Syifa` dalam Perspektif Alquran
DOI:
https://doi.org/10.31958/istinarah.v1i2.1777Keywords:
syifa` Alquran, Obat, dawa`Abstract
Abstrak: Pokok permasalahan dalam penelitian ini Metode pengobatan yang terjadi di tengah masyarakat yang masih menggunakan cara dan sumber obat yang haram dalam pengobatan ketika terpapar suatu penyakit. Hal ini jelas bertentangan dengan sabda Nabi Saw  yang melarang umatnya berobat dengan menggunakan sesuatu yang haram, baik media ataupun cara berobat.
 
Tujuan pembahasan ini adalah demi mengetahui dan menjelaskan bentuk pengobatan islami berdasarkan ayat-ayat Alquran. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah konten analisis. Sedangkan metode pengumpul data yang digunakan ialah metode tafsir tematik (maudhu`i). Sumber data primer dalam penelitian ini adalah ayat-ayat Alquran yang berkaitan dengan Syifa`,
 
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam  Alquran terdapat obat penawar (Syifa`) bagi segala bentuk penyakit orang-orang beriman. Baik itu penyakit yang terdapat dalam hati (ruhani) manusia maupun penyakit fisik (raga). Adapun cara mencegah penyakit dengan Alquran dilakukan dengan metode Neurofisiologi Alquran yaitu mendengarkan bacaan Alquran, baik yang dibaca sendiri maupun yang dibacakan orang lain dan dengan metode releksasi transendensi yaitu releksasi jiwa dengan membaca Alquran . Sedangkan cara penerapan ayat Alquran sebagai obat yaitu dengan beberapa metode yaitu pertama: ruqyah, dengan cara membacakan ayat-ayat ruqyah pada penderita yang sakit. Kedua: memperbanyak zikir pada Allah. Ketiga: mengikuti petunjuk Alquran. Keempat: memperbanyak berdoa kepada Allah. 
References
Ali, Syamsuri. 2015. Pengobatan Alternatif dalam Perspektif Hukum Islam: Ejurnal.Radenintan.ac.id.vol. XII (4).
al-Qarni, `Aidh. 2008. Tafsir Muyassar. Judul Asli “At-Tafsir Al-Muyassar”. Terjemah Tim Qisthi Perss. Jakarta: Qisthi Press.
Ash-Shiddieqiy, Tengku Muhammad Hasbi. 2011. Tafsir Alqurannul Majid An-Nur. Jakarta: Cakrawala publishing.
Halim, Samir Abdul. 2015. Ensiklopedi Sains Islam Biologi I. Tenggerang: Kamil Pustaka.
Katsir, Ibni. 2008.Tafsir Ibnu Katsir. Judul Asli “Lubaabut Tafsir Min Ibni Katsir”, Mu-Assasah Dar Al-Hilal Kairo, Terjemahan M. `Abdul Ghafar E. M. Pustaka Asy-syafi`i: Jakarta.
Mahalli dan Suyuthi. 2006. Tafsir Jalalain. Judul Asli “Tafsir Jalalain” Terjemah, Bahrun Abubakar. Bandung: Sinar Baru Algensindo Offset Bandung.
Nazir, Muhammad. 2003. Metode Penalitian. Jakarta: Pustaka Setia.
Quthb, Sayyid. 2001. Fi Zhilalil Quran Dibawah Naungan Alquran. “Fi Zhilalil Quran”. Darusy Syuruq. Bairut. Terjemahan oleh As`ad Yasin Dkk. 2008. Fizhilalil Quran. Gema Insani. Depok.
Sabil, Umi. 2015, Jaga Jantung Dengan Pembersihan Darah dan Usus. 13 September 2015.
Sanjaya, Wina. 2013. Penelitian Pendidikan. Jakarta: Renika Cipta.
Shihab, M. Quraish. 2012. Tafsir Al-misbah pesan, kesan dan keserasian Alquran. Jakarta: Lentera Hati.
Yunus,Mahmud. 2011. Tafsir Quran Karim. Pisangan Ciputat: PT. Mahmud Yunus Wa Dzurriyah.
Zaini, Hasan. dan Raudatul Hasnah. 2010. `Ulumul Alquran. Batusangkar: STAIN Batusangkar Press.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2019 Musri sukmal

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with?áIstinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya?áagree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a?áCreative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License?á(CC BY-NC 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See?áThe Effect of Open Access).
