Empowering Arabic Language Learning through Community-Based Assistance: A Model from TPA Nurussajadah, Lampoko Village

Authors

  • Zulkiflih Zulkiflih Institut Agama Islam DDI Polewali Mandar
  • Fitria Fitria Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
  • Ardi Ardi Institut Agama Islam DDI Polewali Mandar
  • Basri Mahmud Institut Agama Islam DDI Polewali Mandar

DOI:

https://doi.org/10.31958/mangabdi.v1i2.14130

Keywords:

Arabic language education, interactive teaching, teacher competence, parental involvement, Islamic education

Abstract

The Arabic language learning mentoring program at TPA Nurussajadah aimed to enhance students' Arabic language skills and strengthen the foundations of Islamic education. This initiative employed various interactive approaches, including language games, simulations, and interactive dialogues, which actively engaged students in the learning process. Additionally, the program provided intensive training for teachers, equipping them with modern and effective teaching methods tailored to young learners. The results were promising, showing a significant improvement in students' understanding of Arabic, with an average score increase of 30% compared to their initial assessments. Teacher competence also saw notable enhancements, allowing for more confident and effective instruction. Parental involvement was another key achievement, as parents became more engaged in their children's educational journey, reinforcing the importance of learning Arabic at home. The program's success highlights the effectiveness of interactive and immersive teaching strategies combined with comprehensive teacher training in improving students' language skills and supporting Islamic education. However, to ensure the program's sustainability, ongoing efforts are needed to address challenges such as limited facilities, inadequate teaching resources, and the varying levels of student proficiency. These issues require strategic planning and community support to maintain and build upon the program's successes.

References

Acmad, A. A. (2019). Intervensi Sosial Terhadap Pengembangan Masyarakat Lokal di Daerah Transmigrasi Desa Topoyo. Public Policy, 2.

Agung Yoga Asmoro, W. A. (2020). Potensi Pengembangan Setigi Sebagai Destinasi Wisata. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 229.

Arikunto, S. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: PT. Rineka Putra.

Ayub, M. P. (2011). Management Proyek Pengembangan Masyarakat. Kendari: Unhalu Press.

Budiani, S. R. (2018). Analisis Potensi dan Strategi Pengembangan Pariwisata Berkelanjutan Berbasis Komunitas. Jurnal UGM.ac.id, 173.

Febriianti, M. D. (2). Strategi Pengembangan Pariwisata Oleh Pemerintah Daerah Terhadap Pendapatan Asli Daerah (Studi Pada Dinas Pemuda, Olahraga). Jurnal Administrasi Publik

Gamal, S. (2004). Dasar-Dasar Pariwisata. Yogyakarta: Andi Offset.

Hasibuan, M.S.P. (2016). Manajemen Sumber Daya Manusia. Edisi Revisi. Jakarta: Bumi Aksara

Herdiana, D. (2019). Peran Msyarakat Dalam Pengembangan Desa Wisata Berbasis Masyarakat. Jurnal Master Pariwisata, 63.

Ife, J. (1997). Community Development, creating community Alternati-ves-Vision, Analysis and Practice. Melbourne: Addison Wesley Longman.

Ife, J. (2006). Community Development: Alternatif Pengembangan Masyarakat di Era Globalisasi. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Maleong, L. J. (2006). Metode Penelitian Kualitatif Edisi Revisi . PT.Remaja Rosdakrya.

Maulana, M. A. (2022). Model Strategi Pengembangan Masyarakat Berbasis Desa Wisata Di Situ Gunung Sukabumi. Jurnal Pembangunan Masyarakat, 219.

Nasdian, F. T. (2014). Pengembangan Masyarakat. Jakarta: Yayasan Pustaka Narbuko.

Nurbaeti. (2021). Pengaruh Daya Tarik Wisata, Aksesbilitas, Harga dan Fasilitas Terhadap Minat Berkunjung Wisatawan di Objek Wisata Danau Cipondoh Kota Tangerang. Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 270.

Oktavia, L. S. (2015). Pengantar Pemasaran Pariwisata. Bandung: Alfabeta.

Purnamasari, A. M. (2011). Pengembangan Masyarakat Untuk Pariwisata di Kampung Wisata Toddabojo Sulawesi Selatan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, 51.

RI, D. A. (2015). Al-Qur;an dan Terjemahannya. Bandung: CV.Penerbit Diponogoro.

Riyanda, R. (2021). Pengaruh Sarana dan Prasarana Wisata Terhadap Kepuasan Wisatawan di Pulau Pasumpahan Padang. Jurnal Pariwisata dan Bisnis, 2.

Riyadi, A. (2019). Pengembangan Masyarakata Lokal Berbasis Majelis Taklim di Kecamatan Mijen Kota Semarang. Jurnal Ilmu Dakwah, 3.

Ronald, m. (2020). Pengukuran Tingkat Kepuasan Wisatawan terhadap Fasilitas Wisata di Pantai Lansia. Jurnal Manajemen Aset Infrastukturdan Fasilitas, 4 (1).

Solihin. (2012). Memperluas dan Mendefininisikan Strategi. Yogyakarta:Mintzberg.

Suharto, E. (2010). CSR & COMDEV. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2015). Metode Penelitian Kuantitatif dan Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode Penelitian Kualitatif.Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta .

Suwantoro, G. (2004). Dasar-dasar Pariwisata. Yohyakarta: Andi Offset.

Yoeti, O. A. (2016). Perencanaan Dan Pengembangan Pariwisata. Jakarta: PT Balai Pustaka.

Yulianah. (2021). Mengembangkan Sumberdaya Manusia Untuk Mengembangkan Pariwisata di Pedesaan. Jurnal Ilmiah Manajemen, 2.

Zakiah, (2012 ). Fasilitas Transportasi Konsumen. Jakarta: CV. Alfabeta.

Zubaedi, (2013). Pengembangan Masyarakat wacana dan praktik. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Zuchri, A. (2021). Metode Penelitian Kualitatif. CV. Syakir Media Press.

Downloads

Published

2024-12-29

Issue

Section

Articles