Empowerment of Remaja Mesjid Raya Limo Kaum in Preserving Culture and Historical Values in Tanah Datar Regency

Authors

  • Beni Putra Hanafi Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
  • Muhammad Irsyad Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
  • Iswadi Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

DOI:

https://doi.org/10.31958/jsk.v10i1.16540

Keywords:

Empowerment, Cultural Preservation, Historical Values

Abstract

This study aims to analyze the role of the youth of Masjid Raya Limo Kaum in preserving the cultural and historical values of Nagari Limo Kaum, Tanah Datar Regency. Employing a descriptive qualitative approach, this field research utilized observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The findings reveal that the mosque youth are actively involved in various preservation activities, including traditional schools, martial arts training, cultural seminars, and the upkeep of the tomb of the mosque's founding figure. Nevertheless, several challenges persist, such as waning interest among young people in mosque-related activities, low appreciation for elders, and the pervasive influence of technological advancements. This study recommends a synergistic integration of tradition and innovation, particularly through the use of social media to introduce historical values to the younger generation. In doing so, it is hoped that local culture can be preserved and made relevant to the present generation.

References

Adolph, R. (2016). Metode penelitian. Jurnal Penelitian, 1(1), 1–23.

Angraini, R. P., & Putri, D. (2025). Mengidentifikasi potensi wisata sejarah: Batu Batikam dan prasasti Kubu Rajo di Nagari Limo Kaum. Jurnal Sejarah dan Budaya, 2(1), 99–106.

Aslati, A., Silawati, S., Sehani, S., & Nuryanti, N. (2018). Pemberdayaan remaja berbasis masjid (Studi terhadap remaja masjid di Labuh Baru Barat). Masyarakat Madani: Jurnal Kajian Islam dan Pengembangan Masyarakat, 3(2), 1.

Bustani, S. (2016). Urgensi pengaturan ekspresi budaya (folklore) masyarakat adat. Jurnal Hukum PRIORIS, 2(4), 246–255. https://doi.org/10.25105/prio.v2i4.340

Dwi, N. T. (2025). Masyarakat Minangkabau kontemporer di Nagari Limo Kaum, Kecamatan Lima Kaum. Universitas Negeri Padang. Jurnal Pemberdayaan, 1(2), 142-152.

Handayani. (2020). Bab metode penelitian. In Suparyanto dan Rosad (Ed.), Metodologi penelitian (pp. 248–253). Penerbit Salemba.

Hasdiana, U. (2018). Metodologi pengabdian masyarakat. Penerbit Deepublish.

Hasibuan, A. D., Hasibuan, F. A., Al-Ghaffar, J. R., Hidayat, K., Sulistiyaningrum, K., & Pertiwi, K. A. (2023). Pengaruh latihan kepemimpinan remaja masjid terhadap aktivitas keagamaan dan akhlak remaja di Desa Lalang Kab. Langkat. INNOVATIVE: Journal of Social Science Research, 3(1), 12817–12826.

Hidayat, A., & Saputra, B. D. (2025). Analisis lunturnya kesadaran Gen Z terhadap nilai-nilai hukum adat di era modernisasi. Jurnal Hukum Adat Nusantara, 1(2), 66–80.

Khasanah. (2019). Peranan remaja masjid Ar-Rahman dalam pembentukan karakter remaja yang religius di Desa Waekasar Kecamatan Waepo Kabupaten Buru. Kuttab, 1(1), 44–60.

Marni, L., Putri, A., Feronika, D., Isnaini, K., & Universitas Negeri Padang. (2020). Pelestarian budaya lokal dalam meningkatkan potensi wisata melalui kegiatan mahasiswa di Kabupaten Tanah Datar Kecamatan Lima Kaum. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 122–129.

Mutiara. (2021). Pengaruh kegiatan remaja mesjid. Jurnal Permberdayaan, 1(1), 90-115

Rahmat, S. (2019). Interaksi adat dan Islam dalam bangunan masjid kuno. Jurnal Arkeologi Indonesia, 22(2), 122–135.

Rahmawati, I. (2015). Strategi remaja masjid dalam pembentukan karakter remaja. Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 2(1), 450–464.

Ramadhani, S., Damanik, A. M., Trifanjani, K., Murti, T., & Dewi, S. (2025). Peran hukum adat dan Islam dalam dinamika sosial Mesjid Raya Pekanbaru: Tinjauan antropologi hukum. Jurnal Antropologi Hukum, 5(1), 4928–4939.

Rasyid, A., Tsahbana, M., Nurrahman, M. Y., & Universitas Lambung Mangkurat. (2023). Fungsi masjid sebagai tempat ibadah dan pusat ekonomi. Jurnal Ekonomi Islam, 1(1), 372–383.

Siregar. (2022). Upaya melestarikan nilai-nilai karakter remaja mesjid berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Karakter, 8(2), 2003–2005.

Sodiq, A. (2016). Konsep kesejahteraan dalam Islam. Equilibrium, 3(2), 380–405. http://journal.stainkudus.ac.id/index.php/equilibrium/article/view/1268/1127

Sugiyantoro, A. G. (2025). Implementasi pendidikan kerohanian Islam dalam membentuk akhlak remaja di Pencak Silat PSHT Cabang Bekasi. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 6(2), 2456–2463.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suhartoyo, F. (2024). Dampak teknologi informasi dan komunikasi bagi jamaah masjid Islamic Center Baitussalam Slawi. Jurnal Komunikasi Islam, 11(1), 340.

Suparman, M., & Didiharyono, D. (2018). Manajemen pengelolaan masjid dan remaja mesjid di Kota Palopo. Jurnal Manajemen Dakwah, 1(1), 14–21.

UU RI No. 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya. (2010). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2010 Nomor 11. Sekretariat Negara.

Zain, Z. (2014). Strategi perlindungan terhadap arsitektur tradisional untuk menjadi bagian pelestarian cagar budaya dunia. Jurnal Arsitektur NALARs, 13(1), 39–50. https://jurnal.umj.ac.id/index.php/nalars/article/view/384.

Downloads

Published

2026-06-30

How to Cite

Putra Hanafi, B., Muhammad Irsyad, & Iswadi. (2026). Empowerment of Remaja Mesjid Raya Limo Kaum in Preserving Culture and Historical Values in Tanah Datar Regency. Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan, 10(1), 86–94. https://doi.org/10.31958/jsk.v10i1.16540

Issue

Section

Articles