PERAYAAN IDUL FITRI DI NAGARI PANCUANG TABA, PESISIR SELATAN (STUDI LIVING HADIS)
DOI:
https://doi.org/10.31958/istinarah.v1i1.1507Keywords:
Living Hadis, Malamang, Mambantai, TakbiranAbstract
Penelitian ini berdasarkan fenomena keberagamaan masyarakat di Nagari Pancuang Taba dalam menyambut Idul Fitri. Tujuan penelitian untuk mengetahui: (1) Pemahaman masyarakat tentang perayaan Idul Fitri. (2) Nilai-nilai yang terkandung dalam perayaan Idul Fitri terkait dengan hadis Nabi SAW, (3) Bentuk perayaan dalam merayakan Idul Fitri yang sesuai anjuran Nabi SAW. Sumber data primer penelitian ini adalah wawancara dengan informan, dan sumber data sekunder meliputi kitab-kitab hadis dan yang berkaitan dengan pokok pembahasan. Teknik pengumpulan data adalah wawancara dan Observasi Partisipan, dengan pendekatan fenomenologis. Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa (1) Masyarakat Nagari Pancuang Taba melaksanakan tradisi dalam perayaan Idul Fitri secara turun temurun (2) Secara tidak langsung masyarakat Nagari Pancuang Taba telah menghidupkan sunnah Nabi Muhammad SAW dalam ber-Idul Fitri. (3) Perayaan yang menjadi tradisi adalah perayaan mambantai dan malamang, takbiran keliling kampung, babuko basamo, dan halal bi halal. Sedangkan perayaan yang sesuai dengan sunnah Nabi Muhammad SAW adalah perayaan silaturrahim.References
Al- Wasih, A Chaedar. 2018. Pokoknya Rekayasa Literasi. Bandung: PT Kinlat Buku Utama
Arsyad, Azhar. 2008. Media Pembelajaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Asyhar. Rayandra. 2012. Kreatif Mengembangkan Media Pembelajaran. Jakarta: Tim GP Press.
Daryanto. 2010. Media Pembelajaran Peranannya Sangat Penting dalam Mencapai Tujuan Pembelajaran. Yogyakarta: Gava Media.
Djamarah, Syaiful Bahri. Zain, Aswan. 2010. Perpustakaan Nasional RI: Katalog dalam Terbitan (KDT). Jakarta: Rineka Cipta.
Mulyono, Abdurrahman. 2009. Pendidikan Bagi Anak Berkesulitan Belajar. Jakarta. PT. Rineka Cipta.
Musfiroh, Tadzkirotul. 2009. Baca Tulis untuk Usia Dini. Bandung: PT. Refika Aditama
Ningsih, Sri. Dkk. 2007. Bahasa Indonesia untuk Mahasiswa. Yogyakarta: C.V Andi Offset.
Nurjamal, Daeng. Dkk. 2011. Terampil Berbahasa. Bandung. Alfabeta.
Papuli. 2010. Belajar Menyusun Paragraf dan Menyusun Karangan. Jakarta: PT. Multazam Mulia Utama
Saddhono, Kundaru dan ST. Y, Slamet. 2012. Meningkatkan Keterampilan Berbahasa Indonesia (Teori dan Aplikasi). Bandung: CV. Karya Putra Darwati.
Sadirman, Arief S. 2007. Media Pendidikan: Pengertian, Pengembangan, dan Pemanfaatannya. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
Sanaky, Hujair AH. 2011. Media Pembelajaran. Yogyakarta: Kaukaba Dipantara.
Semi, Atar. 2009. Menulis Efektif. Padang: Angkasa Raya.
Sudjana, Nana. Rivai, Ahmad. 2011. Media Pengajaran (Penggunaan dan Pembuatannya). Bandung: Sinar Baru Algensindo.
Suparno. 2007. Keterampilan Dasar Menulis. Jakarta: Universitas Terbuka.
Tarigan, Henry Guntur. 2008. Menulis Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa.
Taufina. 2015. Keterampilan Berbahasa dan Apresiasi Sastra Indonesia di SD. Padang: Sukabina Press.
Wattenberg, Martin. Viégas, Fernanda B. 2008. The Word Tree, an Interactive Visual Concordance.Vol. 14 No.16. Diakses 12 Mei 2016.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 ISTINARAH

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with?áIstinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya?áagree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a?áCreative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License?á(CC BY-NC 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See?áThe Effect of Open Access).
