Kajian Tafsir Berbahasa Gayo: Introduksi Atas Tafsir Al-Gayo Karya Abdurrahim Daudy
DOI:
https://doi.org/10.31958/lathaif.v2i1.9428Kata Kunci:
Tafsir, Bahasa Gayo, Abdurrahim DaudyAbstrak
Tema kajian ini mengeksplorasi tugas berkelanjutan untuk menemukan penafsiran al-QurÔÇÖan dalam sejarah keilmuan Muslim, dengan mempertimbangkan semua aspek historisitas. Tulisan ini bertujuan mengkaji al-Ga>yo, tafsir berbahasa Gayo karya Abdurahim Daudy, salah satu permata tafsir bahasa non-Arab modern pra kemerdekaan. Meskipun penafsirnya tidak begitu dikenal dalam komunitas eksegetis, penafsiran ini berbeda dari penafsiran Indonesia lainnya dalam beberapa hal penting. Penulis berusaha menjelaskan bagaimana cara kerja metode analisis teks penafsiran berbahasa Gayo. Hasil temuan menunjukkan bahwa struktur model tafsir bahasa Gayo yang mengutip beberapa ayat-ayat al-QurÔÇÖan dan ditafsirkan dalam bahasa Gayo. Hal ini merupakan sesuatu yang belum pernah dilakukan oleh penafsir lain sebelumnya. Karena tafsir-tafsir tersebut diciptakan oleh para aktivis Muhammadiyah pada masa pembaharuan keagamaan, maka nash-nash yang ditafsirkannya termasuk ajaran-ajaran dasar teologi Islam. Penafsiran yang ditulis oleh ulama dataran tinggi Gayo ini disebut-sebut sebagai orang pertama yang mengutip ayat al-QurÔÇÖan lalau ditafsirkan ke dalam bahasa Gayo.
 
Referensi
M. Bahsan. 2007. Hukum Jaminan dan Jaminan Kredit Perbankan Indonesia. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.
R. Subekti. 1978. Jaminan-jaminan Untuk Pemberian Kredit Menurut Hukum Indonesia. Bandung: Alumni.
Sri Soedewi Masjchoen Sofwan. 1980. Hukum Jaminan di Indonesia, Pokok-pokok Hukum Jaminan dan Jaminan Perorangan. Yogyakarta: Liberty.
Sutarno. 2003. Aspek-aspek Hukum Perkreditan Bank. Bandung: Alfabeta.
Herowati Poesoko. 2008. Parate Executie Obyek Hak Tanggungan (Inkonsistensi, Konflik Norma, dan Kesesatan Penalaran dalam Undang-undang Hak Tanggungan). Ctk. Kedua. Yogyakarta: Laksbang Pressindo.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2023 Zuhriyandi - -

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with?áLathaif: Literasi Tafsir, Hadis dan Filologi?áagree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a?áCreative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License?á(CC BY-NC 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See?áThe Effect of Open Access).


