Eksistensi Organisasi Bundo Kanduang di Kabupaten Tanah Datar

Authors

  • Muhammad Ridwan UIN Mahmud Yunus Batusangkar

DOI:

https://doi.org/10.31958/pi.v3i2.14075

Abstract

Penelitian ini mengkaji eksistensi organisasi Bundo Kanduang dalam konteks budaya Minangkabau di Kabupaten Tanah Datar. Bundo Kanduang, sebagai simbol keibuan dan pemimpin perempuan dalam masyarakat matrilineal Minangkabau, memiliki peran penting dalam mempertahankan dan mentransmisikan nilai-nilai budaya serta adat istiadat kepada generasi muda. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, melibatkan wawancara mendalam dan observasi partisipatif terhadap anggota organisasi Bundo Kanduang di beberapa nagari dan kecamatan di kabupaten tanah datar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bundo Kanduang berperan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan sosial, seperti upacara adat, pendidikan informal, dan pemberdayaan ekonomi perempuan. Namun, eksistensi organisasi ini menghadapi tantangan dari modernisasi dan perubahan sosial yang cepat, yang kadang-kadang bertentangan dengan nilai-nilai tradisional. Oleh karena itu, keberlanjutan Bundo Kanduang memerlukan adaptasi strategi untuk menghadapi dinamika perubahan zaman tanpa menghilangkan esensi budaya yang dijunjung tinggi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa organisasi Bundo Kanduang tetap relevan dan berdaya guna dalam masyarakat Minangkabau, namun memerlukan dukungan dari berbagai pihak untuk mempertahankan dan memperkuat perannya di tengah arus globalisasi dan modernisasi.

Downloads

Published

2024-12-28

How to Cite

Ridwan, M. (2024). Eksistensi Organisasi Bundo Kanduang di Kabupaten Tanah Datar. Politik Islam, 3(2), 153–172. https://doi.org/10.31958/pi.v3i2.14075

Issue

Section

Articles