PENERAPAN MODEL KOOPERATIF TIPE MAKE A MATCH UNTUK MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR HIWAR DI MAS PLUS PADANG GANTING
DOI:
https://doi.org/10.31958/lughawiyah.v1i1.1623Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan aktivitas belajar siswa dan hasil belajarnya dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe make a match dalam pembelajaran hiwar. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus terdiri dari perencanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan kemudian dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif kualitatif. Hasil analisis data menunjukkan bahwa tipe make a match dapat meningkatkan aktivitas dan prestasi belajar siswa kelas X MAS Plus Padang Ganting. Relevansi aktivitas belajar siswa pada siklus II meningkat sekitar 23,11%, dan aktivitas belajar siswa yang tidak relevan menurun sekitar 16,26% pada siklus II. Pemahaman siswa terhadap hiwar meningkat 13,33% dan ketuntasan belajar juga meningkat 20,86% pada siklus II.
This study aims to describe studentsÔÇÖ activities and their learning outcomes using make a match type of cooperative learning model in learning hiwar. This research is a classroom action research consisting of two cycles. Each cycle consists of planning, action, observation and reflection. Data were collected through observation and then analyzed by using descriptive qualitative technique. The results of the data analysis indicate that make a match type can increase the activity and learning achievement of class X MAS Plus Padang Ganting students. The relevancy of studentsÔÇÖ activities and learning activities in cycle II is increased for about 23.11%, and the unrelevancy of studentsÔÇÖ activities and learning activities is decreased for about 16.26% in cycle II. While, studentsÔÇÖ understanding about hiwar is increased 13.33%, and learning completeness is also increased 20.86% in cycle II.
References
Darmansyah. 2009. Penelitian Tindakan Kelas Pedoman Praktis bagi Guru dan Dosen. Padang: Sukabina Press.
Djamarah, S. B. dan Zain, A. 2002. Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Nurkencana, W. 1983.Evaluasi Pendidikan. Surabaya: Usaha Nasional.
Nurulhayati, Siti. 2002. Pembelajaran Kooperatif yang Menggairahkan. Wahana Informasi dan Komunikasi Pendidikan TK dan SD. Edisi 3.
Rusman. 2013. Model-model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.
Rustam, Mundilarto. 2004. Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Depdiknas
Saco. 2006. Cooperative Learning. Available at: http://Fromlearningftoteaching. Blogspot.com.
Sanjaya, Wina. 2008. Strategi Pembelajaran: Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Slavin, R. E. 1995. Cooperative Learning: Theory, Research, and Practise. Boston: Allyn and Cacon.
Sudjana, Nana. 1989. Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: CV Sinar Baru.
Suparno, Paul. 1997. Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius
Suprijono, Agus. 2011.Cooperative Learning: Teori dan Aplikasi PAIKEM.Cet. ke-6. Yogyakarta:Pustaka Pelajar.
Suryosubroto, B. 1997.Proses Belajar Mengajar di Sekolah. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






