ANALYSIS ON THE DIFFERENCES IN EFL LEARNERSÔÇÖ DEMOTIVATING FACTORS AFTER COVID 19 PANDEMIC
DOI:
https://doi.org/10.31958/jt.v23i2.2373Keywords:
demotivation, motivation, EFL learning, COVID19 pandemic.Abstract
Abstract: The change in the learning environment as what happen ed in the aftermath of COVID 19 pandemic can lead to learnersÔÇÖ demotivation. The present study aims to analyze how COVID 19 pandemic can affect the differences in demotivation factors of a group of EFL learners. Therefore, a set of questionnaires were┬á┬á distributed before and during COVID19 pandemic. In addition, semi-structured interviews were conducted to gain deeper insights on the matter. The results suggest significant differences in demotivational factors that affect the respondents before and after COVID19 pandemic. Before the pandemic, inadequate school facilities were the most demotivating factor. After the pandemic, test scores become the most demotivating factor among the respondents. However, teachersÔÇÖ' related factors and learning materials still relatively affect the respondents after the pandemic. Besides, online learning was found to be one of the demotivational factors among the respondents as they feel deprived from real life inter-action and burdened with lack of stable internet connection and suitable gadgets for online learning. The results suggest that changing the learning environment can affect learnersÔÇÖ demotivation and motivation. Thus, it seems imperative for the teachers to be able to adapt their approach and materials to suit changing conditions especially during the pandemic
Abstrak: Perubahan lingkungan belajar yang terjadi pasca pandemi COVID 19 dapat menyebabkan penurunan motivasi peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pandemi COVID 19 dapat mempengaruhi perbedaan faktor demotivasi pada kelompok peserta didik EFL. Oleh karena itu, serangkaian kuesioner dibagikan sebelum dan selama pandemi COVID19. Selain itu, wawancara semi-terstruktur dilakukan untuk mendapatkan pemahaman yang lebih dalam tentang masalah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan pada faktor demotivasi yang mempengaruhi responden sebelum dan sesudah pandemi COVID19. Sebelum pandemi, fasilitas sekolah yang tidak memadai merupakan faktor yang paling menurunkan motivasi. Setelah pandemi, skor tes menjadi faktor yang paling mendemotivasi responden. Namun, faktor guru dan materi pembelajaran masih relatif mempengaruhi responden setelah pandemi. Selain itu, pembelajaran online ditemukan sebagai salah satu faktor demotivasi di kalangan responden karena mereka merasa kehilangan interaksi di kehidupan nyata dan dibebani dengan kurangnya koneksi internet yang stabil dan gadget yang sesuai untuk pembelajaran online. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mengubah lingkungan belajar dapat mempengaruhi motivasi dan motivasi peserta didik. Oleh karena itu, sangat penting bagi para guru untuk dapat menyesuaikan pendekatan dan materi mereka agar sesuai dengan kondisi yang berubah terutama selama pandemi
References
Abdi, M. I. (2018). The Implementation of Character Education in Kalimantan, Indonesia: Multi Site Studies. Dinamika Ilmu, 18(2), 305–321. https://doi.org/10.21093/di.v18i2.1289
Abdurahman. (2017). Implikasi UUSPN Terhadap Pendidikan Islam. Al-Tanzim : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 19–35.
Agustian, G. (2001). Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan Emosi &Spiritual: Berdasarkan 6 Rukun Iman &5 Rukun Islam. Arga.
Ani Agustiyani Maslahah. (2013). Pentingnya Kecerdasan Spiritual dalam Menangani Perilaku Menyimpang. KONSELING RELIGI: Jurnal Bimbingan Konseling Islam, 4(1), 1–14. http://download.portalgaruda.org/article.php?article=401126&val=6785&title=PENTINGNYA KECERDASAN SPIRITUAL DALAM MENANGANI PERILAKU MENYIMPANG
Anwar, S. S. (2014). Tanggung Jawab Pendidikan Dalam Perspektif Psikologi Agama. Psympathic : Jurnal Ilmiah Psikologi, 1(1), 11–21. https://doi.org/10.15575/psy.v1i1.463
Aridhona, J. (2017a). Hubungan Antara Kecerdasan Spiritual dan Kematangan Emosi dengan Penyesuaian Diri Remaja. INTUISI : Jurnal Psikologi Ilmiah, 9(3), 224–233. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Aridhona, J. (2017b). Hubungan Antara Kecerdasan Spiritual dan Kematangan Emosi Dengan Penyesuaian Diri Remaja. INTUISI : Jurnal Psikologi Ilmiah, 9(3), 224–233. https://doi.org/10.1017/CBO9781107415324.004
Arif, D., & Pratama, N. (2019). Tantangan Karakter Di Era Revolusi Industri dalam Membentuk Kepribadian Muslim. Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(1), 198–226.
