ANALISIS KINERJA KEUANGAN BERDASARKAN RASIO LIKUIDITAS, RASIO AKTIVITAS, RASIO PROFITABILITAS DAN RASIO SOLVABILITAS PADA PT ACSET INDONUSA TBK TAHUN 2020-2022
DOI:
https://doi.org/10.31958/jaksya.v4i1.11299Abstract
Tujuan dari penelitian ini ialah untuk menganalisis kinerja keuangan PT Acset Indonusa Tbk berdasarkan rasio likuiditas, rasio aktivitas, rasio profitabilitas dan rasio solvabilitas pada tahun 2020-2022. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, dengan data kualitatif. Populasi penelitian mencakup laporan keuangan PT Acset Indonusa Tbk yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan sampel laporan posisi keuangan dan laba rugi dari PT Acset Indonusa Tbk selama periode 2020-2022. Penelitian ini menggunakan data sekunder dengan teknik pengumpulan data studi pustaka dan dokumentasi. Hasil rasio likuiditas pada penelitian ini yang dihitung dengan current ratio, quick ratio dan cash ratio memperlihatkan kondisi yang kurang baik dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya yang disebabkan karena hasilnya di bawah standar. Dalam rasio aktivitas memperlihatkan hasil yang baik pada inventory turn over akan tetapi kurang baik pada receivable turn over dan total asset turn over sebab hasilnya di bawah standar. Pada rasio profitabilitas yang dihitung dalam rasio NPM, ROA dan ROE menunjukkan situasi yang buruk sebab tas kerugian yang terjadi selama tiga tahun secara berkesinambungan. Lalu pada rasio solvabilitas yang dihitung dengan debt to asset ratio dan debt to equity ratio juga memperlihatkan hasil yang belum nenenuhi standar industri.
References
Arikunto, S. 2011. Prosedur penelitian :suatu pendekatan praktik Jakarta: Rineka Cipta .
Astuti, R. J. 2017. Manajemen Knowledge: Implementasi Perguruan Tinggi. Yogyakarta.
Baderi. (2004). Pemasyaratan Perpustakaan dan Pembangunan Minat Baca/Gemar Membaca. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.
Chandler. (1962). Manajemen Strategis dalam Bisnis. Yogyakarta: CV. Diandra Primamitra Media.
Damin. (2007). Inovasi Pendidikan. Jakarta: Pustaka Setia.
Darmono. 2011. Manajemen Dan Tata Kerja Perpustakaan Sekolah. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.
Darmono. (2007). Menjadi Pintar: Memanfaatkan Perpustakaan Sekolah Sebagai Sumber Belajar. Malang: UM Press.
Depdikbud. 1998. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Djaali. (2014). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Djamarah. (2011). Psikologi Belajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Drs.Ibrahim Bafadal, M. 2001. Pengelolaan Perpustakaan Sekolah. Jakarta: Bumi Aksara.
Fitriani. 2017.Strategi Pustakawan dalam Menumbuhkan Minat Baca Siswa Di Pepustakaan SMP Negeri 4 Alla Kabupaten Enrekang. Skripsi Jurusan Ilmu Perpustakaan di Fakultas Adab & Humaniora UIN Makassar.
Gunarsa. (1991). Faktor Intelektual Anak. Jakarta: Rineka Cipta.
Handari. 2005.Manajemen Strategi Organisasi Non Profit Bidang Pemerintahan. Yogyakarta: Gajamada University Press.
Hasugian. (2009). Dasar-Dasar Perpustakaan dan Informasi. Medan: USU Press.
Hastuti. (2019). Mengasah Kemampuan Intelektual Melalui Literasi Informasi Model Big 6™ :Integrasi Dengan Pembelajaran Model Berpikir Induktif. Jurnal Perpustakaan (1): 45-46.
Hermawan, R. 2010. Etika Kepustakawanan: Suatu Pendekatan Terhadap Profesi dan Kode Etik Pustakawan Indonesia. Jakarta: Agung Seto
Ibrahim, A. 2014. Pengantar Ilmu Perpustakaan dan Kearsipan. Jakarta: Gunadarma Ilmu.
Indonesia, I. P. (2006). Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga disertai Kode Etik Ikatan Pustakawan Indonesia . Jakarta: Ikatan Pustakawan Indonesia.
