ACHIEVEMENT MOTIVATION AND ACADEMIC ACHIEVEMENT DIFFERENCESOF ENGLISH STUDENTS

Authors

  • RITA ERLINDA Jurusan Tadris Bahasa Inggris IAIN Batusangkar

DOI:

https://doi.org/10.31958/jt.v18i1.278

Abstract

This study was aimed at finding to find out whether there is any significant academic achievement difference of the fifth and seventh semester of English students based on their achievement motivation.This research used ex-post facto design. From data analysis using inferential statistics--T-test for independent samples with statistical analysis tool, SPSS 18, it was found that there was a significant academic achievement difference of the fifth semester of English students based on their achievement motivation. Conversely, there is no significant academic achievement difference of the seventh semester ofEnglish students based on their achievement motivation. It means that the level of achievement motivation did not contribute significantly on the level of studentsÔÇÖ academic achievement.

Key Words: Academic Achievement Differences, Achievement Motivation, English Students

Author Biography

RITA ERLINDA, Jurusan Tadris Bahasa Inggris IAIN Batusangkar

Jurusan Tadris Bahasa Inggris IAIN Batusangkar

References

Ahmad Juntika Nurihsan. 2003. Dasar-Dasar Bimbingan dan Konseling. Bandung: Mutiara

Ahmad Juntika Nurihsan dan Akur Sudianto. 2005. Manajemen Bim-bingan dan Konseling di Sekolah Dasar: Kurikulum 2004. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.

Ahmad Sudrajat. 2011. Pendidikan Ka-rakter dalam Layanan Bimbingan Dan Konseling.

http://akhmadsudrajat.wordpress.com/2011/10/7

Departemen Agama RI. 1996. Petunjuk Pelaksanaan Administrasi Pendi-dikan Di Madrasah Ibtidaiyah. Jakarta: Dirjen Pembinaan Kelem-bagaan Agama Islam Depag RI

Depdiknas, 2002. Pelayanan Bimbingan dan Konseling Berbasis Kom-petensi (Sekolah Dasar, Madrasah Ibtidaiyah Dan Sederajat). Jakarta.

_____, 2003. Undang-Undang Republik Indonesia Tentang Sistem Pen-didikan Nasional. Jakarta: Citra Umbara

_____, 2009. Permen Pendayagunaan Aparatur Negara Nomor 16 Tahun 2009 Tentang Jabatan Funfsional Guru dan Angka kreditnya.

Dewa Ketut Sukardi. 2000. Pengantar Pelaksanaan Program Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

_____, 2008. Pengantar Pelaksanaan Program Bimbingan dan Kon-seling di Sekolah. Jakarta: Rineka Cipta.

_____. 2003. Manajemen Bimbingan dan Konseling di Sekolah. Bandung: Alfabeta

Prayitno. (2009). Wawasan Profesional Konseling. Padang: UNP

Prayitno, Mudjiran dan Syahniar (Editor). 2012. Prosiding Seminar Internasional Bimbingan Dan Konseling: Development of Intelligent Character, Agresiv-eness and Prevention of Drug Abuse through Couseling Application. Padang: Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Padang.

Sunaryo Kartadinata, dkk, 1998. Bim-bingan di Sekolah Dasar. Dirjen Dikti Depdiknas

Suparlan. 2010. Pendidikan Karakter Sedemikian Pentingkah dan Apa Yang Harus Kita Lakukan. http://www.suparlan.com

Yusuf Gunawan. 1992. Pengantar Bim-bingan dan Konseling. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama

Sulipan. Penelitian Tindakan (Action research). Pengembangan Profesi Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas. Tersedia dalam http://sekolah.8k.com/rich_text_8.html Diakses tanggal 25 Juni 2010.

Wiriatmadja, Rochiati. (2006). Metode Penelitian Tindakan Kelas untuk meningkatkan kinerja guru dan dosen. Bandung: Remaja Rosda karya.

Published

2016-10-17

How to Cite

ERLINDA, R. (2016). ACHIEVEMENT MOTIVATION AND ACADEMIC ACHIEVEMENT DIFFERENCESOF ENGLISH STUDENTS. Ta’dib, 18(1), 57–66. https://doi.org/10.31958/jt.v18i1.278

Issue

Section

Artikel