Ashshidieqy, H. (2018). Hubungan Kecerdasan Spiritual Terhadap Prestasi Belajar Siswa. JPPP - Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi, 7(2), 68–75. https://doi.org/10.21009/jppp.072.02
Astuti, H. P. (2014). Smart Parenting: Upaya Peningkatan Kemam-puan Kognitif Dan Kreativitas Anak Di Kelurahan Banjarjo. Rekayasa, 12(1), 33. https://doi.org/Chronic ischaemic mitral regurgitation. Current treatment results and new mechanism-based surgical approaches☆
Azhari, R., Irmawita, I., & Aini, W. (2018). Menggambarkan Manfaat Program Parenting Menurut Orang Tua di Kecamatan Lubuk Sikaping Kabupaten Pasaman. Spektrum: Jurnal Pendidikan Luar Sekolah (PLS), 1(1), 91. https://doi.org/10.24036/spektrumpls.v1i1.9195
Baharun, H. (2017). Total Moral Quality: A New Approach for Character Education in Pesantren. Ulumuna, 21(1), 57–80.
Baharun, H. (2018). Curriculum Developmnent Trought Creative Lesson Plan. Jurnal Cendikia, 16(1), 41–62.
Candra, S. (2017). Pelaksanaan Parenting bagi Orang Tua Sibuk dan Pengaruhnya bagi Perkembangan Anak Usia Dini. Thufula, 5(2), 267–287.
Hanafi. (2016). Pemilihan Profesi Berdasarkan Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligence). Saintifika Islamica: Jurnal Kajian Keislaman, 3(1), 1–20. http://jurnal.uinbanten.ac.id/index.php/saintifikaislamica/article/download/89/91/
Haryono, S. (2016). Pengaruh Kedisiplinan Siswa Dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi. Jurnal Ilmiah Kependidikan, 3(3), 261–274.
Hasan Baharun; Febri Deflia Finori. (2019). Smart Techno Parenting : Alternatif Pendidikan Anak pada Era Tekhnologi Digital. Jurnal Tatsqif, 17(1), 52–69. https://doi.org/10.20414/jtq.v17i1.625
Heru Kurniawan, R. H. (2016). Program Parenting Untuk Membentuk Karakter Anak Usia Dini Di Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini. Aṣ-Ṣibyan ; Jurnal Pendidikan Guru Raudlatul Athfal, 1(1), 32–33.
Jennah, M. (2019). Smart Parenting dalam Mengatasi Social Withdrawal pada Anak di Pondok Pesantren. Ta’allum: Jurnal Pendidikan Islam, 7(1), 45–72. https://doi.org/10.21274/taalum.2019.7.1.45-72
Kesuma, G. C. (2017). Refleksi Model Pendidikan Pesantren dan Tantangannya Masa Kini. Tadris: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Tarbiyah, 2(1), 67–79. https://doi.org/10.24042/tadris.v2i1.1740
Kurniasih, T. (2014). Tingkat Kepatuhan Tata Tertib Sekolah oleh Siswa Kelas VIII SMP Muhammadiyah 5 Yogyakarta. Jurnal Citizenship, 3(2), 165–178. https://doi.org/10.12928/citizenship.v3i2.10672
M. Burhanuddin Ubaidillah. (2019). Pendidikan Islamic Parenting dalam Hadith Perintah Shalat. Jurnal Darussalam; Jurnal Pendidikan, Komunikasi Dan Pemikiran Hukum Islam, X(2), 62.
Mahmud, M. E., & Suratman, S. (2019). Evaluasi Program Manajemen Pembelajaran Pada Sekolah Adiwiyata Kalimantan Timur. Al-Tanzim: Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(2), 85–96. https://doi.org/10.33650/al-tanzim.v3i2.691
Maryam, S. (2018). Building Character Education Using Three Matra of Hasan Al-Banna’S Perspective in Pesantren. Jurnal Pendidikan Islam, 4(2), 51–62. https://doi.org/10.15575/jpi.v4i2.2422
Muallifah. (2013). Story telling Sebagai Metode Parenting Untuk Pengembangan Kecerdasan Anak Usia Dini. Jurnal Psikoislamika, 10(1), 100. https://doi.org/Chronic ischaemic mitral regurgitation. Current treatment results and new mechanism-based surgical approaches☆
Mukhasin. (2014). Strategi Pengembangan Kecerdasan Spiritual Pada Santri Pondok Pesantren Al-Hikmah Arjomulyo Adimulyo Kebumen. Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Purwokerto.
Mukhtar. (2014). Hubungan Kecerdasan Intelaktual, Emosialonal dan Spiritual dengan Kinerja Guru Pendidikan Jasmani. Jurnal Sport Pedagogy, 4(1), 9–13.
Muttaqiyathun, A. (2009). Hubungan Emotional Quotient , Intelectual Quotient dan Spiritual Quotient dengan Enterpreneur’s Performance. Integritas - JURNAL MANAJEMEN BISNIS, 2(3), 221–234.
Naim, N. (2014). Kecerdasan Spiritual : Signifikansi dan Strategi Pengembangan. Ta’allum, 2(1), 36–49.
Nooraeni, R. (2017). Implementasi Program Parenting Dalam Menumbuhkan Perilaku Pengasuhan Positif Orang Tua Di PAUD Tulip Tarogong Kaler Garut. Jurnal Pendidikan Luar Sekolah, 13(2), 31–41.
