Strategi Promosi Literasi Melalui Wisata Pantai (Studi Pembelajaran pada SophieÔÇÖs Sunset Library)
DOI:
https://doi.org/10.31958/jipis.v3i1.12295Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi promosi literasi melalui wisata pantai yang dilakukan SophieÔÇÖs Sunset Library, apakah kegiatan promosi literasi melalui wisata pantai yang telah dilakukan oleh SophieÔÇÖs Sunset Library memberikan dampak positif kepada masyarakat, dan apa saja tantangan yang dihadapi dalam mempromosikan literasi kepada masyarakat melalui wisata pantai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah pengelola SophieÔÇÖs Sunset Library dan enam orang peserta kegiatan promosi literasi yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling, masing-masing diantaranya dua orang dari kegiatan Festival Literasi Kecil Aceh, Bookdate, dan Malam Minggu Berpuisi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa strategi promosi literasi melalui wisata pantai yang dilakukan oleh SophieÔÇÖs Sunset Library adalah dengan membangun komunikasi dengan pemustaka, membangun kerjasama dengan pihak ketiga, dan membuat program-program promosi literasi. Strategi promosi literasi yang dilakukan memberikan dampak positif yang dapat dirasakan oleh masyarakat, yaitu adanya peningkatan partisipasi masyarakat pada kegiatan-kegiatan literasi, menstimulasikan inovasi pembelajaran yang menarik dan menyenangkan, serta mendorong minat membaca dan belajar masyarakat. Kemudian tantangan yang dihadapi SophieÔÇÖs Sunset Library dalam mempromosikan literasi melalui wisata pantai, yaitu; Pertama, lokasi yang jauh dari pusat kota. Kedua, keterbatasan anggaran dalam operasional pustaka SophieÔÇÖs Sunset Library.References
[1] Arini, M., & Hidayah, N. (2021). Membangun Budaya Literasi Melalui Inisiasi Perpustakaan Anak Pada Tpq Darul Falah , Banjarnegara. Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat, 669–676. https://doi.org/10.18196/ppm.42.884
[2] Bakri. (2019). Minat Baca Rendah, Aceh Carong Sulit Dicapai. Serambinews.Com. https://aceh.tribunnews.com/2019/01/28/minat-baca-rendah-aceh-carong-sulit-dicapai
[3] Desi. (2020). Keragaman Wisata Aceh yang Elok. REQnew.Com. https://www.reqnews.com/read/leisure/26247/keragaman-wisata-aceh-yang-elok
[4] Lubis, U. H., & Azhar, A. A. (2023). Trend Library Cafe Dalam Mendukung Minat Baca Generasi Muda. Journal of Education Research, 4(2), 732–741.
[5] Minati, N. I., & Arfa, M. (2017). Peran Perpustakaan Kineruku Terhadap Minat Baca Pengunjung Kafe Kineruku Bandung. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 6(1), 381–390. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jip/article/view/23096
[6] Mochammad, R., MS, R. A., & Cahyono, T. Y. (2020). Library 4.0: Eco-Blended Library and Library Inclusion. Khizanah Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi Dan Kearsipan, 8(2), 116–129. https://doi.org/10.24252/kah.v8i2a2
[7] Nuraini, N. (2022). Peran Perpustakaan Kafe Literacy Coffee dalam meningkatkan minat baca pengunjung di Kota Medan. Berkala Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 18(1), 45–58. https://doi.org/10.22146/bip.v18i1.2100
[8] Puspitasari, D. (2017). Library Cafe: Suatu Alternatif dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat. Libraria: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 6(2), 79–86. https://fppti-jateng.or.id/libraria/index.php/lib/article/download/48/38
[9] Sihombing, J. C. (2022). Membaca, to Kill Time or to Full Time. Djkn.Kemenkeu.Go.Id. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-sidempuan/baca-artikel/15159/Membaca-to-kill-time-or-to-full-time.html
[10] UIL. (2020). Global Alliance for Literacy within the Framework of Lifelong Learning (GAL): strategy 2020–2025 - UNESCO Digital Library. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000373033R. Irmanita, S. Suryani Prasetiyowati, and Y. Sibaroni, “Classification of Malaria Complication Using CART (Classification and Regression Tree) and Naïve Bayes”, RESTI, vol. 5, no. 1, pp. 10 - 16, Feb. 2021. https://doi.org/10.29207/resti.v5i1.2770
[2] Bakri. (2019). Minat Baca Rendah, Aceh Carong Sulit Dicapai. Serambinews.Com. https://aceh.tribunnews.com/2019/01/28/minat-baca-rendah-aceh-carong-sulit-dicapai
[3] Desi. (2020). Keragaman Wisata Aceh yang Elok. REQnew.Com. https://www.reqnews.com/read/leisure/26247/keragaman-wisata-aceh-yang-elok
[4] Lubis, U. H., & Azhar, A. A. (2023). Trend Library Cafe Dalam Mendukung Minat Baca Generasi Muda. Journal of Education Research, 4(2), 732–741.
[5] Minati, N. I., & Arfa, M. (2017). Peran Perpustakaan Kineruku Terhadap Minat Baca Pengunjung Kafe Kineruku Bandung. Jurnal Ilmu Perpustakaan, 6(1), 381–390. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/jip/article/view/23096
[6] Mochammad, R., MS, R. A., & Cahyono, T. Y. (2020). Library 4.0: Eco-Blended Library and Library Inclusion. Khizanah Al-Hikmah: Jurnal Ilmu Perpustakaan, Informasi Dan Kearsipan, 8(2), 116–129. https://doi.org/10.24252/kah.v8i2a2
[7] Nuraini, N. (2022). Peran Perpustakaan Kafe Literacy Coffee dalam meningkatkan minat baca pengunjung di Kota Medan. Berkala Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 18(1), 45–58. https://doi.org/10.22146/bip.v18i1.2100
[8] Puspitasari, D. (2017). Library Cafe: Suatu Alternatif dalam Meningkatkan Minat Baca Masyarakat. Libraria: Jurnal Ilmu Perpustakaan Dan Informasi, 6(2), 79–86. https://fppti-jateng.or.id/libraria/index.php/lib/article/download/48/38
[9] Sihombing, J. C. (2022). Membaca, to Kill Time or to Full Time. Djkn.Kemenkeu.Go.Id. https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-sidempuan/baca-artikel/15159/Membaca-to-kill-time-or-to-full-time.html
[10] UIL. (2020). Global Alliance for Literacy within the Framework of Lifelong Learning (GAL): strategy 2020–2025 - UNESCO Digital Library. https://unesdoc.unesco.org/ark:/48223/pf0000373033R. Irmanita, S. Suryani Prasetiyowati, and Y. Sibaroni, “Classification of Malaria Complication Using CART (Classification and Regression Tree) and Naïve Bayes”, RESTI, vol. 5, no. 1, pp. 10 - 16, Feb. 2021. https://doi.org/10.29207/resti.v5i1.2770
Downloads
Published
2024-06-20
Issue
Section
Articles
License
Copyright (c) 2024 Dwi Oktaviani, Zikrayanti Zikrayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.








