KONTEKSTUALISASI EPISTEMOLOGI ISLAM ISMA’IL RAJI AL FARUQI DAN SAYYED HUSSEIN NASR

Penulis

  • Rita Handayani Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar
  • Aulia Fahmi Universitas Islam Negeri Mahmud Yunus Batusangkar

DOI:

https://doi.org/10.31958/istinarah.v7i2.16090

Kata Kunci:

Islamic Epistemology, Isma’il Raji Al-Faruqi, Contextualization, Sayyed Hussein Nasr

Abstrak

 Abstract: Epistemologi Islam mengambil titik tolak Islam sebagai subyek , maka di satu pihak, Epistemologi Islam berpusat pada Allah, dalam Arti Allah sebagai sumber pengetahuan dan segala kebenaran. Di lain pihak,  menganggap kebenaran hanya berpusat pada manusia sebagai pelaku pencari pengetahuan (kebenaran) yang menentukan kebenaran. Para pemikir Islam yang mempunyai konsep  yang sama dan sangat gencar dengan Istilah Islamisasi adalah Isma’il Raji Al-Faruqi dan Sayyed Hussein Nasr keduanya sama-sama menekankan pentingnya integrasi ilmu pengetahuan dengan nilai-nilai Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui latar belakang, konsep dan langkah-langkah dalam proses integrasi (Islamisasi) menurut Isma’il Raji Al-Faruqi dan Sayyed Hussein Nashr. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan ( Library research) dengan menggunakan metode (kualitatif)

Keywords: Epistemologi Islam, Isma’il Raji Al-Faruqi, Kontekstualisasi, Sayyed Hussein Nashr

 

Referensi

Abitolkha, A. M. (2021). Ajaran Sayyed Hossein Nasr tentang Sufisme dan Relevansinya dengan Masyarakat Modern. Jurnal Teologia, 32(2), 331–356.

Agus, B. (2005). Islamisasi Ilmu-Ilmu Sosial. Laboratorium Sosiologi Fisip Unand.

Al-Faruqi, I. R. (1998). Tauhid, terjemahan Rahmani Astuti. Pustaka Mizan.

Amien, M. M. (1983). Epistemologi Islam (Pengantar Filsafat Pengetahuan Islam). UI Press.

Ihsan, Nur Hadi, D. (2021). Hubungan Agama dan Sains: Telaah Kritis Sejarah Filsafat Sains Islam dan Modern. Intizar, 27(2), 97–111.

Inayah, F. (2018). Tauhid Sebagai Prinsip Ilmu Pengetahuan. Tasfiyah: Jurnal Pemikiran Islam, 2(1), 97–108.

Nasr, S. H. (1983). Islam Dan Nestapa Manusia Modern. Pustaka.

Saefuddin, D. (2003). Pemikiran Modern dan Postmodern Islam. PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Sani, A. (1998). Lintasan Sejarah Pemikiran Perkembangan Modern dalam Islam. PT Raja Grafindo Persada.

Sawaluddin, S, Harahap, KS, & R. (2022). Islamisasi Ilmu Pengetahuan dan Akibat-Akibatnya: Kajian Terhadap Gagasan Isma’il Raji Al-Faruqi. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 10(2).

Sofian Hadi, D. (2019). Tauhid Sebagai Prinsip Primordial Peradaban Islam: Studi Pemikiran Isma’il Raji Al-Faruqi. Tsaqafah, 15(2), 265–288.

Soleh, A. K. (2011). Mencermati Konsep Islamisasi Ilmu Isma’il Raji Al-Faruqi. Ulul Albab: Jurnal Studi Islam, 12(1), 80–95.

Widiyanto, A. (2017). Rekontektualisasi Pemikiran Sayyed Hussein Nasr tentang Bangunan Ilmu Pengetahuan dan Pendidikan Islam. ISLAMICA: Jurnal Studi KeIslaman, 11(2), 420–448.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-30