Nurochim. (2016). Sekolah Berbasis Pesantren Sebagai Salah Satu Model Pendidikan Islam Dalam Konsepsi Perubahan Sosial. Al-Tahrir, 16(1), 81–82. https://doi.org/Chronic ischaemic mitral regurgitation. Current treatment results and new mechanism-based surgical approaches☆
Rahmad Setyawan, H. (2018). Hubungan antara Kecerdasan Spasial dengan Hasil Belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) Kelas VIII di SMP Negeri I Kemang Kabupaten Bogor. Jurnal Educate, 3(2), 206–216.
Rahmawati, U. (2016). Pengembangan Kecerdasan Spiritual Santri: Studi terhadap Kegiatan Keagamaan di Rumah TahfizQu Deresan Putri Yogyakarta. Jurnal Penelitian, 10(1), 97–124.
Rifa’i, M. (2017). Kebijakan Pendidikan Islam dalam Era Otonomi Daerah. Al-Tanzim : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 1(1), 99–114.
Rifangatul Mahmudah. (2016). Hubungan Antara Kecerdasan Spiritual Dengan Kepribadian Santri Pondok Pesantren Alhidayah Karangsuci Purwokerto [Institut Agama Islam Negeri Purwokerto]. https://doi.org/Chronic ischaemic mitral regurgitation. Current treatment results and new mechanism-based surgical approaches☆
Rizzika Ozaria. (2018). Pelaksanaan Smart Parenting Education di Paud Terpadu Arraisyah Koba Bangka Tengah Bangka Belitung. Jurnal Program Studi PGRA, 4(2), 139–149. https://doi.org/Chronic ischaemic mitral regurgitation. Current treatment results and new mechanism-based surgical approaches☆
Rofiah, N. H. (2016). Menerapkan multiple intelligences dalam pembelajaran di sekolah dasar. Jurnal Dinamika Pendidikan Dasar, 8(1), 69–79. http://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/Dinamika/article/view/937/875
Rozana, A. A., Wahid, A. H., & Muali, C. (2017). Smart Parenting Demokratis Dalam Membangun Karakter Anak. Al-Athfal Jurnal Pendidikan Anak, 4(1), 1–16.
Sabiq, Z., & Djalali, M. A. (2012). Kecerderdasan Emosi, Kecerdasan Spiritual dan Perilaku Prososial Santri Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Pamekasan. Persona:Jurnal Psikologi Indonesia, 1(2), 53–65. https://doi.org/10.30996/persona.v1i2.21
Saufi, A., & Hambali. (2019). Menggagas Perencanaan Kurikulum Menuju Sekolah Unggul. Al-Tanzim : Jurnal Manajemen Pendidikan Islam, 3(1), 29–54.
Setijaningsih, T., & Matiningsih, W. (2014). The Effect of Parenting Program Towards Knowledge and Attitude of Parents for Giving Fundamental Needs of Children in Early Age. Jurnal Ners Dan Kebidanan (Journal of Ners and Midwifery), 1(2), 129–134. https://doi.org/10.26699/jnk.v1i2.art.p129-134
Siti Nur Mauanah, A. S. (2016). Parenting Education Sebagai Pendidikan Keluarga (Motif Keterlibatan Orang Tua Dalam Parenting Education). Paradigma, 4(1), 1–10.
Sri W Rahmawati. (2017). Holistic Parenting: Pengasuhan Religius Berlandaskan Konsep Islam. Jurnal Psiko Utama, 5(2), 8. https://doi.org/Chronic ischaemic mitral regurgitation. Current treatment results and new mechanism-based surgical approaches☆
Sukidi. (2004). Rahasia Sukses Hidup Bahagia, Kecerdasan Spiritual: Mengapa SQ Lebih Penting Daripada IQ dan EQ. Gramedia.
Sukidi, H. (2002). Kecerdasan Spiritual: Mengapa SQ Lebih Penting Daripada IQ dan EQ. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Sukino, F. (2019). Internalization of Students ’ Scientific Attitudes through Islamic Education in Madrasah Aliyah. Tadris: Jurnal Keguruan Dan Ilmu Tarbiyah, 4(1), 97–106. https://doi.org/10.24042/tadris.v4i1.4201
Wibowo, C. T. (2015). Analisis Pengaruh Kecerdasan Emosional (EQ) dan Kecerdasan Spiritual (SQ) pada Kinerja Karyawan. Jurnal Bisnis Dan Manajemen, 15(1), 1–16.
Yuki Widiasari, D. P. (2017). Jurnal Indria. Pengaruh Bermain Sianida (Suara, Irama, Dan Nada) Terhadap Kecerdasan Musik Anak Usia Dini, 7255(2), 68–79.
Zulfaizah. (2018). Revitalisasi pendidikan agama dalam pembentukan karakter peserta didik di madrasah. ELEMENTARY, 6(1), 43–62.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Ta'dib

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a?áCreative Commons Attribution License?á(CC-BY-NC)?áthat allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.







