INTEGRATION OF IJARAH AND MUKHABARAH: A STUDY ON AGRICULTURAL LAND COOPERATION IN NAGARI PAKAN RABAA, KOTO PARIK GADANG DIATEH DISTRICT, SOUTH SOLOK REGENCY
DOI:
https://doi.org/10.31958/alushuliy.v3i2.13665Keywords:
Integration, Ijarah, Mukhabarah, Farmland CooperationAbstract
This thesis examines the integration of ijarah and mukhabarah practices in agricultural land cooperation in Nagari Pakan Rabaa, Koto Parik Gadang Diateh District, South Solok Regency. The study aims to analyze and explain the implementation of mukhabarah and ijarah practices and their integration in agricultural land cooperation in the community. A qualitative field research approach was adopted, with data collected through interviews with landowners and cultivators. Data analysis followed the Miles and Huberman framework, involving data reduction and presentation, with validity ensured through source triangulation.
The primary data sources included six informants: three landowners and three cultivators in Nagari Pakan Rabaa. Secondary data sources comprised information from a local religious leader (buya), as well as references from the QurÔÇÖan, Hadith, scholarly opinions, journals, and articles.
The findings reveal that mukhabarah cooperation is practiced by landowners transferring land to cultivators, with seeds, fertilizers, and land preparation costs borne by the cultivators. The harvest is then divided, with 40% allocated to the landowner and 60% to the cultivator. Meanwhile, ijarah practices involve cultivators directly renting land from the landowners. In this system, the cultivators bear all farming costs, and rental payments are made annually at the end of the lease, either in cash (Rp. 2,000,000) or as rice (90 bushels).
The integration of mukhabarah and ijarah occurs when landowners offer land to cultivators, who then manage all farming expenses. An agreement is established that the harvest will be shared (40% for the landowner, 60% for the cultivator), and cultivators must also pay an annual land rent at the end of the lease. This integrated practice reflects the communityÔÇÖs adaptive approach to balancing traditional Islamic principles with local agricultural needs.References
Abdullah, R. (2020). Fiqih Muamalah. Serang: Media Madani
Cahyani, A. I. (2013). Fiqh Muamalah. Makassar: Alaudding University Press.
Hani, U. (2021). Fiqih Muamalah. Banjarmasin: Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al-Banjary.
Harun, (2017). Fiqh Muamalah. Surakarta: Muhammadiyah University.
Hasan, A. F. (2018). Fiqh Muamalah dari Klasik hingga Kontemporer. Malang: UIN-Maliki Malang Press.
Subairi, (2021). Fiqh Muamalah. Madura: Duta Media Publishing.
Artikel:
https://quran.kemenag.go.id/
Jurnal:
Afifah Saputri, A. (2022). Praktik sewa menyewa lahan pertanian dengan pembayaran hasil panen dalam persfektif hukum ekonomi syariah (Studi Kasus Desa Lingsar Kecamatan Lingsar Kabupaten Lombok Barat) (Doctoral dissertation, UIN Mataram).
Agustina Ayu, S. T. (2023). Implementasi Ijarah Dalam Praktik Sewa Menyewa Lahan Sawah (Studi kasus di Desa Singkalanyar Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk) (Doctoral dissertation, IAIN Kediri).
Al Fasiri, M. J. (2021). Penerapan Al Ijarah Dalam Bermuamalah. Ecopreneur: Jurnal Program Studi Ekonomi Syariah, 2(2), 236-247.
Alfansyur, A., & Mariyani, M. (2020). Seni mengelola data: Penerapan triangulasi teknik, sumber dan waktu pada penelitian pendidikan sosial. Historis: Jurnal Kajian, Penelitian dan Pengembangan Pendidikan Sejarah, 5(2), 146-150.
Amanto, S., & Yasin, A. (2022). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Bagi Hasil Pertanian (Mukhabarah) Di Desa Kebondalem Kecamatan Mojosari Kabupaten Mojokerto. Jurnal Ekonomika dan Bisnis Islam, 5(2), 199-212.
Aminullah, M. S. (2020) Pengalihan Hak Sewa Tanah Dalam Perspektif Fiqih Mu’amalah, KUHPerdata dan KHES (Studi Kasus di Desa Jatimulyo, Kecamatan Kunir, Kabupaten Lumajang). Jurnal Hukum & Ekonomi Syariah, 5 (2), 34-54.
Anggraini, N. (2018). Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Praktek Sewa Menyewa Tanah Sawah dalam Sistem Tahunan dan Oyotan (Studi Kasus Desa Nunggalrejo Kecamatan Punggur) (Doctoral dissertation, IAIN Metro).
Aryanto, O. B., & Mardian, A. (2022). Analisis Akad Ijarah Dalam Sewa-Menyewa Lahan Pertanian Dengan Sistem Ngoyotan Di Desa Tanjungan, Kecamatan Wedi, Kabupaten Klaten (Doctoral dissertation, UIN Surakarta).
Azkia, A., Hamdani, H., & Saifullah, T. (2023). Implementasi Akad Mukhabarah Terhadap Determinasi Petani Padi (Studi di Desa Lancang Barat, Kecamatan Dewantara, Kabupaten Aceh Utara). Journal of Sharia Economics Scholar (JoSES), 1(2).
