THE ROLE OF THE FAMILY IN RESPONDING TO RADICAL IDEOLOGIES
DOI:
https://doi.org/10.31958/jsk.v5i2.3977Keywords:
Radicalism, Ideology, Family, Values, PreventionAbstract
This study aims to describe and analyze what efforts can be made by families regarding their role against radical ideology in children. The role of the family is the first step that can be taken and usually implemented in the form of fostering and inculcating contextual religious teachings from an early age. In the family, the role of parents is prioritized because they are the ones who play an active role in the character building, personality, and morality of children. So that children can distinguish between good and bad things in the process of growth and development. Thus, children can avoid the influence of radical ideologies that develop in society. In this study, the authors use journal literature and effective data that are relevant to the problem, namely the role of the family against a radical ideology which then qualitatively explains the result that we got. The results of this study illustrate the importance of the role of the family, that is parents in raising children by inculcating the values that need to be taught to children, and the efforts made by families in countering radicalism.References
Arifin, H.M. 1991. Kapita Selekta Pendidikan (Islam dan Umum). Jakarta: Bumi Aksara.
Ayu Suciartini, Ni Nyoman. 2017. “Urgensi Pendidikan Toleransi Dalam Wajah Pembelajaran Sebagai Upaya Meningkatkan Kualitas Pendidikan.” Jurnal Penjaminan Mutu 3 (1): 12. https://doi.org/10.25078/jpm.v3i1.88.
Barizi, M.R. 2005. Cetak Biru Peran Agama, Merajut Kerukunan, Kesetaraan Gender dan Demokrasi dalam Masyarakat Multikultural. Jakarta: Badan Litbang Agama dan Diklat Keagamaan, Departemen Agama.
Barmawie, Babay, dan Fadhila Humaira. 2018. “Strategi Komunikasi Penyuluh Agama Islam.” Jurnal Dakwah dan Komunikasi 9 (2): 1–14.
Coulter, Robbin dan. 2007. Manajemen (Edisi kedelapan). Jakarta: PT Indeks.
Dinata, Muhammad Ridho. 2012. “Konsep toleransi Beragama dalam Tafsir al Qurán Tematik Karya Departemen Agama.” ESENSIA No. 1: 87.
Djollong, Andi Fitriani, dan Anwar Akbar. 2019. “Peran guru pendidikan agama islam dalam penanaman nilai-nilai toleransi antar ummat beragama peserta didik untuk mewujudkan kerukunan (.” Jurnal Al Ibrah VIII (01): 72–92.
Echolas, John M dan Hassan Shadily. 1995. Kamus Inggris Indonesia. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Endang, Busri. 2011. “Mengembangkan sikap Toleransi dan Kebersamaan dikalangan siswa.” Jurnal visi Ilmu Pendidikan vol 6 No.: 89.
Fadli, Subhan. 2019. “Membangun toleransi generasi milenial.” Prosiding Seminar Nasional, Harmonisasi dan Kebangsaan bagi Generasi Milenial, Lembaga Kajian Keagamaan, Universitas Pamulang, 120–36.
Fatah, Abdul. 2012. “Budaya Toleransi dalam Pelajaran Pendidikan Agama Islam.” Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta.
Fuad, A. Jauhar. 2018. “Pembelajaran Toleransi: Upaya Guru Pendidikan Agama Islam dalam Menangkal Paham Radikal di Sekolah.” Proceedings of Annual Conference for Muslim Scholars 9 (Series 2): 561–71. http://proceedings.kopertais4.or.id/index.php/ancoms/article/view/159.
Kementerian Agama, Team Penyusun. 2019. Moderasi Beragama. Cetakan Pe. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.
Langgulung, Hasan. 2000. Asas asas Pendidikan Islam. Jakarta: al Husna Dzikra.
Maulana, Mochamad Ariep. 2017. “Pelaksanaan Toleransi Keberagamaan Dalam Proses Pendidikan Agama Di Geeta School Cirebon.” OASIS : Jurnal Ilmiah Kajian Islam 1 (2): 17–38.
Mumin, U Abdullah. 2018. “Pendidikan Toleransi Persfektif Pendidikan Agama Islam (telaah mutu pendekatan pembelajaran di Sekolah.” al-Afkar, Journal for Islamic Studies 1 (2): 15–26. https://doi.org/10.5281/zenodo.3554805.
Munawwar, Said Agil Husain. 2005. Fikih Hubungan Antar Agama. Ciputat: PT Ciputat Press.
Nisviilyah, Lely. 2013. “Toleransi antarumat Beragama dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan Bangsa.” Kajian Moral dan Kewarganegaraan 2 (1): 382–296.
Nurbaeti, Nurbaieti, Amri Khalik, dan Khairun Nisa. 2018. “Pengaruh Pendidikan Agama terhadap Pembentukan Toleransi Beragama pada Mahasiswa Politeknik Negeri Ujung Pandang.” Prosiding seminar Hasil Penilitian (SNP2M), 289–94.
Pidarta, Made. 1997. Manajemen Pendidikan Islam. Jakarta: Rineka Cipta.
Ramayulis. 2008. Ilmu Pendidikan Islam. Jakarta: Kalam Mullia.
Saefullah. 2012. Manajemen Pendidikan Islam. Bandung: CV Pustaka Setia.
Salim, Achmad Nur. 2017. “Penanaman Nilai Toleransi Antar Umar Beragama di Kalangan Msyarakat Kecamatan Melati Kabupaten Sleman.” Fakulas Keguruan dan Ilmu Pendidikan.
Sari, Yuni Maya. 2014. “Pembinaan Toleransi dan Peduli Sosial dalam upaya memantapkan watak Kewarganegaraan (Civic Disposition) Siswa.” JPIS, Jurnal Pendidikan Ilmu Sosial 23taul (1): 15–26.
Setukpa. 2019. Rencana Operasional Pendidikan Sekolah Inspektur Polri.
Shihab, Alwi. 1999. Islam Inklusif. Bandung: Mizan.
Siagian, Sondang P. 1989. Filsafat Administrasi. Jakarta: Gunung Agung.
Suyatno, Suyatno. 2013. “Multikuralisme dalam Sistem Pendidikan Islam: Problematika Pendidikan Agama Islam di Sekolah.” Addin 7 (1): 81–104.
Tauleka, H. 2011. Sosiologi Islam. Surabaya: IAIN SA Pres.
Usman, Muhammad, dan Anton Widyanto. 2019. “Internalisasi Nilai-Nilai Toleransi dalam Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di SMA Negeri 1 Lhokseumawe , Aceh , Indonesia The Internalization of Tolerance in Islamic Education Instruction at Public Senior High School 1 Lhokseumawe , Aceh , Indonesia.” Dayah: Jurnal Of Islamic Education 2 (1): 36–52.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Dewi Nur Aeni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a?áCreative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License?á(CC BY-NC 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See?áThe Effect of Open Access).
