PERSPEKTIF ISLAM TERHADAP PENGEMBANGAN KOMPETENSI SUPERVISI MANAJERIAL DAN AKADEMIK PENGAWAS

Authors

  • Jamilus Jamilus IAIN Batusangkar

DOI:

https://doi.org/10.31958/jsk.v3i2.1699

Keywords:

Islamic Perspective, Academic Supervision, Supervisor

Abstract

This discussion aims to describe the Islamic perspective on the development of supervisory managerial and academic supervisory competencies. This is important because the teachings of Islam have universal concepts and principles related to supervision or supervision and their competencies. Managerial supervision that emphasizes supervision and regulation of all elements in the education unit and academic supervision which is more in the form of assistance and guidance to teachers in improving the effectiveness of the process and learning outcomes, both require a number of competencies that must be developed continuously. Based on the Islamic perspective, then in its application managerial supervision competence must be based on the nature of Allah SWT al-Raqîb which means supervising and other traits in relation to being the regulator or manager of the universe with all its contents. While academic supervision competencies based on Islamic perspectives should prioritize the principle of helping to ease the burden and difficulties faced by others.

References

Afrizal.(2014). Metodelogi Penelitian Kualitatif. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan.(2015). Petunjuk Pelaksanaan Bimbingan dan Konsultasi Pengelolaan Keuangan Desa. Deputi Bidang Pengawasan Penyelenggaraan Keuangan Daerah.

Bahtiar Arif, Muchlis, iskandar.(2002). Akuntansi Pemerintahan. Yogyakarta: BPFE

Halim, Abdul. (2007). Akuntansi dan Pengendalian Pengelolaan Keuangan Daerah. UPP STIM YKPN: Yogyakarta.

Halim, Abdul. Kusufi, Syam. (2014). Akuntansi Sektor Publik: Teori, Konsep dan Aplikasi. Salemba Empat: Jakarta.

Hanifah, S. I. (2015). Akuntabilitas dan Transparansi Pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes).Jurnal Ilmu & Riset Akuntansi Vol. 4 No. 8 (2015).STIESIA Surabaya.

Haryanto, Sahmuddin. (2007). Akuntansi Sektor Publik, Edisi Pertama. Universitas Diponegoro: Semarang.

Ikatan Akuntansi Indonesia.(2015). Kompartemen ASP; Pedoman Asistensi Akuntansi Keuangan Desa. Jakarta : Salemba Empat

Kementerian Keuangan Republik Indonesia.(2016). Kebijakan Pengalokasian dan Penyaluran Dana Desa Tahun 2017.http://www.djpk.depkeu.go.id/wp-content/uploads/2016/11/paparan-kemenkeu.pdf

Kuncoro, Agus. (2011). Cara Benar, Mudah & Jitu Menang Tender Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah(PERPRES NO.54 TAHUN 2010). PT. WahyuMedia: Jakarta.

Mahmudi.(2007). Manajemen Kinerja Sektor Publik Edisi Pertama Cetakan Kedua. Yogyakarta: UPP AMP YKPN.

Mahmudi.(2011). Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: UII Press.

Mahmudi.(2015). Manajemen Kinerja Sektor Publik Edisi Ketiga Cetakan Pertama. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.

Mangkunegara, Anwar Prabu. (2007). Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Cetakan pertama. Penerbit : Rosdakarya, Bandung.

Mardiasmo.(2009).Akuntansi Sektor Publik. Yogyakarta: Andi Offset.

Nurcholis, Hanif. (2011). Pertumbuhan dan Penyelenggaraan Pemerintah Desa. Erlangga: Jakarta

PERMENDAGRI.(2014). Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 113 Tahun 2014 Tentang Pengelolaan Keuangan Desa. Jakarta.

PERMENDAGRI.(2014). Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 114 Tahun 2014 Tentang Pedoman Pembangunan Desa. Jakarta

Presiden Republik Indonesia.(2010). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 71 Tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan.Jakarta.

Presiden Republik Indonesia.(2014). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 43 Tahun 2014 Tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Jakarta.

Republik Indonesia. (2014). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah. Jakarta.

Republik Indonesia. (2014). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 2014 Tentang Dana Desa Yang Bersumber Dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara. Jakarta.

Republik Indonesia. (2014). Undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2014 Tentang Desa. Jakarta.

Sarosa, S. (2012).Penelitian Kualitatif: Dasar-dasar. Jakarta: Indeks.

Sudarmanto. (2009). Kinerja dan Pengembangan Kompetensi SDM. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Sugiyono, (2007).Metode Penelitian Administrasi. CV. Alfabeta: Bandung.

Sugiyono, (2014).Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. CV. Alfabeta: Bandung.

Sugiyono, (2015).Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). CV. Alfabeta: Bandung

Sujarweni, W. (2015).Akuntansi Desa-Panduan Tata Kelola Keuangan Desa, Jakarta: Pustaka Baru Press.

Sulistyani, A.T. (2011).Memahami Good Governance: Dalam Perspektif Sumber Daya Manusia. Gava Media: Yogyakarta.

Sumarsan, Thomas. (2013). Akuntansi Dasar dan Aplikasi dalam Bisnis Versi IFRS Jilid 1. INDEKS Bahasa: Jakarta.

Umar, Husein. (2009). Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Rajawali: Jakarta.

Wibowo. (2007). Manajemen Perubahan. PT. Raja Grafindo Persada : Jakarta

Widilestariningtyas O. dan Irvan, P. (2012). Implementasi Transparansi dan Akuntabilitas Dalam Upaya Peningkatan Kualitas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah: Jurnal Universitas Komputer Indonesia.

Widiyanti, A. (2017). Akuntabilitas dan Transparansi Pengelolaan Alokasi Dana Desa: Jurnal Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Published

2019-12-06

How to Cite

Jamilus, J. (2019). PERSPEKTIF ISLAM TERHADAP PENGEMBANGAN KOMPETENSI SUPERVISI MANAJERIAL DAN AKADEMIK PENGAWAS. Alfuad: Jurnal Sosial Keagamaan, 3(2), 67–75. https://doi.org/10.31958/jsk.v3i2.1699

Issue

Section

Articles