Shalat dan Kesehatan Mental dalam Perspektif Buya Hamka

Authors

  • Putri Enda Sundari MTsN Dharmasraya, Sumatera Barat
  • Yusrizal Efendi Institut Agama Islam Negeri Batusangkar

DOI:

https://doi.org/10.31958/istinarah.v3i1.3339

Keywords:

Shalat, Hamka, Kesehatan, Jiwa

Abstract

Besarnya pengaruh Shalat bagi jiwa manusia dapat dilihat dari berbagai aspek, namun terkadang banyak orang yang tidak menyadarinya. Jenis penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tafsir tematik atau maudhiÔÇÖi. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah ayat-ayat al-Quran yang berkaitan dengan shalat dalam al-Quran menurut Buya Hamka. Hasil penelitian ini adalah secara umum ada tiga pengaruh shalat terhadap kesehatan mental menurut Buya Hakma, yaitu pengaruh shalat terhadap pikiran menurut ulama tafsir ada 2 pertama, pengaruh besar yang dikandung oleh shalat terhadap pikiran (QS. Hud [11]:56), (QS. Ar-Ra`d [13]:22, QS. Al-IsraÔÇÖ [17]:78) dan kedua, shalat dapat menambah kekuatan jiwa dan meringankan beban yang dipikul (QS. Ar-Ra`d [13]:28 dan QS. An-Nisa` [4]:103). Kemudian pengaruh shalat terhadap emosi tafsir ada 2 pertama, membina serta membiasakan jiwa agar terhindar dari sifat tercela (QS. Al-Baqarah [2]:153 dan QS. Al-Fajr [89]:27-28) dan kedua, membantu manusia dalam menjaga kelangsungan hidup, serta aman dari emosi takut dalam kehidupan. Contohnya takut kepada siksaan Allah (QS. Al-Anfal [8]:2). Selanjutnya pengaruh shalat terhadap spiritual menurut Buya Hamka ada 2 pertama, keutamaan terbesar dalam segi spiritual (QS. Al-Baqarah [2]:45 dan QS. Al-MaÔÇÖrij [70]:34-35) dan kedua, shalat sebagai terapi pengobatan yang efektif bagi jiwa (QS. Al-`Ala [87]:15 dan QS. Al-Baqarah [2]:3)

