Kepemimpinan Perempuan menurut Pandangan Pemikiran Fatimah Mernissi dan R.A Kartini
DOI:
https://doi.org/10.31958/pi.v4i2.16187Keywords:
Kepemimpinan Perempuan, Fatimah Mernissi, R.A Kartini, GenderAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemikiran Fatimah Mernissi dan R.A Kartini tentang kepemimpinan perempuan. Dengan menggunakan metode analisis isi (content analysis), penelitian ini mengkaji bagaimana pemikiran kedua tokoh tersebut tentang kepemimpinan perempuan sebagai seorang pemimpin serta relevansi pemikiran tokoh tersebut terhadap keterlibatan perempuan pada demokrasi pada saat ini. Data dikumpulkan dari karya-karya utama kedua tokoh tersebut, surat-surat pribadi, serta kajian sekunder berupa buku, artikel jurnal, dan sumber akademik lainnya. Penelitian ini juga menemukan bahwa pemikiran Fatimah Mernissi dan Kartini, keduanya sama-sama menyuarakan pentingnya peran aktif perempuan dalam ruang publik, termasuk dalam kepemimpinan. Meskipun mereka berasal dari latar sosial dan budaya yang berbeda. Dalam konteks kepemimpinan perempuan, kedua tokoh ini tidak secara langsung menyatakan perempuan boleh menjadi pemimpin negara maupun masyarakat, namun analisis mendalam terhadap tulisan dan gagasan mereka menunjukkan bahwa mereka sama-sama membuka jalan menuju pengakuan terhadap kemampuan dan legitimasi perempuan untuk memimpin pada tingkatan tertinggi. Pemikiran mereka juga sangat relevan dalam konteks keterlibatan perempuan sebagai pemimpin dalam politik di Indonesia pada demokrasi saat ini. Pemikiran kedua tokoh tersebut memiliki hubungan yang kuat sebagai pemimpin negara dalam demokrasi saat ini. Keduanya menyoroti pentingnya kesetaraan gender serta pembebasan perempuan dari tradisi patriarki yang menghalangi mereka untuk terlibat di ruang publik, termasuk dalam posisi kepemimpinan politik
References
Andriani, M. (2020). Kepemimpinan Perempuan Dalam Perspektif. Jurnal Uin Mataram, 52.
Aramina. (2023). Pandangan Fatima Mernissi Tentang Kepemimpinan. Jurnal Kesetaraan Dan Keadilan Gender, 56.
Aramina, M. C. (2023). Pandangan Fatima Mernissi Tentang Kepemimpinan. Egalita : Jurnal Kesetaraan Dan Keadilan Gender, Hal 56.
Arikunto. (2012). Metodologi Penelitian Dalam Olahraga. Unesa University Press.
Ariziq, B. L. (2022). Kedudukan Dan Kondisi Perempuan Sebelum Dan Sesudah Datangnya Agama Islam. Jurnal Keislaman, Volume 5, Nomor 1, 6-7.
Asif Trisnani, W. W. (2021). Peran Perempuan Dalam Politik Menurut Yusuf Al-Qardhawi. Jurnal Studi Agama-Agama Dan Pemikiran Islam, Vol. 19 No. 2.
Asmani, J. M. (2015). Kepemimpinan Perempuan. Addin, Vol 9 No 1, 44-45.
Asmendri. (2020). Penelitian Kepustakaan. Jurnal Penelitian, 44.
Azm, L. F. (2020). Kepemimpinan Perempuan Dalam Perspektif. Jurnal Uin Mataram, 53-54.
Dedi Susanto. (2023). Pemeriksaan Keabsahan Data Dalam Penelitian Ilmiah. Jurnal Pendidikan, Sosial & Humaniora, 56-57.
Dewi Fittriya, D. (2021). Prophetic Leadership Perspektif Islam. Tasikmalaya: Edu Publisher.
Farida, M. M. (2005). Perempuan Dan Politik. Gramedia Pustaka Utama, 49-50.
Gadar, E. R. (2021). Kepemimpinan Megawati.
Halimatuzzahro. (2021). Kepemimpinan Perempuan Dalam Perspektif. Journal Unisamuh, 87-95.
Hanyfah, S. (2022). Penerapan Metode Kualitatif Deskriptif. Universitasi Indraprastai Pgri, 340.
Hutahaean, W. S. (2020). Filsafat Dan Teori Kepemimpinan. Kota Malang: Ahlimedia.
Jamhari. (2018). Fatimah Mernissi, Perempuan Berpeluang Sebagai Kepala Negara. Jsa, No 2, 125-126.
Katimin, D. (2018). Hadist-Hadist Politik. Medan: Perdana Publishing.
Kusuma, A. D. (2022). Kartini Dan Pemikirannya. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Sejarah, 285.
Magdalena, R. (2017). Kedudukan Perempuan Dalam Perjalanan Sejarah. Jurnal Studi Gender Dan Anak, Vol Ii, No 1, 34-35.
Mernissi, F. (1994). Ratu-Ratu Islam Yang Terlupakan. Bandung: Mizan.
Mernissi, F. (1994). Wanita Di Dalam Islam . Bandung: Penerbit Pustaka.
Mernissi, F. (2003). Penafsiran Feminis Tentang Hak-Hak Perempuan Dalam Islam. 46.
Nurhalim. (2023). Konsep Kepemimpinan. Jurnal Pendidikan Tambusai, Volume 7 Nomor 1 Hal 5-10.
Oktaviana, D. D. (2024). Studi Analisis Peran Wanita Dalam Islam (Pemikiran Fatimah Mernissi). Fakultas Syari'ah, 17.
Rahmatunnur, S. (2023). Pandangan Fatima Mernissi Tentang Kepemimpinan. Jurnal Kesetaraan Dan Keadilan Gender, Volume 18, No 1 Hal. 56.
Sari, M. (2020). Penelitian Kepustakaan (Library Research). Uin Imam Bonjol Padang, Hal 43.
Subhan, Z. (2004). Kodrat Perempuan, Takdir Atau Mitos. Pustaka Pesantren, 4-8.
Sunarso, B. (2023). Teori Kepemimpinan. Yogyakarta: Cv. Madani Berkah Abadi.
Sutiono. (2020). Pendidikan Perempuan Sebelum Islam. Tahdzib Al-Akhlaq-Pai-Fai-Uia, Hal 123.
Tina. (2023). Kepemimpinan Perempuan Dalam Islam (Studi Pemikiran Fatimah Mernissi). Makassar: Universitas Islam Negeri Alaudin.
Tolu, D. N. (2023). Kepemimpinan Perempuan Sebagai Kepala Negara Menurut Pandangan Islam, Studi Pemikiran Fatimah Mernissi. Hukum, Politik Dan Komunikasi Indonesia, Volume 2 No 01, 25-26.
Wahidah, N. (2024). Sejarah Pergerakan Perempuan Di Indonesia. Jurnal Studi Gender Dan Anak, 14-15.
Waruwu, M. (2023). Pendidikan Penelitian Pendidikan. Jurnal Pendidikan Tambusai.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 roza

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a?áCreative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License?á(CC BY-NC 4.0)?áthat allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See?áThe Effect of Open Access).