dalam Tinjauan Maq ā ṣ id al-Syar ī ’ ah Jasser Auda. Al-Faruq Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 1(1), 15–30.

Qita, S. Al, Sunarya, S. L., & Rusydiana, A. S. (2022). MANAJEMEN WISATA HALAL ( Sebuah Review Menggunakan Analisis Bibliometrik ). Ar Rehla: Journal of Islamic Tourism, 2(2), 140–157.

Rachmiatie, A., Fitria, R., Suryadi, K., & Ceha, R. (2020). Strategi Komunikasi Wisata Halal Studi Kasus Implementasi Halal Hotel Di Indonesia Dan Thailand. Amwaluna: Jurnal Ekonomi Dan Keuangan Syariah, 4(1), 55–74. https://doi.org/10.29313/amwaluna.v4i1.5256

S.indinesia. (2017). Jaminan Produk Halal di Indonesia. Jurnal Legislasi Indonesia, 14(1), 99–108.

Saputri, O. B. (2020). Pemetaan potensi indonesia sebagai pusat industri halal dunia. Jurnal Masharif Al-Syariah: Jurnal Ekonomi Dan Perbankan Syariah, 5(2), 23–38.

Sayekti, N. W. (2019). Strategi Pengembangan Wisata Halal di Indonesia. Kajian, 24(3), 159–171.

Sholichah, A. (2022). Perlindungan Konsumen Terhadap Information Legality Self Declare Dalam Jaminan Kehalalan Produk.

Sitti, N., & Musyfika, I. (2021). Kewajiban Pendaftaran Sertifikasi Halal Pada Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal; Perspektif Maqāṣid al-Syarī’ah. Shautuna: Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab Dan Hukum, 2(2), 449–462.

Subarkah, A. R. (2018). “Diplomasi Wisata Halal Nusa Tenggara Barat,” 2, no. 2 (2018): 192-193. Intermestic: Journal of International Studies, 2, 2.

Surur Fadhil. (2020). Wisata Halal; Konsep dan Aplikasi. In Alauddin University Press.

Unggul Priyadi. (2017). Wisata Syariah Prospek dan Perkembangan (Yogyakarta: Unit Penerbit dan Percetakan Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN, 2016), 94. (Vol. 2).

Downloads

Published

2024-07-31

How to Cite

Pasrizal, H., & Zetria, F. D. (2024). Potensi Perbankan Syariah di Indonesia Dalam Pola Dasar Manajemen dan Dana Pihak Ketiga. Al-Bank: Journal of Islamic Banking and Finance, 4(2), 140–154. https://doi.org/10.31958/ab.v4i2.13095