Fahrozi, Ja’far, Mustofa, R. (2023). Analisis Hukum Ekonomi Syariah Tentang Praktik Sewa Menyewa Tanah Dalam Sistem Pembayaran Hasil Panen (Studi Kasus Di Desa Margotani Kecamatan Madang Suku II). Jurnal Hukum Islam, (2), 90-106.
Faridah, S. N. (2017). Implementasi Akad Mukhabarah pada Pengelolaan Perkebunan Kopi di Kalangan Masyarakat Kecamatan Kute Panang Kabupaten Aceh Tengah (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry Banda Aceh).
Fitriani, W. (2018). Analisis Praktek Sewa Menyewa Lahan Untuk Pertambangan Emas (Studi Kasus Desa Petapahan Kecamatan Gunung Toar). 337-353.
Hajar, M. (2020). Tinjauan hukum islam terhadap sewa menyewa lahan pertanian dengan pembayaran hasil panen di Desa Wanasaba Lauk Kecamatan Wanasaba Kabupaten Lombok Timur (Doctoral dissertation, UIN Mataram).
Hasanah, C. Efnita, F. (2020) Perjanjian Sewa Menyewa Sawah Di Desa Tanjung Ganti II Kecamatan Kelam Tengah Kabupaten Kaur Ditinjau Dari Fiqh Muamalah. 1-12.
Hasibuan, L. S. (2018). Pelaksanaan ijarah pada pertanian di Desa Huta Dolok Kecamatan Lubuk Barumun Kabupaten Padang Lawas menurut kompilasi hukum ekonomi syariah (Doctoral dissertation, IAIN Padangsidimpuan).
Hastuti, P., Hak, N., & Nurhab, B. (2022). Penerapan akad ijarah pada sistem sewa menyewa sawah (studi pada desa tanjung agung kecamatan ulumusi kabupaten empat lawang). Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam, 8(2), 1507-1512.
Hendi Suhendi, Fiqh Muamalah (Jakarta: PT Raja Grafindo Persada. 2010)
Ikbal, Rahman, A. (2022). Pandangan Hukum Islam Tentang Sewa-menyewa Tanah Dengan Sistem Pembayaran Panen. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mazhab, 3 (1), 108-120.
Kadaruddin, K., & Sinilele, A. (2021). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Ijarah Hukum Adat. El-Iqthisady: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 177-186.
Mahfud, M. W. (2022). Implementasi Akad Ijarah Dan Pengaruhnya Terhadap Pendapatan Petani Pada Lahan Pertanian Di Desa Paya Pisang Klat Pidie Jaya (Doctoral dissertation, UIN Ar-Raniry).
Muhammad Syafe’i, Fiqh Muamalah untuk UIN, STAIN, PTANIS, dan Umum, (Pustaka Setia:Bandung, 2006)
Novari, D. M., & Ardiansyah, I. (2021). Tinjauan Hukum Islam Tentang Sistem Sewa Tanah Dalam Kegiatan Pertanian. Falah: Jurnal Hukum Ekonomi Syariah, 1(1), 75-86.
Rahmawati, F. (2020). Perspektif Hukum Islam Terhadap Sewa Menyewa Tanah Untuk Pertanian Bunga Sedap Malam Di Desa Citrosono Kecamatan Grabag (Doctoral dissertation, Skripsi, Universitas Muhammadiyah Magelang).
Rusdiani, R. (2022). Sistem Upah Lahan Pertanian Padi Dalam Konsepsi Ijarah (Studi di Desa Karanganyar, Kajen, Pekalongan) (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri KH Abdurrahman Wahid Pekalongan).
Sari, D. N. (2021). Implementasi Akad Mukhabarah Pada Pengelolaan Perkebunan Kencur di Kalangan Masyarakat Desa Kecamatan Panai Hilir Kabupaten Labuhan Batu (Doctoral dissertation, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara).
Suardana, H., Iswandi, I. (2022). Praktik Sewa Sawah Sistem Bayar Panen (Yarnen) Perspektif Hukum Positif dan Hukum Islam. Jurnal Penelitian Multidisiplin Ilmu, 1 (3), 527-534.
Suryaman, I. (2018). Analisis Hukum Islam Tentang Praktik Sewa Menyewa Lahan Pertanian Dengan Sistem “Emplong”(Studi Kasus di Kampung Kuripan Kecamatan Padang Ratu Kabupaten Lampung Tengah) (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).
Syaripudin, E. L., Rosita. (2022). Analisis Hukum Ekonomi Syariah Tentang Praktik Sewa Menyewa Tanah Dalam Sistem Pembayaran Hasil Panen (Studi Kasus Di Gunung Papandayan Desa Cisero Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut). Jurnal Jhesy, 1 (1), 1-11
Trinisa, A. S. (2023). Perspektif Hukum Islam Terhadap Praktik Sewa Menyewa Lahan Pertanian Yang Sudah Ditanami Pohon Kelapa (Studi di Desa Banjar Agung Kecamatan Jati Agung Kabupaten Lampung Selatan) (Doctoral dissertation, UIN Raden Intan Lampung).
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Nova Linda, Yustiloviani Yustiloviani, Zainuddin Zainuddin, Alfi Husni

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a?áCreative Commons Attribution - NonCommercial-NoDerivatives 4.0 License?áthat allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See?áThe Effect of Open Access).
?á
?á




