Politik Identitas dalam Kampanye Politik Etik- Sapto Menjelang Pilkada 2024

Authors

  • Aisyah Diah Nurmastuti Raden Mas Said State Islamic University of Surakarta
  • Nur Muhammad Amin Yahya Raden Mas Said State Islamic University of Surakarta
  • Haniyyah Isnaini Raden Mas Said State Islamic University of Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.31958/pi.v4i1.14883

Abstract

Fenomena politik identitas kembali menarik perhatian menjelang Pilkada 2024 di Indonesia, di mana mobilisasi dukungan berdasarkan kesamaan etnis, agama, atau kelompok tertentu berpotensi mempengaruhi dinamika pemilihan umum. Dalam konteks ini, media sosial, khususnya Instagram, memegang peranan penting dalam penyebaran kampanye yang menekankan politik identitas, sering kali mengabaikan isu substantif yang seharusnya menjadi fokus utama pemilih. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan politik identitas dalam kampanye calon pemimpin, dengan fokus pada Etik-Sapto dari PDI-P. Melalui pendekatan deskriptif kualitatif, penelitian ini mengeksplorasi bagaimana konten yang menampilkan isu identitas dapat memperkuat polarisasi di masyarakat serta menjadi tantangan bagi integritas demokrasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun politik identitas dapat meningkatkan dukungan pemilih, dampaknya terhadap keharmonisan sosial dan pluralisme di Indonesia perlu mendapatkan perhatian yang serius.

Author Biography

Aisyah Diah Nurmastuti, Raden Mas Said State Islamic University of Surakarta

pemikiran politik islam

Downloads

Published

2025-06-30

How to Cite

Nurmastuti, A. D., Yahya, N. M. A., & Isnaini, H. (2025). Politik Identitas dalam Kampanye Politik Etik- Sapto Menjelang Pilkada 2024. Politik Islam, 4(1), 78–89. https://doi.org/10.31958/pi.v4i1.14883

Issue

Section

Articles