Sakinah Inklusif: Membaca Ulang Makna Sakinah dalam Perspektif Al-Qur`an Kontemporer

Authors

  • Deva Yulinda Universitas Islam Negeri Mataram
  • Suci Ramadhani Putri Akademi Bisnis Lombok

DOI:

https://doi.org/10.31958/istinarah.v8i1.16747

Keywords:

Contemporary Islam, Hermeneutics, Marriage, Sakinah

Abstract

This study re-examines the concept of sakinah in Islam, which has traditionally been understood as something that can only be achieved through marriage. Using library research methods, combined with Fazlur Rahman’s contextual hermeneutics and a comparative analysis of classical and contemporary exegeses, the study finds that sakinah in the Qur’an possesses a broader spectrum of meanings than mere domestic tranquillity. An analysis of Surah Al-Fath verse 4, Surah At-Taubah verses 26 and 40, and Surah Ar-Rum verse 21 indicates that sakinah is a spiritual condition stemming from closeness to Allah that can be experienced in various life contexts without the mediation of the institution of marriage. This study proposes the concept of "Inclusive Sakinah" with three dimensions: vertical (relationship with Allah), horizontal (meaningful social relationships), and internal (inner balance), which can be cultivated by every Muslim regardless of their marital status.

References

Al-Mubarok M. M., K. ; A. (2024). Tafsir Kontekstual Tujuan Pernikahan dalam An-Nahl Ayat 72 dan Ar-Rum Ayat 21. Sangaji: Jurnal Pemikiran Syariah Dan Hukum, 8(2).

Badan Pusat Statistik. (2024). Jumlah Perceraian Menurut Provinsi dan Faktor Tahun 2023. Badan Pusat Statistik.

Firdaus A., N. ; R. (2023). Reinterpretasi Konsep Sakinah dalam Tafsir Kontemporer: Studi Komparatif Pemikiran Quraish Shihab dan Nasaruddin Umar. Jurnal Ilmu Al-Qur’an Dan Tafsir, 6(1), 45–68.

Hafizzullah, Gustianda, N., Syaflinda, Fitri Yeni M Dalil, & Sefri Auliya. (2025). Reinterpreting Hadiths on Muslim–Non-Muslim Relations through Fazlur Rahman’s Double Movement Theory: A Socio-Historical Approach. Islam Transformatif: Journal of Islamic Studies, 9(2), 164–185. https://doi.org/10.30983/islamtransformatif.v9i2.10265

Hasan, M. F. (2021). Hermeneutika Fazlur Rahman dan Aplikasinya dalam Studi Al-Qur’an Kontemporer. Studia Islamika, 28(3), 421–450.

Indonesia, B. P. S. (2025). Statistik Perceraian di Indonesia Tahun 2024. Badan Pusat Statistik.

Iranti, M., Zahara, R., Zahra Septiani, E., Kartika, Y., Yesi, R., & Noviani, D. (2025). Membangun Rumah Tangga Sakinah Panduan Praktis dari Al-Qur’an dan Sunnah. JISEF: Journal Of International Sharia Economics and Financial, 4. https://doi.org/10.62668/jisef.v4i01.1507

Khairunnisa, S. (2023). Fenomena Singleness by Choice di Kalangan Muslimah Milenial: Perspektif Sosiologi dan Psikologi Islam. Jurnal Perempuan Dan Keislaman, 8(1), 78–96.

M.Quraish Shihab. (2010). Pengantin al-Qur’an: Kalung Permata Buat Anak-Anakku. Lentera Hati.

Nabil Hukama Zulhaiba Arjani, Dominick Hoki Pinky, Adisty Puji Nurjayanti, Hanifah Hafshoh, & Wismanto Wismanto. (2024). Pernikahan dalam Islam Membina Keluarga yang Sakinah Mawaddah dan Rahmah. Ikhlas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Islam, 2(1), 140–150. https://doi.org/10.61132/ikhlas.v2i1.292

Putra O., K. P. ; S. W. (2021). Makna Sakinah dalam Surat Al-Rum Ayat 21 Menurut M. Quraisy Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah dan Relevansinya dengan Tujuan Perkawinan dalam Kompilasi Hukum Islam. Maslahah, 12(2).

Risna Sari, A., Henik Al Husnawati, Ce., Ir Joko Suryono, Mp., Marzuki, M., & Aria Mulyapradana, Mp. (2024). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Yayasan Putra Adi Dharma.

Shihab, Q. (2002). Tafsir Al-Misbah Volume 11. In Sustainability (Switzerland) (Vol. 11, Number 1).

Suci Ramadhani Putri. (2026). Menikah dan Perempuan Masa Kini (A. Fandir, Ed.; 1st ed.). Penerbit AKBIL Berkarya.

Suryadi. (2024). Konsep Keluarga Sakinah dalam Perspektif Fiqh. Tafáqquh: Jurnal Penelitian Dan Kajian Keislaman, 10(1), 47–64.

Syaifuddin, A. M., & Latifah, H. (2025). Praktik Menunda Perkawinan Sebab Menuntut Ilmu Perspektif Maslahat dan Mafsadah. Al-Mawaddah: Jurnal Studi Islam Dan Hukum Keluarga (Ahwal Al-Syakhsiyyah), 2(2), 63–74. https://doi.org/10.61181/qzg8vg98

Syaifuddin H., A. M. ; L. (2025). Praktik Menunda Perkawinan Sebab Menuntut Ilmu Perspektif Maslahat dan Mafsadah. Al-Mawaddah: Jurnal Studi Islam Dan Hukum Keluarga, 2(2), 63–74.

Wing, S. *, & Prayuda, R. (2021). Keluarga Sakinah, Mawaddah Perspektif Hukum Islam. INKLUSIF : Jurnal Pengkajian Penelitian Ekonomi Dan Hukum Islam, 6(2). www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/inklusif

Zainuddin R., M. ; H. (2023). Single by Choice: Fenomena Penundaan Pernikahan di Kalangan Muslim Urban Indonesia. Sosiologi Islam: Jurnal Refleksi Penelitian Sosial, 13(1), 67–88.

Published

2026-06-22