Dinamika Konsep Percaya Diri Santri pada Era Sosial Modern di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Jati Agung Lampung Selatan Tahun Pelajaran 2025/2026

Authors

  • Wilda 1,2,3Program Sarjana Ilmu Pendidikan Agama Islam, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Universitas Islam An Nur Lampung

Abstract

ditandai oleh kemajuan teknologi dan arus globalisasi membawa dampak signifikan terhadap kehidupan manusia, termasuk dunia pendidikan Islam. Penelitian ini bertujuan untuk memahami dinamika konsep percaya diri santri di era sosial modern, dengan fokus pada pemaknaan kepercayaan diri, tantangan yang dihadapi, serta strategi pesantren dalam menumbuhkan kepercayaan diri islami di Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Jati Agung, Lampung Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis deskriptif-analitis dan pendekatan fenomenologis. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan dokumentasi terhadap santri, ustadz/ustadzah, serta pengurus pesantren. Data dianalisis menggunakan metode reduksi data, penyajian data, dan verifikasi kesimpulan. Validitas data diuji melalui triangulasi sumber, metode, dan teori, serta dilakukan member checking untuk memastikan keabsahan hasil temuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan diri santri terbentuk melalui interaksi antara faktor spiritual, sosial, dan modernitas digital. Santri yang aktif dalam kegiatan keagamaan, organisasi, dan pelatihan publik berbicara menunjukkan tingkat kepercayaan diri yang tinggi, sedangkan ketergantungan terhadap media sosial dapat melemahkan kepercayaan diri nyata. Strategi pesantren dalam membangun kepercayaan diri santri dilakukan melalui kegiatan khitobah, pelatihan kepemimpinan, literasi digital islami, dan pendampingan spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kepercayaan diri santri di era modern bersifat dinamis dan kontekstual, serta menjadi indikator penting dalam keberhasilan pendidikan karakter Islami.

Downloads

Published

2026-05-24

Issue

Section

Articles