Peran Pesantren dalam Pembentukan Kesadaran Politik Islam di Indonesia

Authors

  • Giofani Hutri Engzelli S Universitas Bangka Belitung
  • Frans Tory Damara Pradipta Universitas Bangka Belitung
  • Raihan Azaki Universitas Bangka Belitung
  • Tharischa Zulkarnain Universitas Bangka Belitung
  • Amelia anam

DOI:

https://doi.org/10.31958/pi.v4i1.15459

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis fungsi pesantren sebagai institusi pendidikan Islam dalam mengembangkan kesadaran politik Islam di Indonesia. Dalam masyarakat yang didominasi oleh muslim, pesantren memiliki peran yang lebih luas daripada sekadar lembaga pendidikan agama. Mereka juga berfungsi sebagai agen sosialisasi politik, dengan memberikan pengajaran tentang nilai-nilai demokrasi, toleransi, dan kepemimpinan. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan analisis pustaka, artikel ini menyelidiki berbagai aktivitas yang meliputi diskusi kitab kuning, forum khitabiyah, praktik demokrasi internal, serta kajian Bahts Al-Masail. Aktivitas-aktivitas tersebut berkontribusi secara signifikan dalam pembentukan pemikiran politik di kalangan santri secara alami. Peranan kiai sangat penting dalam memperkokoh keberadaan pesantren sebagai tempat yang berfungsi untuk membentuk karakter politik yang moderat dan memiliki sikap kritis. Walaupun demikian, pesantren kini menghadapi sejumlah tantangan sebagai dampak dari arus modernisasi dan perkembangan era digital. Oleh karena itu, diperlukan reformasi dalam kurikulum serta peningkatan literasi politik di kalangan santri. Penelitian terbaru mengungkapkan bahwa pesantren memainkan peran penting dalam meningkatkan kesadaran politik di kalangan umat Islam dengan cara yang demokratis dan inklusif. Hal ini dilakukan sambil tetap mengedepankan etika serta nilai-nilai dalam ajaran Islam.

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Hutri Engzelli S, G., Pradipta, F. T. D., Azaki, R., Zulkarnain, T., & anam, A. (2025). Peran Pesantren dalam Pembentukan Kesadaran Politik Islam di Indonesia. Politik Islam, 4(1), 90–110. https://doi.org/10.31958/pi.v4i1.15459

Issue

Section

Articles