UNIVERSALITAS BAHASA DALAM KONSTELASI PEMBELAJARAN BAHASA ARAB DI INDONESIA
DOI:
https://doi.org/10.31958/lughawiyah.v2i1.2044Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menggeneralisasi konsep universalitas bahasa dan aksiologinya dalam konteks pembelajaran bahasa Arab di Indonesia. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Data primer yang digunakan adalah Peraturan Menteri Agama RI No. 2 Tahun 2008 tentang arah kurikulum pembelajaran bahasa Arab di Indonesia. Data sekunder berupa diskursus pembelajaran bahasa Arab integratif yang membantu keabsahan data primer. Teknik pengumpulan data dengan dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan model Miles & Hubermen, yakni reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verfikasi. Suatu pembelajaran bahasa Arab yang baik harus mengandung nilai universalitas bahasa. Universalitas bahasa adalah sistem lambang bunyi yang harus dilengkapi dengan dimensi-dimensi bahasa secara utuh dan sistematis. Prinsip-prinsip yang harus dipatuhi dalam universalitas bahasa meliputi prinsip fonologi, morfologi, sintaksis, dan semantik. Dengan demikian, konstelasi pembelajaran bahasa Arab di Indonesia dengan sistem universalitas bahasa akan lebih baik guna meningkatkan kemartabatan bahasa.
This study aims to generalize the concept of language universality and its axiology in the context of learning Arabic in Indonesia. The method used in this research was descriptive qualitative. The primary data was the regulation of the Minister of Religion of the Republic of Indonesia No. 2 of 2008 concerning the direction of the Arabic learning curriculum in Indonesia. Secondary data in the form of integrative Arabic learning discourse which helps the validity of primary data. Data were collected through documentation, while data analysis used Miles and Hubermen model, namely data reduction, data presentation, drawing conclusions and verification. A good Arabic learning must have a universality of language value. The universality language is a system of sound symbols that must be complemented by the full and systematic dimensions of language. The principles which have to be followed in the universality of language including phonology, morphology, syntac, and semantic principles. Thus, Arabic language learning constellation in Indonesia using language universality system will be better to improve language dignity.
References
Ahmadi, R. 2014. Metodologi Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Bambang Tejokusumo, 2014, Dinamika Masyarakat Sebagai Sumber Belajar Ilmu Pengetahuan, Malang: Universitas Negeri Malang. Vol. 3 No. 1, 38-39
Moleong, L. J. (2000). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Noor, J. (2013). Metodologi Penelitian Skripsi, Tesis, Disertasi dan Karya Ilmiah. Jakarta: Prenada Media Group.
Putera, N. (2012). Penelitian Kualitatif Proses & Aplikasi. Jakarta Barat: Permata Putri.
Reni Susanti, 2015, Akhlak Tasawuf Dasar, Batusangkar: STAIN Batusangkar Press
Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R & D. Cet. 18. Bandung: CV Alfabeta.
-------, (2007). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: CV Alvabeta.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.






