Pariwisata Berselimut Stereotip: Representasi Bali bagi Turis Rusia dalam Program Komedi “Standup na Bali”

Penulis

  • Muhammad Yunus Musthofa South Ural State University, Russia
  • Ksenia Aleksandrovna Shivtsova South Ural State University, Russia

DOI:

https://doi.org/10.31958/itourism.v5i2.16111

Kata Kunci:

Pariwisata, Stereotip, Bali, Standup-comedy, Rusia

Abstrak

Penelitian ini menganalisis jalin-kelindan antara stand-up comedy yang diinisiasi turis Rusia di Bali dengan konstruksi stereotip mengenai warga lokal dan pengalaman pariwisata. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis analisis wacana, penelitian ini memanfaatkan acara “Standup na Bali” di YouTube sebagai sampel utama untuk menelusuri bagaimana humor menjadi media representasi budaya dalam konteks turisme internasional. Hasil analisis menunjukkan bahwa materi komedi yang dibawakan turis Rusia tidak hanya menggambarkan pengalaman wisata, tetapi juga menciptakan dan memperkuat stereotip tertentu tentang masyarakat Bali, spiritualitas lokal, dan destinasi wisata seperti Ubud, yoga dan Hutan Monyet. Memanfaatkan Superiority Theory, penelitian ini menemukan bahwa humor kerap berfungsi sebagai cara bagi wisatawan untuk menunjukkan posisi mereka melalui perbandingan sosial dan karikatur budaya. Stereotip yang muncul, seperti warga Ubud yang terlalu spiritual, praktik yoga yang berlebihan, atau monyet yang jahil, mencerminkan pandangan turis yang dibentuk oleh tourist gaze dan pengalaman terbatas selama berada di Bali

Referensi

Afrilian, P. (2025). Strengthening Local Economic Resilience Through Inclusive and Sustainable Tourism: a Case Study of Kubu Gadang Tourism Village. JELAJAH: Journal of Tourism and Hospitality, 6(2). https://doi.org/10.33830/jelajah.v6i2.11878

Afrillian, P. (2022). An Empirical Study on the Sustainable Tourism in West Sumatera: A Case of Bilih Fish Product. Jurnal Pembangunan Nagari, 7(2), 98–107. https://doi.org/10.30559/jpn.v.

AFRİLİAN, P. (2022). Recovery of Indonesian Tourism in the covid-19 period through Tourism Village Approach Tourısm Area Lıfe Cycle (Kubu Gadang Village Case Study). Journal of Global Tourism and Technology Research, 3(2), 84–94. https://doi.org/10.54493/jgttr.1119961

Badara, A. (2018). Stand-up Comedy Humor Discourse in Local Perspective in Indonesia. Journal International Journal of Applied Linguistics and English Literature, 7(7). DOI: https://doi.org/10.7575/aiac.ijalel.v.7n.7p.222

Chaerunissa,S.F.,&Yuniningsih,T.(2020).AnalisisKomponenPengembangan Pariwisata Desa Wisata Wonopolo Kota Semarang. Journal Of Public Policy And Management Review, 9(4), 159–175.

Gustamar, R. (2015). Stand Up Comedy: Studi tentang Representasi Etnisitas dalam Pertunjukan Stand Up Comedy pada Komunitas Stand Up Indo Jatinangor, skripsi. Fisip: Universitas Padjadjaran.

Hartawan, F.-, & Afrilian, P. (2022). Strategi Pengembangan Taman Marga Satwa dan Budaya Kinantan (TMSBK) studi kasus Benteng Fort de Kock Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga kota Bukittinggi. I-Tourism: Jurnal Pariwisata Syariah, 1(2), 55. https://doi.org/10.31958/i-tourism.v1i2.534

Heryati, Y. (2019). Potensi Pengembangan Obyek Wisata Pantai Tapandullu di Kabupaten Mamuju. GROWTH Jurnal Ilmiah Ekonomi Pembangunan, 1(1), 56–74.

Ilmiah, J., Afrilian, P., Hanum, L., & Syariah, P. (2022). Poli Bisnis. 14(2), 114–125.

Irena, L., & Rusadi, U. (2024). The Commodification of Chinese Stereotypes in Humour of Stand Up Comedy Indonesia. International Journal of Multicultural and Multireligious Understanding.

Mahrida, J., & Afrilian, P. (2024). PENGARUH VARIABLE DARK TOURISM TERHADAP KEPUASAN WISATAWAN BERKUNJUNG DI BUKITTINGGI ( STUDI KASUS LOBANG JEPANG ). 13(1), 63–77. https://doi.org/10.52352/jbh.v13i1.1414

Molodkin, E. (2021). Standup ot Psikologa na Bali. https://www.youtube.com/watch?v=te87F4NAslg&t=41s

Moskoiy, O. (2021) Russkie na Bali. https://www.youtube.com/watch?v=dnFp4fLH5-I

Nurhamidah. I, Pahriyono, & Sumarlam. 2020. Analisis wacana kritis pada stand up comedy indonesia. Jurnal Haluan Sastra dan Budaya, 4(2). DOI: https://doi.org/10.20961/hsb.v4i2.41684.

Putra, I Nyoman Darma. 201). “Balinese Tourism: The Shift Toward Creative and Cultural Tourism.” Jurnal Kajian Bali, 6(2), 75–102.

Satriana, E. D., & Faridah, H. D. (2018). Halal Tourism: Development, Chance and Challenge. Journal of Halal Product and Research, 1(2), 32. https://doi.org/10.20473/jhpr.vol.1-issue.2.32-43

Simatupang, K. (2019). Peran Masyarakat Lokal dalam Pengembangan Geosite Geopark Kaldera Toba Silahisabungan menuju Geopark Global UNESCO. Jurnal Ekonomi Dan Industri,20(3),39–48. https://doi.org/10.35137/jei.v20i3.344

Sinaga, dkk. 2017. The Impact of Tourism Development on the Local Economy: The Case of Bali.” Journal of Indonesian Tourism and Development Studies, 5(3), 143–152.

Suban, S. A., Madhan, K., & Shagirbasha, S. (2023). A bibliometric analysis of Halal and Islamic tourism. International Hospitality Review, 37(2), 219–242. https://doi.org/10.1108/ihr-05-2021-0038

Subhiksu, I. B. K., & Utama, G. B. R. (2018). Daya Tarik Wisata Museum Sejarah dan Perkembangannya di Ubud Bali. Yogyakarta: CV. Budi Utama.

Supriono. (2022). Menuju Indonesia Emas Melalui Budaya Organisasi dan Budaya Kerja. CV. Bintang Semesta Media. https://doi.org/https://books.google.co.id/books?id=HBWtEAAAQBAJ

Surur, R. (2020). Wisata Halal Konsep dan Aplikasi. Alauddin University Press.

Suryanto, & Kurniati, P. S. (2020). Tourism Development Strategy In Indonesia. Academy of Strategic Management Journal, 19(6), 1–8.

Syahid, A. R. (2015). Pariwisata Halal : Pengertian, Prinsip dan Prospeknya. Studi Pariwisata,Com. https://doi.org/(https://studipariwisata. com/referensi/pariwisata-halal/,

Syahrul, S., Hasriyani, E., &Hutahaean, T. (2022). Keterlibatan Masyarakat Dalam Kegiatan Pariwisata Di Kecamatan Simanindo Kabupaten Samosir. Journal of Tourism and Creativity, 6(2), 152. https://doi.org/10.19184/jtc.v6i2.3048 3

Urry, J. 1990. The Tourist Gaze: Leisure and Travel in Contemporary Societies. London: Sage Publication.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-31