ANALISIS IDDAH BERDASARKAN PEMANFAATAN TEKNOLOGI KEDOKTERAN DALAM MENAFSIRKAN KATA TSALATSATU QURUÔÇÖ
DOI:
https://doi.org/10.31958/istinarah.v1i1.1575Keywords:
Iddah, tsalatsatu quruÔÇÖ, Teknologi Kedokteran.Abstract
Penelitian ini merupakan kajian terhadap QS. al-Baqarah: 228 tentang pembahasan waktu iddah dalam kata tsalatsatu quruÔÇÖ berdasarkan pemanfaatan teknologi kedokteran. Perkembangan teknologi kedokteran saat ini dapat melihat dan menginformasikan kondisi rahim wanita yang dicerai suaminya apakah kosong atau tidak, tanpa perlu menunggu hingga tiga kali quruÔÇÖ dan ini tentu akan menjadikan hukum Allah Swt dalam QS. Al-Baqarah: 228 tidak berlaku lagi. Peneliti mencoba menganalisis tentang pembahasan ini dengan penelitian yang berjenis library research menggunakan metode tafsir tahlili. Hasil penelitian yang didapatkan yaitu bahwa kita tetap harus berpegang pada hukum syariÔÇÖat yang telah ditetapkan Allah Swt dalam al-Quran tentang iddah 3 kali quruÔÇÖ. Yaitu menggunakan 3 kali haid dan atau 3 kali suci dengan berpatokan kepada hitungan bulan sesuai dengan QS. Ath-Thalaq ayat 4. Adapun teknologi kedokteran memperkukuh syariat Allah Swt yaitu iddah harus dilaksanakan dalam hitungan waktu tiga quruÔÇÖ. Karena masalah iddah tidak hanya persoalan baraÔÇÖah ar- rahmi (mengetahui kekosongan rahim) tetapi lebih dari itu, bahwa iddah bersifat taÔÇÖabbudy (ibadah) serta merupakan masa berfikir kembali tentang keputusan cerai yang telah diambil untuk mempertimbangkan tentang baik buruknya keputusan tersebut.References
Abdulkadir, M.(2001), Etika Profesi Hukum, CV Citra Aditya Bakti, Jakarta.
Arni, M. (2011). Komunikasi Organisasi. Jakarta: Bumi Aksara, Ed. 1, Cet. 12.
Effendy, Onong Uchjana. (2008). Dinamika Komunikasi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya. Cet. Ke-7
Fattah, Nanang. (2000). Manajemen Berbasis Sekolah. Bandung: Andika.
Hasibuan, Melayu. (2007). Manajemen Dasar, Pengertian, Dan Masalah. Jakarta: Bumi Aksara.
I Made Angga Wiguna dan Dharma Suputra (2016). Pengaruh Tindakan Supervisi, Pengalaman Kerja, Komitmen Organisasi, dan Komitmen Profesional Terhadap Kepuasan Kerja Auditor. E-Jurnal Akuntansi Universitas Udayana. Vol.16.1.
Lantip & Sudiyono. (2011). Supervisi Pendidikan, Yogyakarta: Gava Media.
Mulyasa. E , (2012), Manajemen dan Kepemimpinan Kepala Sekolah, Jakarta : Bumi Aksara.
Munir, Abdul. (2013). Menjadi Kepala Sekolah Efektif. Yogjakarta: Ar-Ruzz Media.
Purwanto, Ngalim. (1998). Administrasi dan Supervisi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sahertian, A. Piet. (2000). Supervisi Pendidikan dalam Rangka Inservice Education. Jakarta: Rineka Cipta.
Samana, A. (1994). Profesionalisme Keguruan: Yogyakarta. Kanisius.
Siagian, Sondang P. (2006). Teori Dan Kepemimpinan. Jakarta : Rineka Cipta.
Subana, M. Dan Sudrajat. (2005). Dasar-Dasar Penelitian Ilmiah. Bandung:CV Pustaka Pelajar.
Suprihatiningrum, Jamil. (2013). Guru Profesional Pedoman Kinerja, Kualifikasi & Kompetisi Guru. Yogyakarta : Arruz Media
Suranto, A.W. (2011). Komunikasi Interpersonal. Yogyakarta: Graha Ilmu, Ed. 1.
Sutrisno, Edy. (2011). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: Kencana.
Virgana. (2014). Kepuasan Kerja Guru Matematika Ditinjau Dari Pengaruh Supervisi Kepala Sekolah dan Motivasi Kerja Guru. Jurnal Formatif. Vol 4 No 1.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Ade Istikomah, Muhammad Zubir

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with?áIstinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya?áagree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a?áCreative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License?á(CC BY-NC 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See?áThe Effect of Open Access).
