Pendidikan Baca dan Tulis Al-QurÔÇÖan Sejak Usia Dini Menjadi Wadah Tanamkan Rasa Religiusitas Pada Masyarakat Desa Sukomulyo Kecamatan Pujon Kabupten Malang

Authors

  • Muhammad Hasbi Asshidiqi Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim malang
  • Sandy Maulana
  • M.Ilham Ramadhani Apm
  • Sandy Nur Widyaningsih

DOI:

https://doi.org/10.31958/marawa.v3i1.8628

Keywords:

Religiosity, Islamic Education Institutions, Community leaders

Abstract

Tokoh masyarakat yang agamis di desa Sukomulyo sangat berpengaruh bagi berjalanya aktivitas keberagamaan tepatnya di daerah dusun mbakir yang letaknya berada di dataran tertinggi di desa Sukomulyo. Pengaruh tersebut dapat terjadi karena adanya kepercayaan masyarakat kepada tokoh masyarakat agamis yang dianggap berpengaruh mayoritas pernah menimba ilmu agama  dari berbagai macam pondok pesantren yang besar di Indonesia dengan jaminan sudah digembleng secara matang tentang ilmu agama di berbagai macam pondok pesantren tersebut.

Lembaga Pendidikan Islam juga banyak berpengaruh dalam berkembagnya ilmu pengetahuan agama Islam bagi para masyarakat sekitar desa Sukomulyo sejak usia dini, karena Lembaga Pendidikan Islam merupakan wadah pertama bagi masyarakat yang masih awam dengan ilmu pengetahuan agama Islam yang merupakan bekal utama untuk menjalankan sepiritual kepada Sang Khalik. Adanya belasan jumlah TPQ (Taman Pendidikan Al-QurÔÇÖan) yang berlokasikan di surau-surau atau di rumah warga yang juga merupakan tokoh masayrakat yang berpengaruh di desa menjadi cikal bakal dari wujud nyata wadah yang menjadi tempat menimba ilu agama Islam.

Metode diklat, talaqqi dan tibyan dengan startegi pembelajaran yang dirancang oleh lembaga pengelola TPQ ini cukup efektif dan dikatakan berhasil, karena dengan sistem pembelajaran tersebut mengikuti dunia anak-anak usia dini yang dunia mereka adalah dunia bermain

 

Author Biography

Muhammad Hasbi Asshidiqi, Universitas Islam Negri Maulana Malik Ibrahim malang

Mahasiswa UIN Maualana Malik Ibrahim Malang

References

Anshori, M. Subkhan. (2011). Filsafat Islam Antara Ilmu dan Kepentingan. Kediri: Pustaka Azhar.

Arberry, Aj. (1979) Sufisme: An Account of the Mystics of Islam. London: Papperback.

Arif, M. (2022). Kritik Metafisika: Studi Komparatif Pemikiran Heidegger (1889-1976 M) dan Suhrawardi (1154-1191 M). KACA (Karunia Cahaya Allah): Jurnal Dialogis Ilmu Ushuluddin, 12(1), 1-25. https://doi.org/10.36781/kaca.v12i1.179

Arifinsyah. (2014). Jurnal Ushuluddin-Gagasan Suhrawardi........pdf. Jurnal Ushuludin: Jurnal Pemikiran Islam, Kewahyuan, Politik Dan Hubungan Antar Agama, 46, 151–172.

Attaftazani, Muhammad Ikhsan. (2018) “Filsafat Isyraqiyyah Suhrawardi Al-Maqtul” Makalah. Yogyakarta: Universitas Sunan Kalijaga.

Dewi, E. (2015). Konsep Manusia Ideal dalam Persepektif Suhrawardi Al-Maqtul. Substantia, 17(1), 41–54.http://dx.doi.org/10.22373/substantia.v17i1.4107

Dhiauddin, M. P. (2019). ISLAM, SAINS DAN TEKNOLOGI Sebuah Konsep Integralisme Islam (Studi Kritis Pemikiran Armahedi Mahzar). Literasi Nusantara. https://books.google.co.id/books?id=xNuaDwAAQBAJ

Drajat, Amroeni. (2001) Filsafat Illuminasi: Sebuah Kajian Terhadap Konsep Cahaya Suhrawardi. Jakarta: Riora Cipta.

