Sistem Kepariwisataan Kota Bandung

Penulis

  • Cahya Agung Mulyana Prodi Pariwisata Syariah FEBI IAIN Bukittinggi

DOI:

https://doi.org/10.31958/i-tourism.v1i1.4628

Kata Kunci:

elemen-elemen, system, kepariwisataan

Abstrak

Melihat pariwisata sebagai sebuah sistem berarti bahwa analisis mengenai berbagai aspek kepariwisataan tidak bisa dilepaskan dari subsistem atau elemen-elemen yang lain seperti ekonomi, social, budaya dan lain sebagainya dalam hubungan saling ketergantungan dan saling terkait, sebagai sebuah sistem, antarkomponen dalam sistem tersebut terjadi hubunganinterdependensi, yang berarti bahwa perubahan pada salah satu subsisem akan menyebabkan terjadinya perubahan pada subsistem lain yang sampai akhirnya kembali ditemukan harmoni yang baru. Makalah ini akan mencoba meninjau sistem kepariwisataan di Kota Bandung dengan melihat elemen-elemen pembentuknya.

Biografi Penulis

Cahya Agung Mulyana, Prodi Pariwisata Syariah FEBI IAIN Bukittinggi

Dosen Ilmu Pariwisata pertama IAIN Bukitinggi, Alumni ITB

Referensi

Abhanda Amra, 2010, MediaPembelajaran, Untuksekolahdanmadrasah, (Batusangkar: STAIN Press )

Azhar Arsyad, 2011, media Pembelajaran, PT: Raja Frafindo: Jakarta

Basyiruddin Usman, 2002 ,Media Pembelajaran, Jakarta: Ciputat Pres

Departemen pendidikan Nasional, direktoral pendidikan formal dan informal, pengembangan media pembelajaran pendidikan pendidikan kesetaraan

Direktoral jendral pendidikan agama islam Departemen RI, 2006, Undang- undang peraturan pemerintah RI tentang Pendidikan, ( Jaarta: Departemen RI)

Depertemen Pendidikan Nasional, 2008, Direktorak Jendral Pendidikan Formal dan Informal, Pengembangan Media Pembelajaran Pendidikan Kesetaraan (BN-PNFI) Regional II Jayagiri, (http://p2pnfi reg1. org/old/ elearning/ materi/ media % pembelajaran.pdf).

Direktoral Jendral pendidikan Agama Islam Departemen Agama RI, 2006, Undang-Undang Peraturan Pemerintah RI Tentang Pendidikan, (Jakarta:Depetemen Agama RI).

Emzir, 2007, Metodolodi Penelitian Pendidikan, Edisi Revisi, Jakarta: Rajawali Press

Hamalik, Oemar. ProsesBelajarmengajar. Jakarta: PT Bumi Aksara, 2006.

Hujair AH Sanakiy, 2013, Media Pembelajaran Intreakti-Inovatif, Yogyakarta: Kaukaba Dipantara.

Mulyadi, 2010, Pengembangan Model Evaluasi Pendidikan Agama di Sekolah , Malang: UIN Miliki Press.

Nandi, jurnal “GEA” Jurusan Pendidikan Geografi vol.6, No.1, April 2006.

Peraturan Menteri Agama Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Standar Kompetensi Lulusan dan Standar Isi Pendidikan Agama Islam Dan Bahasa Arab Di Madrasah

Redja Mudyaharjo, 2001, Pengantar Pendidikan, Jakarta: Raja Grafindo Persada

Riduwan, 2005, Belajar Mudah Penelitian Untuk Guru, Karyawan dan Penelitian Pemula Bandung: Alfabeta.

Rudi Susilanan, Cepi Riyana, Media Pembelajaran, (Bandung: CV Wacana Prima, Bandung.

Sugiyono, 2007, Metode penelitian pendidikan, Bandung: Alabeta

Sugiono, 2012, Media Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, danR & D, ( Bandung: CV Alfabeta.

Sudjono Anas, Pengantar Statistik, Rajawali Pers, 2012.

Sugiyono, 2007, Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R & D, Bandung:Alfabeta.

Sugiyono, 2007, Metode Penelitian Pendidikan, Bandung: Alfabeta.

Sugiyono, 2007, Metode Penelitian Pendidikan ( pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R & D, Bandung:Alabeta

Syaiful Djamarah dan Aswan Zain, StrategiBelajar dan Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta, 2006.

Tim Penyusun Kamus Pusat Pembinaan dan Pengembangan Bahasa, 1990, KBBI, Jakarta:Balai Pustaka.

Wasty Soemanto, 2006, Psikologi Pendidikan Landasan Kerja Pemimpin Pendidikan, Jakarta: PT Rineka Cipta.

Wina Sanjaya, 2011, Perencanaan dan Desain Sistem Pembelajaran, Jakarta: Kencana.

Zuhairini, dkk, 1986, Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta : Direktorat Jendral Pembinaan Kelembagaan Agama Islam.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2021-10-22