Iskandarwassid. (2013). Strategi pembelajaran bahasa. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Suharso. (2008). Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta.
Kartosedono. (1998). Minat Membaca Siswa. Jakarta: Gramedia Pustaka.
Kurnia. (2012). Strategi Pembinaan Minat Baca Siswa Di Perpustakaan SMP Muhammadiyah Muntilan. Jurusan Ilmu Perpustakaan Fakultas Adab dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Larasati. (1986). Membina Perpustakaan Sekolah. Yogyakarta: Kanisius.
Lasa. 2007. Manajemen Perpustakaan Sekolah. Yogyakarta: Pinus.
M.Yusuf. (2013). Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah. Jakarta: Kencana Media Group.
Nasional, D. P. 2013. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Nasional, P. (2009). Undang-Undang Republik Indonesia No 43 Tahun 2007 Tentang Perpustakaan. Jakarta: Tamita Utama.
NS, S. 2006. Perpustakaan dan Masyarakat. Jakarta: Sagung Seto.
Nurhadi. (1998). Pembinaan Minat, Kebiasaan dan Budaya Baca. Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.
Oemar. (2007). Proses Belajar. Jakarta: Buki Aksara
Pedoman Pembinaan Minat Baca. (2002). Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.
Prastowo. (2012). Manajemen Perpustakaan Sekolah Profesional. Jogjakarta: Diva Press.
Purwanto. (2014). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Qalayubi. (2007). Pengelolaan Perpustakaan. Yogyakarta: Jurusan Ilmu Perpustakaan dan Informasi Fakultas Adab UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Rahayuningsih. (2007). Pengelolaan Perpustakaan. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Saleh, A. I. (2006). Penyelenggaraan Perpustakaan Sekolah. Jakarta: PT.Hida Karya Agung.
Santana, K. 2007. Menulis Ilmiah Metode Penelitian Kualitatif. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia.
Sarwono. (2006). Pelaksanaan Perpustakaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Sinaga. (2011). Mengolah Perpustakaan Sekolah. Bandung: Bejana.
Sjahrial. (2000). Pedoman Penyelenggaraan Perpustakaan. Jakarta: Djambatan.
Robbins, S. P. (2014). Perilaku Organisasi. Salemba Empat
Slameto. 2010. Belajar dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.
Sudarsono, B. 2009. Pustakawan Cinta dan Teknologi . Jakarta: Sagung Seto.
Sudarsono. (2007). Literasi Informasi ( Information Literacy ) . Jakarta: Perpustakaan Nasional RI.
Sugihartati. (2010). Kegunaan Minat Membaca. Jakarta: Grasindo.
Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharni. (2018). Upaya Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Bimbingan dan Konseling (3): 131-145.
Suherman. (2009). Perpustakaan Sebagai Jantung Sekolah: referensi pengelolaan perpustakaan sekolah. Bandung: MQS Publishing.
Siregar. (2004). Urgensi Perpustakaan untuk menunjang Sukses Belajar Mengajar di Lingkungan Sekolah. Medan: USU Press.
Sulistyo-Basuki. (Pengantar Ilmu Perpustakaan ). 1991. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sumiati. (2011). Materi Pokok Pengelolaan Perpustakaan Sekolah. Jakarta: Universitas Terbuka.
Supriyanto. 2006. Peran Perpustakaan dan Pustakawan dalam Meningkatkan Minat dan Budaya Baca. Jakarta: Tribun.
Suryana. (1977). Membina Perpustakaan Sekolah: pengantar teori dan praktek. Bandung: Ganaco.
Syah. (2013). Psikologi Belajar. Jakarta: Rajawali.
Syaiful. (2005). Gemar Membaca Pada Anak. Edukasi No 03.2005.
Syihabudin. (2007). Dasar-Dasar Ilmu Perpustakaan dan Informasi. Yogyakarta: Jurusan Ilmu Perpustakaan, Fakultas Adab.
Wartha. (2006). Penelitian Kualitatif Deskriptif. Jakarta: Bumi Aksara.
Wicaksono. (2016). Model Berfikir Induktif : Analisis Proses Kognitif Dalam Model Berfikir Induktif . Seminar Nasional Inovasi Pendidikan, 193-1999
Widiastuti, I. (1999). Analisis SWOT Sebagai Dasar. Jakarta: Rineka Cipta
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Zenny Widiyani Widiyani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.





