Reconstruction of The Concept of Maß©Ñram in WomenÔÇÖs Safar Based on Ibnu Qayyim al-JauziyyahÔÇÖs Legal Change Theory
DOI:
https://doi.org/10.31958/juris.v20i2.4303Keywords:
Mahram, Safar, Women, Legal Change, Ibn Qayyim al-Jauziyyah.Abstract
This paper aims to analyze the legal thought about the prohibition of women traveling without maß©Ñram and attempt to reinterpret the Prophet's hadith regarding the prohibition through contextualization and reconstruction. The theory of legal change by Ibn Qayyim al-Jauziyyah was chosen in this paper to explain the characteristics of the Islamic law that can change and accept change. The universal message contained in the hadith cannot be ignored by simply sticking to the text. The hadith regarding the prohibition of traveling for women without a maß©Ñram has a very different context from the present context. This can be proven by the aspects that become factors of legal change according to Ibn Qayyim al-Jauziyyah including time (azminah), place (amkinah), condition (ahw─ül), intention/motivation (niy─üt), and tradition (ÔÇÿaw─üid). Based on these aspects, it can be understood that the urgency of the maß©Ñram in women's journey is intended as a guarantee of security from the dangers that were very likely to be experienced women at that time. In contrast to the present context, which has experienced rapid development in the fields of technology, information, transportation, which provide more access, comfort, and security. Efforts to protect women have been legitimized through existing legal norms.References
Akhmadi, A. (2019). Moderasi Beragama Dalam Keragaman Indonesia Religious Moderation in Indonesia’s Diversity, Jurnal Diklat Keagamaan, 13(2), Pebruari – Maret.
Al-A’zami, M. M. (2005). Sejarah Teks al-Qur’an dari Wahyu sampai Komplikasi: Kajian Pembanding. Jakarta: Gema Insani Pres.
Ali, Ummu Salamah. (2017). Peradaban Islam Madinah (Refleksi terhadap Primordialisme Suku Auz dan Khazraj), Kalimah: Jurnal Studi Agama-Agama dan Pemikiran Islam, 15(2), September.
Anas, A., & Adinugraha, H. H. (2017). Dakwah Nabi Muhammad terhadap Masyarakat Madinah Perspektif Komunikasi Antarbudaya, Ilmu Dakwah: Academic Journal for Homiletic Studies 11(1).
Arafah, S. (2020). Moderasi Beragama: Pengarusutamaan Kearifan Lokal Dalam Meneguhkan Kepelbagaian (Sebuah Praktik pada Masyarakat Plural), MIMIKRI, 6(1). Juni.
Armastrong, K. (2006). Muhammad: Prophet for Our Time, Terj. Yuliani Lipoto. Bandung: Mizan Pustaka.
Asmaya, E. (2014). Implementasi Metode Dakwah Islam Ala Nabi Muhammad Saw di Indonesia, Komunika, 8(2), Juli – Desember.
Ayyasi, M. A. (2009). Strategi Perang Rosulullah. Jakarta: Qultum Media.
Azhari, M. Luthfi. (2020). Moderasi Islam dalam Dimensi Berbangsa, Bernegara Dan Beragama Perspektif Maqashid Asy-Syari’ah, Jurnal Intelektual: Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman, 10(1), April.
Aziz, Moh. A. (2017). Ilmu Dakwah: Edisi Revisi. Jakarta: Kencana.
Burhanuddin, M. (2019). Conflict Mapping Piagam Madinah (Analisa Latar Belakang Sosiokultural Piagam Madinah), Jurnal Al-Ijtimaiyyah: Media Kajian Pengembangan Masyarakat Islam, 5(2) Juli-Desember, 1-20.
Darlis. (2017). Mengusung Moderasi Islam Di Tengah Masyarakat Multikultural, Rausyan Fikr, 13(2). Desember.
Fadri, Zainal. (2020). Mengkaji Kloning Manusia dari Perspektif Hukum Kodrat. Jurnal Al-Aqidah, 12(2). 79-89.