Haq, V. A. (2021). Konsep Pendidikan Islam Kritis Perspektif Nurcholish Madjid. Jurnal Al-Fatih, IV(2), 288–306.

Hardiman, F. B. (2003). Melampaui positivisme dan modernitas : diskursus filosofis tentang metode ilmiah dan problem modernitas / F. Budi Hardiman.

Ja’far. (2009). Konsep Suhrawardi Al-Matqul Tentang Manusia: Kajian atas Kitan Hikmat al-Isyraq, Tesis MA.Medan, IAIN Sumatrera Utara.

Ja’far. (2011). Manusia Menurut Suhrawardi al-Maqtul. Banda Aceh: Yayasan PeNa.

Kartanegara, Mulyadhi. (2007). Nalar Religius Memahami Hakikat Tuhan, Alam dan Manusia. Jakarta: Erlangga.

Khamim, M. . (2022). Nilai Universal Islam Muhammadiyah Dan Nu: Potret Islam Moderat Indonesia. El -Hekam, 7(1), 17. https://doi.org/10.31958/jeh.v7i1.5796

Mahzar, Armahedi. (2004). Merumuskan Paradigma Sains dan Teknologi Islami, Revolusi Integralisme Islam. Bandung: Mizan.

Mufid, F., & Subaidi, M. P. (2021). MADZHAB KEDUA FILSAFAT ISLAM: TEOSOFI ILUMINASI (HIKMAH AL-ISYROQ) SUHRAWARDI AL-MAQTUL. Goresan Pena. https://books.google.co.id/books?id=w9xCEAAAQBAJ

Muslih, M. (2012). Konstruksi Epistemologi Dalam Filsafat Illuminasi Suhrawardi. Al-Tahrir, 12(2), 299–318.https://doi.org/10.21154/al-tahrir.v12i2.59

Nasr, Seyyed Hossein. (2005). Tiga Madzhab Utama Filsafat Islam. terj. Achmad Maimun Syamsudin. Yogyakarta: IRCiSoD.

Renard, John. (2005). The A to Z of Sufism. United Kingdom: Scarecrow.

Soleh, A. K. (2011). Filsafat Isyraqi Suhrawardi. ESENSIA: Jurnal Ilmu-Ilmu Ushuluddin, 12(1), 1–19. https://doi.org/10.14421/esensia.v12i1.699.

Soleh, A. Khudori. (2012). Wacana Baru Filsafat Islam. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Sumadi, E. (2015). Teori Pengetahuan Isyraqiyyah (Iluminasi) Syihabudin Suhrawardi. Fikrah: Jurnal Ilmu Aqidah Dan Studi Keagamaan, 3(2), 277–304.http://dx.doi.org/10.21043/fikrah.v3i2.1798

Supriyadi, Dedi. (2009). Pengantar Filsafat Islam, Konsep, Filsuf dan Ajarannya. Bandung: Pustaka Setia.

Wibisono, M. Y. (2017). Agama, Kekerasan Dan Pluralisme Dalam Islam. Kalam, 9(2), 187. https://doi.org/10.24042/klm.v9i2.328

Wijaya, A. (2014). Satu Islam Ragam Epistemologi: Dari Epistemologi Teosentrisme ke Antroposentrisme (pp. 1–402).

Zaini, H. (2020). Membingkai agama dan kebangsaan. Jurnal El-Hekam, V(1), 61–72.http://dx.doi.org/10.31958/jeh.v5i1.2289

Ziai, Hossein. (1998) Suhrawardi & Filsafat Illuminasi, terj. Afif Muhammad. Bandung, Zaman.

Downloads

Published

2024-06-30

How to Cite

Asshidiqi, M. H., Maulana, S., Ramadhani Apm, M., & Widyaningsih, S. N. (2024). Pendidikan Baca dan Tulis Al-QurÔÇÖan Sejak Usia Dini Menjadi Wadah Tanamkan Rasa Religiusitas Pada Masyarakat Desa Sukomulyo Kecamatan Pujon Kabupten Malang. Jurnal Masyarakat Religius Dan Berwawasan, 3(1), 54–62. https://doi.org/10.31958/marawa.v3i1.8628