Implementasi Konsep Halâlan Thayyiban pada Kuliner Khas Masyarakat Minangkabau
DOI:
https://doi.org/10.31958/istinarah.v5i2.10870Keywords:
Hal?ólan Thayyiban, Kuliner Khas, MinangkabauAbstract
Keyakinan masyarakat suku Minangkabau bahwa ABS-SBK yang menjadi falsafah hidup, telah terimplementasi pada seluruh segmen kehidupan, termasuk dalam hal makanan. Salah satu wujud keyakinan bahwa masakan Minang mengandung nilai falsafah ABS-SBK adalah adanya keyakinan Masyarakat suku Minangkabau bahwa di manapun restoran Minang berada, pasti terjamin kehalalannya meskipun tidak ada sertifikat atau logo halal. Tujuan dari penelitian ini adalah ingin menguraikan sejauh mana pengimplementasian halâlan thayyiban pada kuliner khas masyarakat suku Minangkabau. Penelitian ini adalah penelitian lapangan memakai pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif analitik.. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terlihat adanya praktik atau pengamalan konsep halâlan thayyiban dalam  proses pengolahan kuliner khas  Minangkabau yang terklasifikasi ke dalam sembilan konsep gastronomi Surgarini.
References
Isnaini, R. L. (2016). Ulama Perempuan dan Dedikasinya dalam Pendidikan Islam (Telaah Pemikiran Rahmah El-Yunusiyah). Jurnal Pendidikan Agama Islam, 4(1), 2-16.
Adib, M. A. (2022). Transformasi Keilmuan Dan Pendidikan Agama Islam Yang Ideal Di Abad-21 Perspektif Rahmah El Yunusiyah. Risâlah, Jurnal Pendidikan Dan Studi Islam, 8(2), 562-576.
Najmi and Ofianto. (2016). Perjuangan Pendidikan Kartini vs Rahmah El Yunusiyyah Bagi Perempuan Indonesia: Sebuah Pendekatan Historis Dan Kultural. Sejarah Dan Budaya : Jurnal Sejarah, Budaya, Dan Pengajarannya.
Fennazhra. (2011). Pemikiran Dan Aktivitas Dakwah Rahmah El Yunusiyah. Skripsi: Komunikasi Dan Penyiaran Islam UIN Syarif Hidayatulah.
Abdussamad, Zuchri. 2021. Metode Penelitian Kualitatif. Makassar: CV. Syakir Media Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2023 Hidayatul Azizah Gazali, Sefri Auliya

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with?áIstinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya?áagree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a?áCreative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License?á(CC BY-NC 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See?áThe Effect of Open Access).