Fadri, Zainal. (2020). Pemanfaatan Konten Ibadah dan Akhlak dalam Media Sosial. Istinarah: Riset Keagamaan, Sosial dan Budaya, 2(2). 82-92.
Fajar. (2019). Praksis Politik Nabi Muhammad SAW (Sebuah Tinjaun Teori Politik Modern dan Ketatanegaraan), Jurnal Hukum dan Politik Islam, 4(1), Januari.
Fathurrahman, M. (2017). History of Islamic Civilization: Peristiwa-peristiwa Sejarah Peradaban Islam. Yogyakarta: Garudhawaca.
Gulen, M. F. (2012). Cahaya Abadi Muhammad SWA Kebanggaan Umat Manusia. Jakarta: Republika.
Hasyim, Ibnu. (2019). Sirah Nabawiyah: Sejarah Kehidupan Nabi Muhammad Terlengkap Dan Terautentik. Jakarta: Qisthi Press.
Hitti, P. K. (2005). History of the Arab: Rujukan Induk Paling Otoritatif Sejarah Peradaban Islam. terj. Cecep Lukman Yasi dan Dedy Slamet Ready. Jakarta: Serambi.
Ismail, I., & Hotman, P. (2011). Filsafat Dakwah: Rekayasa Membangun Agama dan Peradaban Islam. Jakarta: Kencana Prenamedia Group.
Pirol, A. (2018). Komunikasi dan Dakwah Islam. Yogyakarta: Deepublish.
Rahayu, S. J. (2020). Cinta Rosul: Meneladani Rosulullah melalui Sejarah. Terj. Dede Azwar. Jakarta: Qibla.
Razwy, S. A. A. (2004). Muhammad SAW: Sejarah Lengkap Kehidupan dan Perjuangan Nabi Islam Menurut Sejarah Timur dan Barat. Jakarta: Pustaka Zahroh.
Romadhan, Said Al-Buthy. (2009). Fiqih Siroh: Hikmah Tersirat Dalam Lintas Sejarah Hidup Rosulullah. terj. Fuad Syaifudin. Jakarta: Mizan Publikasi.
Romdhoni, A. (2014). Piagam Madinah: Bukan Konstitusi Negara Islam. Depok: Literatur Nasional.
Rusydi, Ibnu. (2018). Makna Kerukunan Antar Umat Beragama Dalam Konteks Keislaman Dan Keindonesian, al-Afkar, Journal for Islamic Studies, 1(1) January.
Setiawati, Nur. (2012). Tantangan Dakwah Dalam Perspektif Kerukunan Antar Umat Beragama, Jurnal Dakwah Tabligh, 13(2), Desember.
Shihab, M. Quraish. (2019). Al-Maidah 51: Satu Firman Berbagai Penafsiran. Tangerang: Lentera Ilmu.
_____ (2018). Islam yang Saya Pahami: Keragaman itu Rahmat. Tangerang: Lentera Hati.
(2019). Islam yang Disalahpahami: Menepis Prasangka, Mengikis Kekeliruan. Tangerang: Lentera Hati.
(2019). Islam yang Saya Anut: Dasar-dasar Ajaran Islam. Tangerang: Lentera Ilmu.
(2019). Wasathiyyah: Wawasan Islam tentang Moderasi Beragama. Tangerang: Lentera Ilmu.
(2020). Kosa Kata Keagamaan. Tangerang: Lentera Ilmu.
Suharto, B. (2019). Moderasi Beragama: Dari Indonesia untuk Negara. Yogyakarta: LKis.
Syamsuddin. (2016). Pengantar Sosiologi Dakwah. Jakarta: Karisma Putra Utama.
Wahid, A. (2019). Gagasan Dakwah: Pendekatan Komunikasi Antar Budaya. Jakarta: Kencana.
Wendi. (2020). Sejarah Peradaban Islam. Boyolali: Lakeisa.
Wijaya, A., et al. (2020). Barislam Jalan Tengah. Yogyakarta: IRCiSoD.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Mughniatul Ilma

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.
Authors who publish with this journal agree to the following terms:- Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).




