Dinamika Peran dan Fungsi Kerapatan Adat Nagari (KAN) berdasarkan Perda Provinsi Sumatera Barat No 7 Tahun 2018 di Nagari Pilubang Kabupaten Padang Pariaman
DOI:
https://doi.org/10.31958/pi.v4i2.16328Abstract
Pokok permasalahan pada penelitian ini pada Kerapatan Adat Nagari atau dikenal dengan KAN tidak hanya berperan sebagai Lembaga Adat, seni budaya, tetapi juga terlibat dan berhubungan langsung dengan penyelenggaraan pemerintahan nagari. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis peran kerapatan adat nagari berdasarkan Perda Provinsi No 7 Tahun 2018 pemerintahan Nagari Pilubang, Jenis penelitian yang peneliti gunakan yaitu kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Adapun teknik pengumpulan data yang penulis gunakan adalah melalui wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan Kesimpulan. Teknik penjamin keabsahan data menggunakan teknik analisis data purposive sampling. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa: Kerapatan Adat Nagari Pilubang sudah menjalankan Perda Provinsi Nomor 7 Tahun 2018 Pasal 15 ayat 3 tentang Nagari dalam menyelesaikan sengketa pusaka tinggi melalui musyawarah dan mufakat serta dengan perdamaian pihak yang bersengketa. Namun, masih terjadi tumpang tindih antara peran KAN dan Bamus dan kurang ada tindak lanjutnya dari Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman tentang Perda Provinsi No 7 Tahun 2018. Sehingga banyak lembaga pemerintahan nagari yang tidak mengetahui bahkan tidak paham tentang Perda Provinsi No 7 tahun 2018 tentang Nagari.
References
Afdhal, Prima, Jurnal Sistem Pemerintahan Nagari , Pekanbaru: Fisip UNRI,2014. Amir. 2008. Pewarisan Harta Pusaka Tinggi & Harta Pencarian Di Minangkabau.
Bukit Tinggi:PT.Mutiara Sumber Wydia
Amir. 2008. Pewarisan Harta Pusaka Tinggi & Harta Pencarian Di Minangkabau. Bukit Tinggi:PT.Mutiara Sumber Wydia
Anwar, Chairil, Hukum Adat Indonesia Meninjau Hukum AdatMinangkabau, Rineka Cipta, Jakarta, 1997
Asshiddiqie, Jimly, Konstitusi dan Konstitusionalisme Indonesia,Konstitusi Press,
Jakarta, 2005
Berry, L. L. (1995). Relationship Marketing of Services: Growing Interest, Emerging Perspectives. Journal of the Academy of Marketing Science, 23, 236–245.
Betty, Sumarty. 2008. Revitalisasi Peran Ninik Mamak dalam Pemerintah Nagari.
Padang: Minangkabau Jaya Press
Biddle, B., & Thomas, E. J. (1982). Role Theory: Concepts and Reseach. Wiley. Budiman, A. (2020). Pelaksanaan Kewenangan Kerapatan Adat Nagari (KAN)
Dalam Penyelesaian Sengketa Adat Minangkabaub Dihubungkan Dengan Perda Nomor 7 Tahun 2018 Tentang Nagari. UIN Sunan Gunung Djati
Chandra, Y., Zetra, A., & Ariany, R. (2019). Demokrasi Deliberatif Masyarakat Minangkabau (Studi Kasus: LKAAM Kota Solok). Jurnal Socius: Journal of Sociology Research and Educatio https://doi.org/10.24036/scs.v6i2.150
Dt. Nan Kodo, A. CH, Sistem Peradilan Adat dan Lokal Indonesia:Peluang dan Tantangan, Aliansi Masyarakat Adat Nusantara(AMAN), Jakarta, 2003
Dt. Rajo Penghulu, Idurs Hakimy, Pokok-Pokok Adat AlamMinangkabau, Rosdakarya Bandung, 2001
Dwi Poespitasari, Dr Ellyne. 2018. Pemahaman Saleh, Abdurahman. Peradilan Adat dan Lembaga Adat dalam Sistem Peradilan Indonesia:Makalah Pada Sarasehan Peradilan Adat . Lombok: KMAN.2003
Dwipayana, Ari, AAGN, dkk, Membangun Good Governance di Desa, IRE Press, Yogyakarta, 2003
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Halimah

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a?áCreative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License?á(CC BY-NC 4.0)?áthat allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See?áThe Effect of Open Access).