Pendidikan Baca dan Tulis Al-QurÔÇÖan Sejak Usia Dini Menjadi Wadah Tanamkan Rasa Religiusitas Pada Masyarakat Desa Sukomulyo Kecamatan Pujon Kabupten Malang
DOI:
https://doi.org/10.31958/marawa.v3i1.8628Keywords:
Religiosity, Islamic Education Institutions, Community leadersAbstract
Tokoh masyarakat yang agamis di desa Sukomulyo sangat berpengaruh bagi berjalanya aktivitas keberagamaan tepatnya di daerah dusun mbakir yang letaknya berada di dataran tertinggi di desa Sukomulyo. Pengaruh tersebut dapat terjadi karena adanya kepercayaan masyarakat kepada tokoh masyarakat agamis yang dianggap berpengaruh mayoritas pernah menimba ilmu agama  dari berbagai macam pondok pesantren yang besar di Indonesia dengan jaminan sudah digembleng secara matang tentang ilmu agama di berbagai macam pondok pesantren tersebut.
Lembaga Pendidikan Islam juga banyak berpengaruh dalam berkembagnya ilmu pengetahuan agama Islam bagi para masyarakat sekitar desa Sukomulyo sejak usia dini, karena Lembaga Pendidikan Islam merupakan wadah pertama bagi masyarakat yang masih awam dengan ilmu pengetahuan agama Islam yang merupakan bekal utama untuk menjalankan sepiritual kepada Sang Khalik. Adanya belasan jumlah TPQ (Taman Pendidikan Al-QurÔÇÖan) yang berlokasikan di surau-surau atau di rumah warga yang juga merupakan tokoh masayrakat yang berpengaruh di desa menjadi cikal bakal dari wujud nyata wadah yang menjadi tempat menimba ilu agama Islam.
Metode diklat, talaqqi dan tibyan dengan startegi pembelajaran yang dirancang oleh lembaga pengelola TPQ ini cukup efektif dan dikatakan berhasil, karena dengan sistem pembelajaran tersebut mengikuti dunia anak-anak usia dini yang dunia mereka adalah dunia bermain
 
References
Anshori, M. Subkhan. (2011). Filsafat Islam Antara Ilmu dan Kepentingan. Kediri: Pustaka Azhar.
Arberry, Aj. (1979) Sufisme: An Account of the Mystics of Islam. London: Papperback.
Arif, M. (2022). Kritik Metafisika: Studi Komparatif Pemikiran Heidegger (1889-1976 M) dan Suhrawardi (1154-1191 M). KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin, 12(1), 1-25. https://doi.org/10.36781/kaca.v12i1.179
Arifinsyah. (2014). Jurnal Ushuluddin-Gagasan Suhrawardi........pdf. Jurnal Ushuludin: Jurnal Pemikiran Islam, Kewahyuan, Politik Dan Hubungan Antar Agama, 46, 151–172.
Attaftazani, Muhammad Ikhsan. (2018) “Filsafat Isyraqiyyah Suhrawardi Al-Maqtul” Makalah. Yogyakarta: Universitas Sunan Kalijaga.
Dewi, E. (2015). Konsep Manusia Ideal dalam Persepektif Suhrawardi Al-Maqtul. Substantia, 17(1), 41–54.http://dx.doi.org/10.22373/substantia.v17i1.4107
Dhiauddin, M. P. (2019). ISLAM, SAINS DAN TEKNOLOGI Sebuah Konsep Integralisme Islam (Studi Kritis Pemikiran Armahedi Mahzar). Literasi Nusantara. https://books.google.co.id/books?id=xNuaDwAAQBAJ
Drajat, Amroeni. (2001) Filsafat Illuminasi: Sebuah Kajian Terhadap Konsep Cahaya Suhrawardi. Jakarta: Riora Cipta.
Haq, V. A. (2021). Konsep Pendidikan Islam Kritis Perspektif Nurcholish Madjid. Jurnal Al-Fatih, IV(2), 288–306.
Hardiman, F. B. (2003). Melampaui positivisme dan modernitas : diskursus filosofis tentang metode ilmiah dan problem modernitas / F. Budi Hardiman.
Ja’far. (2009). Konsep Suhrawardi Al-Matqul Tentang Manusia: Kajian atas Kitan Hikmat al-Isyraq, Tesis MA.Medan, IAIN Sumatrera Utara.
Ja’far. (2011). Manusia Menurut Suhrawardi al-Maqtul. Banda Aceh: Yayasan PeNa.
Kartanegara, Mulyadhi. (2007). Nalar Religius Memahami Hakikat Tuhan, Alam dan Manusia. Jakarta: Erlangga.
Khamim, M. . (2022). Nilai Universal Islam Muhammadiyah Dan Nu: Potret Islam Moderat Indonesia. El -Hekam, 7(1), 17. https://doi.org/10.31958/jeh.v7i1.5796
Mahzar, Armahedi. (2004). Merumuskan Paradigma Sains dan Teknologi Islami, Revolusi Integralisme Islam. Bandung: Mizan.
Mufid, F., & Subaidi, M. P. (2021). MADZHAB KEDUA FILSAFAT ISLAM: TEOSOFI ILUMINASI (HIKMAH AL-ISYROQ) SUHRAWARDI AL-MAQTUL. Goresan Pena. https://books.google.co.id/books?id=w9xCEAAAQBAJ
Muslih, M. (2012). Konstruksi Epistemologi Dalam Filsafat Illuminasi Suhrawardi. Al-Tahrir, 12(2), 299–318.https://doi.org/10.21154/al-tahrir.v12i2.59
Nasr, Seyyed Hossein. (2005). Tiga Madzhab Utama Filsafat Islam. terj. Achmad Maimun Syamsudin. Yogyakarta: IRCiSoD.
Renard, John. (2005). The A to Z of Sufism. United Kingdom: Scarecrow.
Soleh, A. K. (2011). Filsafat Isyraqi Suhrawardi. ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 12(1), 1–19. https://doi.org/10.14421/esensia.v12i1.699.
Soleh, A. Khudori. (2012). Wacana Baru Filsafat Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Sumadi, E. (2015). Teori Pengetahuan Isyraqiyyah (Iluminasi) Syihabudin Suhrawardi. Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah Dan Studi Keagamaan, 3(2), 277–304.http://dx.doi.org/10.21043/fikrah.v3i2.1798
Supriyadi, Dedi. (2009). Pengantar Filsafat Islam, Konsep, Filsuf dan Ajarannya. Bandung: Pustaka Setia.
Wibisono, M. Y. (2017). Agama, Kekerasan Dan Pluralisme Dalam Islam. Kalam, 9(2), 187. https://doi.org/10.24042/klm.v9i2.328
Wijaya, A. (2014). Satu Islam Ragam Epistemologi: Dari Epistemologi Teosentrisme ke Antroposentrisme (pp. 1–402).
Zaini, H. (2020). Membingkai agama dan kebangsaan. Jurnal El-Hekam, V(1), 61–72.http://dx.doi.org/10.31958/jeh.v5i1.2289
Ziai, Hossein. (1998) Suhrawardi & Filsafat Illuminasi, terj. Afif Muhammad. Bandung, Zaman.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Muhammad Hasbi Asshidiqi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Authors who publish with?áMARAWA:?áJurnal Masyarakat Religius dan Berwawasan?áagree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a?áCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License?á(CC BY-NC-SA 4.0) that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See?áThe Effect of Open Access).