References

Amril, D., & Hafizzullah, H. (2020). KONSEP MAKAR DAN CARA MENGATASINYA DALAM PERSPEKTIF AL QUR’AN. Al FAWATIH: Jurnal Kajian Al Quran dan Hadis, 1(1), 31-46.
Astuti. (1982). "Jurnal Konsep Ruh Dalam Perspektif Psikologi Pendidik Barat dan Islam" dalam Fenomena Vol. 7, No. 2, 2015
al-Arid. A. H. (1994). Sejarah dan Metodelogi Tafsir. Terjemahan. Akrom. A. Tarikh Ilm At-Tafsir wa Manahaj al-Mufassirin. Jakarta: Raja Grafindo
Basyarahil. S. (1996). Hikmah Shalat, Falsafah dan Urgensinya. Cet 1. Jakarta: Gema Insani Pres
al-Baqi, M.F. (1981). Mu`jam Al-Mufahras li Alfaz Al-Quran Al-Karim. Dar Al-Fikr. Beirut
Burhanuddin, Y. (1999). Kesehatan Mental. Bandung: CV. Pustaka Setia.
Darajat, Z. (1982). Pendidikan Agama dalam Pembinaan Mental. Jakarta: Bulan Bintang.
Darwis. (2006). Emosi Penjelajahan Religio Psikologis tentang Emosi Manusia dalam al-Quuran. Jakarta: Erlangga
Dewi. S. K. (2012). Buku Ajar Kesehatan Mental. Semarang: CV Lestari Media Kreatif
Efendi, Y. (2011). Praktek Shalat Ala Rasulullah Sebuah Upaya Menapaktilasi Warisan Sunnah. Batusangkar: Batusangkar Prees.
Firdaus. (2016). "Spritualitas Ibadah Sebagai Jalan Menuju Kesehatan Mental" dalam Al-Adyan Vol. 1 No. 5, Januari-Juni
Fitriasari, R. (2019). Kesehatan Jiwa. Jakarta: Mitra Wacana Media
Hadi, M, K. (2014). "Karakteristik Tafsir Al-Maraghiy dan Penafsirannya tentang Akal" dalam Hunafa: Jurnal Studia Islamika Vol. 11, No. 1, Juni
Hafizzullah, H., Ismail, N., & Ulya, R. F. (2020). Tafsir Lathâif al-Isyârât Imam al-Qusyairy: Karakteristik dan Corak Penafsiran. Jurnal Fuaduna: Jurnal Kajian Keagamaan dan Kemasyarakatan, 4(2), 147-159.
Hasan, L. (1992). Teori-teori Kesehatan Mental. Jakarta: Pustaka al-Husna
Hamka. (2015). Tafsir Al-Azhar. Jakarta: Pustaka Panjimas
Hawari, D. (1996). al-Quran Ilmu Kedokteran Jiwa dan Kesehatan Jiwa. Jakarta: Dana Bhakti Prima Yasa.
Hilmi, K. (2007). Mukjizat Kesehatan Gerakan Shalat. Jogjakarta: Hikam Pustaka.
Jalal, S. (2009). Dahsyatnya Gerakan Sholat. Jakarta: Gema Insan.
Julifa, M. T., & Hafizzullah, H. (2020). IMPLEMENTASI MASYARAKAT TERHADAP PENAFSIRAN SURAT AL-QADR. Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan, 4(1), 1-11.
Muharni, H., & Bustamam, R. (2020). Istri Salihah dalam Perspektif Al Quran. Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya, 1(2), 36.
Mujiburrahman. (2016). "Pola Pembinaan Keterampilan Shalat Anak Dalam Islam" dalam Jurnal Mudarrisuna Vol. 6, No. 2, Desember
Napitupulu. (2019). "Elemen-elemen Psikologi dalam Al-Quran" dalam Psikoislamedia Jurnal Psikologi Vol. 4, No. 1, 2019
Rifa'i. (2010). Risalah Tuntunan Shalat Lengkap. Semarang: Karya Putra Thoha
Saifuddin, M, H. Studi Tokoh Tafsir dari Klasik Hingga Kontemporer.Pontianak: IAIN Pontianak Press
Shidqiy, N. (1986). Nikmat Al-Quran Cet 1. Terjemahan Hery Noer Aly. Husaini Bandung: Bandung
Shiddiqi, N. (1997). Fiqih Indonesia. Pustaka Pelajar: Yogyakarta
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Misbah Pesan Kesan dan Keserasian al-Qur'an. Jakarta: Lentera Hati.
Sjaroni. (2014). Studi Tafsir Tematik. Jakarta: Panca Wahana.
al-Suyuthi, J. (2006). Terjemahan Tafsir Jalalain Berikut Azbabun Nuzul. Sinar Baru Algensindo: Bandung
Sukmal, M., Syamsuwir, S., & Satriadi, I. (2020). Syifadalam Perspektif Alquran. Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya, 1(2), 87.
Thalba, H. (2010). Ensiklopedia Mu'jizat al-Quran dan Hadits . ttp: Perpustakaan Nasional RI.
al-Turmudzi. (1998). Sunan al-Turmudzi Naskah di Tahqiq oleh Bayar Awwad Ma`ruf. Beirut: Dar al-Ghurb al-Islami
Thaib, H. (2006). Pemikiran dan Karya Monomental Kesehatan. Medan: Pustaka Bangsa Pres
Ulya, R. (2020). Konsep Jihad dalam Tafsir Al-Maraghi (Studi Tafsir Tematik Tentang Jihad dalam QS. At-Taubah). Ishlah: Jurnal Ilmu Ushuluddin, Adab dan Dakwah, 2(2), 274-303.
Zed, M. (2004). Metode Penelitian Kepustakaan. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
al-Zayn, S, R, M. Al-Mu`jam Al-Mufahras Li Ma`ani Al-Quran Al-Azhim Cet 1. Beirut: Dar Al-Fikr Al-Mu`ashir

Published

2021-06-29